Assalamualaikum.Wr.Wb. Saudari Yusniar Marnis,..yang saya hormati: Berhubung setiap mail yang datangnya dari saudari,.selalu saja terlambat,tapi tertulis disana dikirim pd tgl 27 Juni 02,..saya ngak tahu,computer saya yang salah,atau kepunyaan saudari,tetapi begitulah setiap postingan yang berasal dari saudari Marnis,makanya,saya baru baca kemaren.Dan In SyaAllah akan saya jawab pertanyaan saudari,sesuai dgn ilmu yang saya ketahui selama ini ttg Hadist.
Hadist bukanlah "story",dan perawi hadist,bukan pula "teller".Saya tdk tahu apa maksud sdr Esteranch menyampaikan hal itu.Tapi dari awal saya diskusi dgnnya,..pemahamannya sdh dpt saya kenal,mengenai Hadist ini,dan saya tak ingin memperpanjang masalah ini dgnnya,..krn apa,..?sulit saya ungkapkan.Cukup hati saya saja yang tahu. Dan mengapa saya katakan Hadist,bukanlah "story".Bila yang dimaksud arti "story" disini adalah"cerita",..dan "perawi"= "teller"= "yang menyampaikan cerita itu" yah..jelas enggak donk.. Story dalam B.Arabnya "Qissah"spt Qissasul Anbiya"(cerita para nabi-nabi).Dan yang "menyampaikan cerita" itu di sebut dgn "Al Qaasi". Perbedaan antara "cerita" dgn "Hadist".Kalau cerita,..hanya dapat di jadikan I'tibar(pelajaran) Bukankah cerita orang-orang dahulu hanya bisa kita jadikan pelajaran dimasa yad saja..?,sedangkan "Hadist",dapat dijadikan "sumber hukum",..bahkan ada yang wajib kita ikuti ,bila Hadist tsb,..shahih.Karena apa,..Karena Hadist adalah berasal dari Rasulullah SAW. Belum ada saya lihat(atau krn ilmu saya yang bodoh dan dangkal ini,jadi saya ngak tahu..),..ada manusia yang mengkultuskan Hadist saja,..dan melalaikan Al Qur'an.Yang saya tahu,..manusia banyak yang mengkultuskan Al Qur'an saja,..dan melalaikan Hadist Rasulullah,spt "kaum Inkar As Sunnah". Dan sependek yang saya tahu,..setiap ahli Hadist,..sblm ia masuk pada kategori "ahli Hadist",..ia sdh terlebih dahulu mempelajari dan mendalami Al Qur'an,karena Al Qur'an adalah yang asasi sekali dalam hidup ini.hal ini terjadi,..baik dimasa Rasulullah,..para Shahabat,..Tabii'in,dst..dst.. Kita sama-sama tahukan,..Rasulullah melarang penulisan Hadist..,..sblm Al Qur'an dibukukan..? .Dan Para Shahabat,..juga Ulama terdahulu,..biasanya,..Hafal Al Qur'an dulu baru mempelajari Hadist.Dan ini sdh prinsip Ilmu Agama,..semenjak dari dulu lagi.(silahkan kita banyak membaca dan mempelajari sejarah ulama terdahulu).Coba saja kita lihat sejarahnya Ad Zhahabi,..Imam Ibnu Hajar,..Bukhari,..Muslim,..Syafii,dllnya itu..sblm mereka mempelajari Hadist,..mereka sdh Hafal Al Qur'an,..dan sdh cukup dalam Ilmu mereka terhadap Al Qur'an itu,..baru masuk ke dalam mempelajari ilmu-ilmu Hadist. Di Al Azharpun,..kita mendalami Al Qur'an dulu,..baru Ilmu �ilmu Hadist.Itu sdh konsepnya IPTAQ.Ini sisi yang perlu saya jelaskan. Sekarang,..saya akan menjelaskan makna dari pada Hadist itu sendiri. Didalam Ilmu Hadist,..ada yang disebut dgn As Sunnah,..Al Hadist,..Al Khabar,..dan Al Atsar.(kita yakin,..semua sebenarnya sdh mengetahui akan defenisi dari itu,krn ini pelajaran kita semasih duduk di bangku Tsanawiyah,..dan sdh umum,..tapi tak apalah,..kita ulangi lagi,bak kata orang tua-tua kita terdahulu,.."Hafal kaji karena diulang-ulang"). 