Assalamualaikum.Wr.Wb.

Saudari Yusniar  Marnis,..yang saya hormati:
Berhubung setiap mail yang datangnya dari
saudari,.selalu saja terlambat,tapi tertulis disana
dikirim pd tgl 27 Juni 02,..saya ngak tahu,computer
saya yang salah,atau kepunyaan saudari,tetapi
begitulah setiap postingan yang berasal dari saudari
Marnis,makanya,saya baru baca kemaren.Dan In SyaAllah
akan saya jawab pertanyaan saudari,sesuai dgn ilmu
yang saya ketahui selama ini ttg Hadist.

Hadist bukanlah "story",dan perawi hadist,bukan pula
"teller".Saya tdk tahu apa maksud sdr Esteranch
menyampaikan hal itu.Tapi dari awal saya diskusi
dgnnya,..pemahamannya sdh dpt saya kenal,mengenai
Hadist ini,dan saya tak ingin memperpanjang masalah
ini dgnnya,..krn apa,..?sulit saya ungkapkan.Cukup
hati saya saja yang tahu.

Dan mengapa saya katakan Hadist,bukanlah "story".Bila
yang dimaksud arti "story" disini adalah"cerita",..dan
"perawi"= "teller"= "yang menyampaikan cerita itu"
yah..jelas enggak donk..

Story dalam B.Arabnya "Qissah"spt Qissasul
Anbiya"(cerita para nabi-nabi).Dan yang "menyampaikan
cerita" itu di sebut dgn "Al Qaasi".

Perbedaan antara "cerita" dgn "Hadist".Kalau
cerita,..hanya dapat di jadikan I'tibar(pelajaran)
Bukankah cerita orang-orang dahulu hanya bisa kita
jadikan pelajaran dimasa yad saja..?,sedangkan
"Hadist",dapat dijadikan "sumber hukum",..bahkan ada
yang wajib kita ikuti ,bila Hadist tsb,..shahih.Karena
apa,..Karena Hadist adalah berasal dari Rasulullah
SAW.

Belum ada saya lihat(atau krn ilmu saya yang bodoh dan
dangkal ini,jadi saya ngak tahu..),..ada manusia yang
mengkultuskan Hadist saja,..dan melalaikan Al
Qur'an.Yang saya tahu,..manusia banyak yang
mengkultuskan Al Qur'an saja,..dan melalaikan Hadist
Rasulullah,spt "kaum Inkar As Sunnah".

Dan sependek yang saya tahu,..setiap ahli
Hadist,..sblm ia masuk pada kategori "ahli
Hadist",..ia sdh terlebih dahulu mempelajari dan
mendalami Al Qur'an,karena Al Qur'an adalah yang asasi
sekali dalam hidup ini.hal ini terjadi,..baik dimasa
Rasulullah,..para Shahabat,..Tabii'in,dst..dst..

Kita sama-sama tahukan,..Rasulullah melarang penulisan
Hadist..,..sblm Al Qur'an dibukukan..?

.Dan Para Shahabat,..juga Ulama
terdahulu,..biasanya,..Hafal Al Qur'an dulu baru
mempelajari Hadist.Dan ini sdh prinsip Ilmu
Agama,..semenjak dari dulu lagi.(silahkan kita banyak
membaca dan mempelajari sejarah ulama terdahulu).Coba
saja kita lihat sejarahnya Ad Zhahabi,..Imam Ibnu
Hajar,..Bukhari,..Muslim,..Syafii,dllnya itu..sblm
mereka mempelajari Hadist,..mereka sdh Hafal Al
Qur'an,..dan sdh cukup dalam Ilmu mereka terhadap Al
Qur'an itu,..baru masuk ke dalam mempelajari ilmu-ilmu
Hadist.

Di Al Azharpun,..kita mendalami Al Qur'an dulu,..baru
Ilmu �ilmu Hadist.Itu sdh konsepnya IPTAQ.Ini sisi
yang perlu saya jelaskan.

Sekarang,..saya akan menjelaskan makna dari pada
Hadist itu sendiri.
Didalam Ilmu Hadist,..ada yang disebut dgn As
Sunnah,..Al Hadist,..Al Khabar,..dan Al Atsar.(kita
yakin,..semua sebenarnya sdh mengetahui akan defenisi
dari itu,krn ini pelajaran kita semasih duduk di
bangku Tsanawiyah,..dan sdh umum,..tapi tak
apalah,..kita ulangi lagi,bak kata orang tua-tua kita
terdahulu,.."Hafal kaji karena diulang-ulang").