1).As Sunnah menurut arti linguistic,atau etimologinya:"perjalanan hidup,..baik ataupun buruk". Tapi menurut defenisi "agamanya"(Syar'i).Cukup banyak,Ada sunnah menurut ahli Fiqh,..ahli Ushul Fiqh,dan ahli Hadist..mari kita bahas satu persatu:. a)Assunnah menurut Ahli Hadist,adalah:"Segala sesuatu yang berasal dari Rasulullah SAW,apakah itu perkataan,..perbuatan,..ketetapan,..sifat-sifat jati diri ,akhlaknya,..ataupun perjalanan hidup rasulullah,..baik itu sblm,..maupun sesudah kebangkitan beliau menjadi Rasulullah.(dan ini hampir sama artinya dgn makna Hadist) b).Assunnah menurut ahli Ushul Fiqh:Segala sesuatu yang berasal dari Rasulullah SAW,..selain dari Al Qur,an.baik itu perkataan,perbuatan,ataupun ketetapan,..dan dapat dijadikan dalil,terhadap hukum Syar'i. c)As Sunnah,menurut ahli Fiqh: Segala ketetapan berasal dari Rasulullah SAW,yang bukan termasuk Bab Fardhu,ataupun Wajib.(yang dimaksud disini adalah An Nadbi=sunnat,dikerjakan berpahala,ditinggalkan tdk berdosa).Itu menurut ahli Fiqh. 2).Pengertian Hadist,..Khabar,..dan Atsar.. a).Hadist menurut Lughah(bahasa),atau linguistiknya: "segala sesuatu yang baru". Hadist menurut defenisi Syar'inya:sama saja dgn pengertian As Sunnah(lihat diatas),..hanya saja,..biasanya..kalau disebut Hadist Segala sesuatu yang berasal dari Rasulullah,..setelah beliau diangkat menjadi Rasul(ba'da lbitsah=setelah kebangkitan). Jadi makna As Sunnah itu lebih umum lagi.kalau Assunnah,..sblm dan sesudah kebangkitan.Itu saja perbedaannya.tetapi kedua-duanya sama-sama jadi panutan hidup ,dalam keseharian kita. b).Makna Khabar:hampir sama saja dgn Hadist,..namun ada perbedaannya sedikit.Hadist itu lebih umum,ketimbang khabar.Hadist sdh pasti khabar,..tapi blm tentu setiap khabar hadist."Setiap telor,..bentuknya bundar(ngak ada telor yang lepes),..tapi tak semua bundar dikatakan telor.Bakso juga bentuknya bundar,..dst..atau sama saja dgn Setiap manusia,..pasti akan mati,..namun bukan semua yang mati itu manusia,..toh binatang juga mati.. Jadi Khabar itu ada macamnya:Ada Khabar marfu',..mauquuf,..maqtu'.Maka khabar mencakup apa �apa yang berasal dari Rasulullah,..juga para Shahabat.Maksudnya disini. c)Makna Al Atsar: adalah:Segala sesuatu yang disandarkan,atau yang berasal dari perkataan,..perbuatan,,dan ketetapan para Shahabat.Contohnya kata-kata hikmah yang berasal dari Imam Ali Ra,Umar Ra,..cukup banyak sekali,..dan ini sering di jadikan ummat Islam,..dalam bertingkah laku.Contohnya perkataan Umar"Hiduplah kamu utk mencari kesenangan kamu didunia ini,..seakan-akan kamu hidup selamanya,..dan hiduplah kamu dgn banyak beribadah,..ke akhirat(pikirkan akhirat),seakan-akan kamu mati besoknya".Ini adalah perkataan Sahabat Umar.Ra.Tapi dijadikan sandaran hidup oleh ummat Islam.Apalagi perkataan Imam Ali Ra,..sgt banyak sekali(yang paling banyak,diantara para shahabat). Contoh perkataan Imam Ali Ra:"Lidah itu binatang buas,..jika dilepaskan maka ia menggigit" lagi"Orang yang paling berakal adalah,..orang yang memperhatikan aib dirinya,dan buta dari aib orang lain". Lagi"janganlah kamu menuntut balas kepada saudaramu,..meskipun ia menaburkan debu kemulutmu". Lagi"jadilah orang Dermawan,..tetapi jgn menjadi