1).As Sunnah menurut arti linguistic,atau
etimologinya:"perjalanan hidup,..baik ataupun buruk".
Tapi menurut defenisi "agamanya"(Syar'i).Cukup
banyak,Ada sunnah menurut ahli Fiqh,..ahli Ushul
Fiqh,dan ahli Hadist..mari kita bahas satu persatu:.

a)Assunnah menurut Ahli Hadist,adalah:"Segala sesuatu
yang berasal dari Rasulullah SAW,apakah itu
perkataan,..perbuatan,..ketetapan,..sifat-sifat jati
diri ,akhlaknya,..ataupun perjalanan hidup
rasulullah,..baik itu sblm,..maupun sesudah
kebangkitan beliau menjadi Rasulullah.(dan ini hampir
sama artinya dgn makna Hadist)
b).Assunnah menurut ahli Ushul Fiqh:Segala sesuatu
yang berasal dari Rasulullah SAW,..selain dari Al
Qur,an.baik itu perkataan,perbuatan,ataupun
ketetapan,..dan dapat dijadikan dalil,terhadap hukum
Syar'i.
c)As Sunnah,menurut ahli Fiqh: Segala ketetapan
berasal dari Rasulullah SAW,yang bukan termasuk Bab
Fardhu,ataupun Wajib.(yang dimaksud disini adalah An
Nadbi=sunnat,dikerjakan berpahala,ditinggalkan tdk
berdosa).Itu menurut ahli Fiqh.

2).Pengertian Hadist,..Khabar,..dan Atsar..

a).Hadist menurut Lughah(bahasa),atau linguistiknya:
"segala sesuatu yang baru".
Hadist menurut defenisi Syar'inya:sama saja dgn
pengertian As Sunnah(lihat diatas),..hanya
saja,..biasanya..kalau disebut Hadist Segala sesuatu
yang berasal dari Rasulullah,..setelah beliau diangkat
menjadi Rasul(ba'da lbitsah=setelah kebangkitan).
Jadi makna As Sunnah itu lebih umum lagi.kalau
Assunnah,..sblm dan sesudah kebangkitan.Itu saja
perbedaannya.tetapi kedua-duanya sama-sama jadi
panutan hidup ,dalam keseharian kita.

b).Makna Khabar:hampir sama saja dgn Hadist,..namun
ada perbedaannya sedikit.Hadist itu lebih
umum,ketimbang khabar.Hadist sdh pasti khabar,..tapi
blm tentu setiap khabar hadist."Setiap
telor,..bentuknya bundar(ngak ada telor yang
lepes),..tapi tak semua bundar dikatakan telor.Bakso
juga bentuknya bundar,..dst..atau sama saja dgn Setiap
manusia,..pasti akan mati,..namun bukan semua yang
mati itu manusia,..toh binatang juga mati..

Jadi Khabar itu ada macamnya:Ada Khabar
marfu',..mauquuf,..maqtu'.Maka khabar mencakup apa
�apa yang berasal dari Rasulullah,..juga para
Shahabat.Maksudnya disini.

c)Makna Al Atsar: adalah:Segala sesuatu yang
disandarkan,atau yang berasal dari
perkataan,..perbuatan,,dan ketetapan para
Shahabat.Contohnya kata-kata hikmah yang berasal dari
Imam Ali Ra,Umar Ra,..cukup banyak sekali,..dan ini
sering di jadikan ummat Islam,..dalam bertingkah
laku.Contohnya perkataan Umar"Hiduplah kamu utk
mencari kesenangan kamu didunia ini,..seakan-akan kamu
hidup selamanya,..dan hiduplah kamu dgn banyak
beribadah,..ke akhirat(pikirkan akhirat),seakan-akan
kamu mati besoknya".Ini adalah perkataan  Sahabat
Umar.Ra.Tapi dijadikan sandaran hidup oleh ummat
Islam.Apalagi perkataan Imam Ali Ra,..sgt banyak
sekali(yang paling banyak,diantara para shahabat).

Contoh perkataan Imam Ali Ra:"Lidah itu binatang
buas,..jika dilepaskan maka ia menggigit"

lagi"Orang yang paling berakal adalah,..orang yang
memperhatikan aib dirinya,dan buta dari aib orang
lain".