pemboros,..jadilah orang sederhana,..tapi jgn menjadi orang yg kikir" Lagi"Keacuhanmu terhadap orang yang berminat padamu adalah kerugian,..dan minatmu terhadap orang yang acuh padamu adalah kehinaan" Terakhir"bawa dirimu kehadapan saudaramu,manakala ia sedang enggan berhubungan","Tegurlah saudaramu dgn berbuat baik kepadanya,..dan tolaklah keburukannya,,dgn memberi karunia kepadanya". Dan masih sgt banyak sekali,..kata-kata hikmah yang berasal dari Para Shahabat,..terutama Imam Ali Ra.Yang sgt termashur itu,..dan ini dapat dijadikan landasan utk kita berbuat baik,pada diri,teman,.keluarga,..saudara,..dan manusia lainnya.Yang kita kemukakan diatas itu blm sampai setitik tinta dari perkataan para Shahabat.kalau mau baca,..dapat dilihat di buku-buku sejarah para shahabat dan Ulama terdahulu,..yang pernah juga saya tuangkan sebelumnya .Hal ini yang pernah saya kemukakan,"barang siapa yang banyak membaca sejarah dan buku apa saja,..yang bermanfaat,..In SyaAllah,.Ilmu dan kepribadiannya akan terbentuk sendiri". "Alangkah indahnya dunia ini, bila makhluknya tunduk mengabdi,..pada Tuhan yang Rabbu Izzaati,.pintar bergaul sesama makhluk Allah,..tahu bergaul dgn makhluk ciptaan Allah,..tahu mana teman,..mana lawan..mana binatang buas,..mana binatang jinak,tahu bunyi gonggongan anjing,..suara mengembeknya kambing,..mengeongnya kucing..merdunya "cit-citan "burung..dgn kepakan sayapnya..dst..dst...".Alam takambang,..menjadi I'tibar. Saudari marnis,..mohon maaf,..kebanyakan jawabannya,..saya ngak tahu,..diotak saya ini suka keluar saja,..apa saja..mungkin krn hobby menulis kali.Tapi semoga ini tdk di jadikan saya sbg manusia yang banyak Omongnya,..sehingga banyak salahnya,..banyak salahnya,..maka banyak dosanya,..banyak dosa,..maka tempatnya,..neraka.Saya ngak mau sampai begitu.saya mau masuk syorga,(makanya saya jgn sering ditanya) ..jadi meskipun banyak yang saya jawab..semoga bermanfaat,..krn itu niat saya.Sekalian menghibur diri sendiri,teman-teman,..saudara sekalian,..yang sering gundah gulana,..mengharapkan sang kekasih,..nan tak kunjung tiba-tiba.(jgn disalah artikan kekasih ini,..sebab artinya luas�kita renungkan sendiri..). Wassalam,dan mohon maaf,(Cairo,060702,Rahima) Assalamualaikum.Wr.Wb. Saudari Yusniar Marnis,..yang saya hormati: Berhubung setiap mail yang datangnya dari saudari,.selalu saja terlambat,tapi tertulis disana dikirim pd tgl 27 Juni 02,..saya ngak tahu,computer saya yang salah,atau kepunyaan saudari,tetapi begitulah setiap postingan yang berasal dari saudari Marnis,makanya,saya baru baca kemaren.Dan In SyaAllah akan saya jawab pertanyaan saudari,sesuai dgn ilmu yang saya ketahui selama ini ttg Hadist. Hadist bukanlah "story",dan perawi hadist,bukan pula "teller".Saya tdk tahu apa maksud sdr Esteranch menyampaikan hal itu.Tapi dari awal saya diskusi dgnnya,..pemahamannya sdh dpt saya kenal,mengenai Hadist ini,dan saya tak ingin memperpanjang masalah ini dgnnya,..krn apa,..?sulit saya ungkapkan.Cukup hati saya saja yang tahu. Dan mengapa saya katakan Hadist,bukanlah "story".Bila yang dimaksud arti "story" disini adalah"cerita",..dan "perawi"= "teller"= "yang menyampaikan cerita itu" yah..jelas enggak donk.. Story dalam B.Arabnya "Qissah"spt Qissasul Anbiya"(cerita para nabi-nabi).Dan yang "menyampaikan cerita" itu di sebut dgn "Al Qaasi". Perbedaan antara "cerita" dgn "Hadist".Kalau cerita,..hanya dapat di jadikan I'tibar(pelajaran) Bukankah cerita orang-orang dahulu hanya bisa kita jadikan pelajaran dimasa yad saja..?,sedangkan "Hadist",dapat dijadikan "sumber hukum",..bahkan ada yang wajib kita ikuti ,bila Hadist tsb,..shahih.Karena apa,..Karena Hadist adalah berasal dari Rasulullah SAW. Belum ada saya lihat(atau krn ilmu saya yang bodoh dan dangkal ini,jadi saya ngak tahu..),..ada manusia yang mengkultuskan Hadist saja,..dan melalaikan Al Qur'an.Yang saya tahu,..manusia banyak yang mengkultuskan Al Qur'an saja,..dan melalaikan Hadist Rasulullah,spt "kaum Inkar As Sunnah". Dan sependek yang saya tahu,..setiap ahli Hadist,..sblm ia masuk pada kategori "ahli Hadist",..ia sdh terlebih dahulu mempelajari dan mendalami Al Qur'an,karena Al Qur'an adalah yang asasi sekali dalam hidup ini.hal ini terjadi,..baik dimasa Rasulullah,..para Shahabat,..Tabii'in,dst..dst.. Kita sama-sama tahukan,..Rasulullah melarang penulisan Hadist..,..sblm Al Qur'an dibukukan..? .Dan Para Shahabat,..juga Ulama terdahulu,..biasanya,..Hafal Al Qur'an dulu baru mempelajari Hadist.Dan ini sdh prinsip Ilmu Agama,..semenjak dari dulu lagi.(silahkan kita banyak membaca dan mempelajari sejarah ulama terdahulu).Coba saja kita lihat sejarahnya Ad Zhahabi,..Imam Ibnu Hajar,..Bukhari,..Muslim,..Syafii,dllnya itu..sblm mereka mempelajari Hadist,..mereka sdh Hafal Al Qur'an,..dan sdh cukup dalam Ilmu mereka terhadap Al Qur'an itu,..baru masuk ke dalam mempelajari ilmu-ilmu Hadist. Di Al Azharpun,..kita mendalami Al Qur'an dulu,..baru Ilmu �ilmu Hadist.Itu sdh konsepnya IPTAQ.Ini sisi yang perlu saya jelaskan. Sekarang,..saya akan menjelaskan makna dari pada Hadist itu sendiri. Didalam Ilmu Hadist,..ada yang disebut dgn As Sunnah,..Al Hadist,..Al Khabar,..dan Al Atsar.(kita yakin,..semua sebenarnya sdh mengetahui akan defenisi dari itu,krn ini pelajaran kita semasih duduk di bangku Tsanawiyah,..dan sdh umum,..tapi tak apalah,..kita ulangi lagi,bak kata orang tua-tua kita terdahulu,.."Hafal kaji karena diulang-ulang"). 1).As Sunnah menurut arti linguistic,atau etimologinya:"perjalanan hidup,..baik ataupun buruk". Tapi menurut defenisi "agamanya"(Syar'i).Cukup banyak,Ada sunnah menurut ahli Fiqh,..ahli Ushul Fiqh,dan ahli Hadist..mari kita bahas satu persatu:. a)Assunnah menurut Ahli Hadist,adalah:"Segala sesuatu yang berasal dari Rasulullah SAW,apakah itu perkataan,..perbuatan,..ketetapan,..sifat-sifat jati diri ,akhlaknya,..ataupun perjalanan hidup rasulullah,..baik itu sblm,..maupun sesudah kebangkitan beliau menjadi Rasulullah.(dan ini hampir sama artinya dgn makna Hadist) b).Assunnah menurut ahli Ushul Fiqh:Segala sesuatu yang berasal dari Rasulullah SAW,..selain dari Al Qur,an.baik itu perkataan,perbuatan,ataupun ketetapan,..dan dapat dijadikan dalil,terhadap hukum Syar'i. c)As Sunnah,menurut ahli Fiqh: Segala ketetapan berasal dari Rasulullah SAW,yang bukan termasuk Bab Fardhu,ataupun Wajib.