Lagi"janganlah kamu menuntut balas kepada
saudaramu,..meskipun ia menaburkan debu kemulutmu".
Lagi"jadilah orang Dermawan,..tetapi jgn menjadi
pemboros,..jadilah orang sederhana,..tapi jgn menjadi
orang yg kikir"

Lagi"Keacuhanmu terhadap orang yang berminat padamu
adalah kerugian,..dan minatmu terhadap orang yang acuh
padamu adalah kehinaan"
Terakhir"bawa dirimu kehadapan saudaramu,manakala ia
sedang enggan berhubungan","Tegurlah saudaramu dgn
berbuat baik kepadanya,..dan tolaklah
keburukannya,,dgn memberi karunia kepadanya".

Dan masih sgt banyak sekali,..kata-kata hikmah yang
berasal dari Para Shahabat,..terutama Imam Ali Ra.Yang
sgt termashur itu,..dan ini dapat dijadikan landasan
utk kita berbuat baik,pada
diri,teman,.keluarga,..saudara,..dan manusia
lainnya.Yang kita kemukakan diatas itu blm sampai
setitik tinta dari perkataan  para Shahabat.kalau mau
baca,..dapat dilihat di buku-buku sejarah para
shahabat dan Ulama terdahulu,..yang pernah juga saya
tuangkan sebelumnya

.Hal ini yang pernah saya kemukakan,"barang siapa yang
banyak membaca sejarah dan buku apa saja,..yang
bermanfaat,..In SyaAllah,.Ilmu dan kepribadiannya akan
terbentuk sendiri".

"Alangkah indahnya dunia ini, bila makhluknya tunduk
mengabdi,..pada Tuhan yang Rabbu Izzaati,.pintar
bergaul sesama makhluk Allah,..tahu bergaul dgn
makhluk ciptaan Allah,..tahu mana teman,..mana
lawan..mana binatang buas,..mana binatang jinak,tahu
bunyi gonggongan anjing,..suara mengembeknya
kambing,..mengeongnya kucing..merdunya "cit-citan
"burung..dgn kepakan sayapnya..dst..dst...".Alam
takambang,..menjadi I'tibar.

Saudari marnis,..mohon maaf,..kebanyakan
jawabannya,..saya ngak tahu,..diotak saya ini suka
keluar saja,..apa saja..mungkin krn hobby menulis
kali.Tapi semoga ini tdk di jadikan saya sbg manusia
yang banyak Omongnya,..sehingga banyak
salahnya,..banyak salahnya,..maka banyak
dosanya,..banyak dosa,..maka tempatnya,..neraka.Saya
ngak mau sampai begitu.saya mau masuk syorga,(makanya
saya jgn sering ditanya)

..jadi meskipun banyak yang saya jawab..semoga
bermanfaat,..krn itu niat saya.Sekalian menghibur diri
sendiri,teman-teman,..saudara sekalian,..yang sering
gundah gulana,..mengharapkan sang kekasih,..nan tak
kunjung tiba-tiba.(jgn disalah artikan kekasih
ini,..sebab artinya luas�kita renungkan sendiri..).

Wassalam,dan mohon maaf,(Cairo,060702,Rahima)
Assalamualaikum.Wr.Wb.

Saudari Yusniar  Marnis,..yang saya hormati:
Berhubung setiap mail yang datangnya dari
saudari,.selalu saja terlambat,tapi tertulis disana
dikirim pd tgl 27 Juni 02,..saya ngak tahu,computer
saya yang salah,atau kepunyaan saudari,tetapi
begitulah setiap postingan yang berasal dari saudari
Marnis,makanya,saya baru baca kemaren.Dan In SyaAllah
akan saya jawab pertanyaan saudari,sesuai dgn ilmu
yang saya ketahui selama ini ttg Hadist.

Hadist bukanlah "story",dan perawi hadist,bukan pula
"teller".Saya tdk tahu apa maksud sdr Esteranch
menyampaikan hal itu.Tapi dari awal saya diskusi
dgnnya,..pemahamannya sdh dpt saya kenal,mengenai
Hadist ini,dan saya tak ingin memperpanjang masalah
ini dgnnya,..krn apa,..?sulit saya ungkapkan.Cukup
hati saya saja yang tahu.

Dan mengapa saya katakan Hadist,bukanlah "story".Bila
yang dimaksud arti "story" disini adalah"cerita",..dan
"perawi"= "teller"= "yang menyampaikan cerita itu"
yah..jelas enggak donk..

Story dalam B.Arabnya "Qissah"spt Qissasul
Anbiya"(cerita para nabi-nabi).Dan yang "menyampaikan
cerita" itu di sebut dgn "Al Qaasi".

Perbedaan antara "cerita" dgn "Hadist".Kalau
cerita,..hanya dapat di jadikan I'tibar(pelajaran)
Bukankah cerita orang-orang dahulu hanya bisa kita
jadikan pelajaran dimasa yad saja..?,sedangkan
"Hadist",dapat dijadikan "sumber hukum",..bahkan ada
yang wajib kita ikuti ,bila Hadist tsb,..shahih.Karena
apa,..Karena Hadist adalah berasal dari Rasulullah
SAW.

Belum ada saya lihat(atau krn ilmu saya yang bodoh dan
dangkal ini,jadi saya ngak tahu..),..ada manusia yang
mengkultuskan Hadist saja,..dan melalaikan Al
Qur'an.Yang saya tahu,..manusia banyak yang
mengkultuskan Al Qur'an saja,..dan melalaikan Hadist
Rasulullah,spt "kaum Inkar As Sunnah".

Dan sependek yang saya tahu,..setiap ahli
Hadist,..sblm ia masuk pada kategori "ahli
Hadist",..ia sdh terlebih dahulu mempelajari dan
mendalami Al Qur'an,karena Al Qur'an adalah yang asasi
sekali dalam hidup ini.hal ini terjadi,..baik dimasa
Rasulullah,..para Shahabat,..Tabii'in,dst..dst..

Kita sama-sama tahukan,..Rasulullah melarang penulisan
Hadist..,..sblm Al Qur'an dibukukan..?

.Dan Para Shahabat,..juga Ulama
terdahulu,..biasanya,..Hafal Al Qur'an dulu baru
mempelajari Hadist.Dan ini sdh prinsip Ilmu
Agama,..semenjak dari dulu lagi.(silahkan kita banyak
membaca dan mempelajari sejarah ulama terdahulu).Coba
saja kita lihat sejarahnya Ad Zhahabi,..Imam Ibnu
Hajar,..Bukhari,..Muslim,..Syafii,dllnya itu..sblm
mereka mempelajari Hadist,..mereka sdh Hafal Al
Qur'an,..dan sdh cukup dalam Ilmu mereka terhadap Al
Qur'an itu,..baru masuk ke dalam mempelajari ilmu-ilmu
Hadist.

Di Al Azharpun,..kita mendalami Al Qur'an dulu,..baru
Ilmu �ilmu Hadist.Itu sdh konsepnya IPTAQ.Ini sisi
yang perlu saya jelaskan.

Sekarang,..saya akan menjelaskan makna dari pada
Hadist itu sendiri.
Didalam Ilmu Hadist,..ada yang disebut dgn As
Sunnah,..Al Hadist,..Al Khabar,..dan Al Atsar.(kita
yakin,..semua sebenarnya sdh mengetahui akan defenisi
dari itu,krn ini pelajaran kita semasih duduk di
bangku Tsanawiyah,..dan sdh umum,..tapi tak
apalah,..kita ulangi lagi,bak kata orang tua-tua kita
terdahulu,.."Hafal kaji karena diulang-ulang").

1).As Sunnah menurut arti linguistic,atau
etimologinya:"perjalanan hidup,..baik ataupun buruk".
Tapi menurut defenisi "agamanya"(Syar'i).Cukup
banyak,Ada sunnah menurut ahli Fiqh,..ahli Ushul
Fiqh,dan ahli Hadist..mari kita bahas satu persatu:.

a)Assunnah menurut Ahli Hadist,adalah:"Segala sesuatu
yang berasal dari Rasulullah SAW,apakah itu
perkataan,..perbuatan,..ketetapan,..sifat-sifat jati
diri ,akhlaknya,..ataupun perjalanan hidup
rasulullah,..baik itu sblm,..maupun sesudah
kebangkitan beliau menjadi Rasulullah.(dan ini hampir
sama artinya dgn makna Hadist)
b).Assunnah menurut ahli Ushul Fiqh:Segala sesuatu
yang berasal dari Rasulullah SAW,..selain dari Al
Qur,an.baik itu perkataan,perbuatan,ataupun
ketetapan,..dan dapat dijadikan dalil,terhadap hukum
Syar'i.
c)As Sunnah,menurut ahli Fiqh: Segala ketetapan
berasal dari Rasulullah SAW,yang bukan termasuk Bab
Fardhu,ataupun Wajib.(yang dimaksud disini adalah An
Nadbi=sunnat,dikerjakan berpahala,ditinggalkan tdk
berdosa).Itu menurut ahli Fiqh.