(yang dimaksud disini adalah An Nadbi=sunnat,dikerjakan berpahala,ditinggalkan tdk berdosa).Itu menurut ahli Fiqh. 2).Pengertian Hadist,..Khabar,..dan Atsar.. a).Hadist menurut Lughah(bahasa),atau linguistiknya: "segala sesuatu yang baru". Hadist menurut defenisi Syar'inya:sama saja dgn pengertian As Sunnah(lihat diatas),..hanya saja,..biasanya..kalau disebut Hadist Segala sesuatu yang berasal dari Rasulullah,..setelah beliau diangkat menjadi Rasul(ba'da lbitsah=setelah kebangkitan). Jadi makna As Sunnah itu lebih umum lagi.kalau Assunnah,..sblm dan sesudah kebangkitan.Itu saja perbedaannya.tetapi kedua-duanya sama-sama jadi panutan hidup ,dalam keseharian kita. b).Makna Khabar:hampir sama saja dgn Hadist,..namun ada perbedaannya sedikit.Hadist itu lebih umum,ketimbang khabar.Hadist sdh pasti khabar,..tapi blm tentu setiap khabar hadist."Setiap telor,..bentuknya bundar(ngak ada telor yang lepes),..tapi tak semua bundar dikatakan telor.Bakso juga bentuknya bundar,..dst..atau sama saja dgn Setiap manusia,..pasti akan mati,..namun bukan semua yang mati itu manusia,..toh binatang juga mati.. Jadi Khabar itu ada macamnya:Ada Khabar marfu',..mauquuf,..maqtu'.Maka khabar mencakup apa �apa yang berasal dari Rasulullah,..juga para Shahabat.Maksudnya disini. c)Makna Al Atsar: adalah:Segala sesuatu yang disandarkan,atau yang berasal dari perkataan,..perbuatan,,dan ketetapan para Shahabat.Contohnya kata-kata hikmah yang berasal dari Imam Ali Ra,Umar Ra,..cukup banyak sekali,..dan ini sering di jadikan ummat Islam,..dalam bertingkah laku.Contohnya perkataan Umar"Hiduplah kamu utk mencari kesenangan kamu didunia ini,..seakan-akan kamu hidup selamanya,..dan hiduplah kamu dgn banyak beribadah,..ke akhirat(pikirkan akhirat),seakan-akan kamu mati besoknya".Ini adalah perkataan Sahabat Umar.Ra.Tapi dijadikan sandaran hidup oleh ummat Islam.Apalagi perkataan Imam Ali Ra,..sgt banyak sekali(yang paling banyak,diantara para shahabat). Contoh perkataan Imam Ali Ra:"Lidah itu binatang buas,..jika dilepaskan maka ia menggigit" lagi"Orang yang paling berakal adalah,..orang yang memperhatikan aib dirinya,dan buta dari aib orang lain". Lagi"janganlah kamu menuntut balas kepada saudaramu,..meskipun ia menaburkan debu kemulutmu". Lagi"jadilah orang Dermawan,..tetapi jgn menjadi pemboros,..jadilah orang sederhana,..tapi jgn menjadi orang yg kikir" Lagi"Keacuhanmu terhadap orang yang berminat padamu adalah kerugian,..dan minatmu terhadap orang yang acuh padamu adalah kehinaan" Terakhir"bawa dirimu kehadapan saudaramu,manakala ia sedang enggan berhubungan","Tegurlah saudaramu dgn berbuat baik kepadanya,..dan tolaklah keburukannya,,dgn memberi karunia kepadanya". Dan masih sgt banyak sekali,..kata-kata hikmah yang berasal dari Para Shahabat,..terutama Imam Ali Ra.Yang sgt termashur itu,..dan ini dapat dijadikan landasan utk kita berbuat baik,pada diri,teman,.keluarga,..saudara,..dan manusia lainnya.Yang kita kemukakan diatas itu blm sampai setitik tinta dari perkataan para Shahabat.kalau mau baca,..dapat dilihat di buku-buku sejarah para shahabat dan Ulama terdahulu,..yang pernah juga saya tuangkan sebelumnya .Hal ini yang pernah saya kemukakan,"barang siapa yang banyak membaca sejarah dan buku apa saja,..yang bermanfaat,..In SyaAllah,.Ilmu dan kepribadiannya