2).Pengertian Hadist,..Khabar,..dan Atsar..

a).Hadist menurut Lughah(bahasa),atau linguistiknya:
"segala sesuatu yang baru".
Hadist menurut defenisi Syar'inya:sama saja dgn
pengertian As Sunnah(lihat diatas),..hanya
saja,..biasanya..kalau disebut Hadist Segala sesuatu
yang berasal dari Rasulullah,..setelah beliau diangkat
menjadi Rasul(ba'da lbitsah=setelah kebangkitan).
Jadi makna As Sunnah itu lebih umum lagi.kalau
Assunnah,..sblm dan sesudah kebangkitan.Itu saja
perbedaannya.tetapi kedua-duanya sama-sama jadi
panutan hidup ,dalam keseharian kita.

b).Makna Khabar:hampir sama saja dgn Hadist,..namun
ada perbedaannya sedikit.Hadist itu lebih
umum,ketimbang khabar.Hadist sdh pasti khabar,..tapi
blm tentu setiap khabar hadist."Setiap
telor,..bentuknya bundar(ngak ada telor yang
lepes),..tapi tak semua bundar dikatakan telor.Bakso
juga bentuknya bundar,..dst..atau sama saja dgn Setiap
manusia,..pasti akan mati,..namun bukan semua yang
mati itu manusia,..toh binatang juga mati..

Jadi Khabar itu ada macamnya:Ada Khabar
marfu',..mauquuf,..maqtu'.Maka khabar mencakup apa
�apa yang berasal dari Rasulullah,..juga para
Shahabat.Maksudnya disini.

c)Makna Al Atsar: adalah:Segala sesuatu yang
disandarkan,atau yang berasal dari
perkataan,..perbuatan,,dan ketetapan para
Shahabat.Contohnya kata-kata hikmah yang berasal dari
Imam Ali Ra,Umar Ra,..cukup banyak sekali,..dan ini
sering di jadikan ummat Islam,..dalam bertingkah
laku.Contohnya perkataan Umar"Hiduplah kamu utk
mencari kesenangan kamu didunia ini,..seakan-akan kamu
hidup selamanya,..dan hiduplah kamu dgn banyak
beribadah,..ke akhirat(pikirkan akhirat),seakan-akan
kamu mati besoknya".Ini adalah perkataan  Sahabat
Umar.Ra.Tapi dijadikan sandaran hidup oleh ummat
Islam.Apalagi perkataan Imam Ali Ra,..sgt banyak
sekali(yang paling banyak,diantara para shahabat).

Contoh perkataan Imam Ali Ra:"Lidah itu binatang
buas,..jika dilepaskan maka ia menggigit"

lagi"Orang yang paling berakal adalah,..orang yang
memperhatikan aib dirinya,dan buta dari aib orang
lain".

Lagi"janganlah kamu menuntut balas kepada
saudaramu,..meskipun ia menaburkan debu kemulutmu".
Lagi"jadilah orang Dermawan,..tetapi jgn menjadi
pemboros,..jadilah orang sederhana,..tapi jgn menjadi
orang yg kikir"

Lagi"Keacuhanmu terhadap orang yang berminat padamu
adalah kerugian,..dan minatmu terhadap orang yang acuh
padamu adalah kehinaan"
Terakhir"bawa dirimu kehadapan saudaramu,manakala ia
sedang enggan berhubungan","Tegurlah saudaramu dgn
berbuat baik kepadanya,..dan tolaklah
keburukannya,,dgn memberi karunia kepadanya".

Dan masih sgt banyak sekali,..kata-kata hikmah yang
berasal dari Para Shahabat,..terutama Imam Ali Ra.Yang
sgt termashur itu,..dan ini dapat dijadikan landasan
utk kita berbuat baik,pada
diri,teman,.keluarga,..saudara,..dan manusia
lainnya.Yang kita kemukakan diatas itu blm sampai
setitik tinta dari perkataan  para Shahabat.kalau mau
baca,..dapat dilihat di buku-buku sejarah para
shahabat dan Ulama terdahulu,..yang pernah juga saya
tuangkan sebelumnya

.Hal ini yang pernah saya kemukakan,"barang siapa yang
banyak membaca sejarah dan buku apa saja,..yang
bermanfaat,..In SyaAllah,.Ilmu dan kepribadiannya akan
terbentuk sendiri".