akan terbentuk sendiri". "Alangkah indahnya dunia ini, bila makhluknya tunduk mengabdi,..pada Tuhan yang Rabbu Izzaati,.pintar bergaul sesama makhluk Allah,..tahu bergaul dgn makhluk ciptaan Allah,..tahu mana teman,..mana lawan..mana binatang buas,..mana binatang jinak,tahu bunyi gonggongan anjing,..suara mengembeknya kambing,..mengeongnya kucing..merdunya "cit-citan "burung..dgn kepakan sayapnya..dst..dst...".Alam takambang,..menjadi I'tibar. Saudari marnis,..mohon maaf,..kebanyakan jawabannya,..saya ngak tahu,..diotak saya ini suka keluar saja,..apa saja..mungkin krn hobby menulis kali.Tapi semoga ini tdk di jadikan saya sbg manusia yang banyak Omongnya,..sehingga banyak salahnya,..banyak salahnya,..maka banyak dosanya,..banyak dosa,..maka tempatnya,..neraka.Saya ngak mau sampai begitu.saya mau masuk syorga,(makanya saya jgn sering ditanya) ..jadi meskipun banyak yang saya jawab..semoga bermanfaat,..krn itu niat saya.Sekalian menghibur diri sendiri,teman-teman,..saudara sekalian,..yang sering gundah gulana,..mengharapkan sang kekasih,..nan tak kunjung tiba-tiba.(jgn disalah artikan kekasih ini,..sebab artinya luas�kita renungkan sendiri..). Oh Yah,..kok saudari bilang saya Rangkayo,..rangkayo itu apa..?"Orang kaya,,??Ya Salam....Amin Ya Rabbb... Wassalam,dan mohon maaf,(Cairo,060702,Rahima) --- Yusniar Marnis <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > On Wed, 3 Jul 2002, esteranc wrote: > > > Dear Yusniar Ma(r)nis > > > > Mungkin karena kita orang Indonesia agak jauh dari > sense bahasa Arab > > jadi terminologi "hadits" sepertinya sudah menjadi > sesuatu yang > > sangat sakral sekali. Justru saya khawatir Muslim > di Tanah Air makin > > terperosok dalam pengkultusan "hadits." > > > > Hadits tak lebih bermakna cerita (story). Dalam > bahasa Minang tak > > lebih dari sekadar "tambo." Jadi jika si fulan > menceritakan sesuatu > > maka dia disebut menyampaikan cerita (tell a > story). Sementara perawi > > juga dalam khasanah bahasa Arab tak lebih dari > sekadar maksud "story > > teller." > > > > Oops..saya sama sekali dan tidak pernah > menyinggung Rasulullah SAW > > dalam bercerita. Umumnya saya menggunakan Osama > Bin Laden atau Uwan > > > > Kang Esteranc dan netter Surau, > > Saya bukan ahli soal hadist..jadi saya tidak tahu > apa benar hadist itu sama > dengan "tambo" dan hadist sama dengan "story teller" > atau "kaba" seperti yang > dikemukakan oleh Akang kita ini. > > Karena di majelis surau ini ada juga Rangkayo Rahima > yang sedang study pasca > sarjana soal Hadist di Al-Azhar. Tentunya Rangkayo > Rahima bisa menjelaskan makna > hadist sesungguhnya. Apakah benar hadist = > tambo/kaba seperti yang diungkapkan > Kang Mas Esteranc..ini..? > > Saya khawatir..jangan-jangan nanti Akang kita ini > punya teori baru pula, Al-Qur'an > = Tambo..?? Wallahualam. > > Wassalam > YM > > _____________________________________________________ > Get your free E-mail account at > http://www.kompas.com > _____________________________________________________ > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Sign up for SBC Yahoo! Dial - First Month Free http://sbc.yahoo.com RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