"Alangkah indahnya dunia ini, bila makhluknya tunduk
mengabdi,..pada Tuhan yang Rabbu Izzaati,.pintar
bergaul sesama makhluk Allah,..tahu bergaul dgn
makhluk ciptaan Allah,..tahu mana teman,..mana
lawan..mana binatang buas,..mana binatang jinak,tahu
bunyi gonggongan anjing,..suara mengembeknya
kambing,..mengeongnya kucing..merdunya "cit-citan
"burung..dgn kepakan sayapnya..dst..dst...".Alam
takambang,..menjadi I'tibar.

Saudari marnis,..mohon maaf,..kebanyakan
jawabannya,..saya ngak tahu,..diotak saya ini suka
keluar saja,..apa saja..mungkin krn hobby menulis
kali.Tapi semoga ini tdk di jadikan saya sbg manusia
yang banyak Omongnya,..sehingga banyak
salahnya,..banyak salahnya,..maka banyak
dosanya,..banyak dosa,..maka tempatnya,..neraka.Saya
ngak mau sampai begitu.saya mau masuk syorga,(makanya
saya jgn sering ditanya)

..jadi meskipun banyak yang saya jawab..semoga
bermanfaat,..krn itu niat saya.Sekalian menghibur diri
sendiri,teman-teman,..saudara sekalian,..yang sering
gundah gulana,..mengharapkan sang kekasih,..nan tak
kunjung tiba-tiba.(jgn disalah artikan kekasih
ini,..sebab artinya luas�kita renungkan sendiri..).

Oh Yah,..kok saudari bilang saya Rangkayo,..rangkayo
itu apa..?"Orang kaya,,??Ya Salam....Amin Ya Rabbb...

Wassalam,dan mohon maaf,(Cairo,060702,Rahima)

--- Yusniar Marnis <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> On Wed, 3 Jul 2002, esteranc wrote:
> 
> > Dear Yusniar Ma(r)nis
> >
> > Mungkin karena kita orang Indonesia agak jauh dari
> sense bahasa Arab
> > jadi terminologi "hadits" sepertinya sudah menjadi
> sesuatu yang
> > sangat sakral sekali. Justru saya khawatir Muslim
> di Tanah Air makin
> > terperosok dalam pengkultusan "hadits."
> >
> > Hadits tak lebih bermakna cerita (story). Dalam
> bahasa Minang tak
> > lebih dari sekadar "tambo." Jadi jika si fulan
> menceritakan sesuatu
> > maka dia disebut menyampaikan cerita (tell a
> story). Sementara perawi
> > juga dalam khasanah bahasa Arab tak lebih dari
> sekadar maksud "story
> > teller."
> >
> > Oops..saya sama sekali dan tidak pernah
> menyinggung Rasulullah SAW
> > dalam bercerita. Umumnya saya menggunakan Osama
> Bin Laden atau Uwan
> >
> 
> Kang Esteranc dan netter Surau,
> 
> Saya bukan ahli soal hadist..jadi saya tidak tahu
> apa benar hadist itu sama
> dengan "tambo" dan hadist sama dengan "story teller"
> atau "kaba" seperti yang
> dikemukakan oleh Akang kita ini.
> 
> Karena di majelis surau ini ada juga Rangkayo Rahima
> yang sedang study pasca
> sarjana soal Hadist di Al-Azhar. Tentunya Rangkayo
> Rahima bisa menjelaskan makna
> hadist sesungguhnya. Apakah benar hadist =
> tambo/kaba seperti yang diungkapkan
> Kang Mas Esteranc..ini..?
> 
> Saya khawatir..jangan-jangan nanti Akang kita ini
> punya teori baru pula, Al-Qur'an
> = Tambo..?? Wallahualam.
> 
> Wassalam
> YM
> 
>
_____________________________________________________
> Get your free E-mail account at
> http://www.kompas.com
>
_____________________________________________________
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Sign up for SBC Yahoo! Dial - First Month Free
http://sbc.yahoo.com

RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.

Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================

Kirim email ke