Assalamu'alaikum wr.wb, Maaf lebih dahulu, bukannya mau menjelekkan Al-Azhar, namun untuk introspeksi dalam membangun Minang. Sebagaimana kita ketahui Al Azhar adalah univesitas tertua di dunia, Sorbonne dan Oxford mencontoh dari Al- Azhar. Anehnya setelah abad ke XX sumbangan perguruan tinggi ini terhadap kemajuan bangsa Mesir dan Arab kelihatannya sangat minim sekali, apalagi kalau bidang keilmuan., belum ada tuh penemuan-penemuan baru yang terdengar dari Al-Azhar. Ada berapa sih penerima Nobel dari sana selama 100 tahun terakhir? Mungkin ada dunsanak yang punya data lebih rinci silahkan menulis, soalnya kita lagi sibuk berdiskusi "mambangkik batang tarandam", jadi nggak ada salahnya pengalaman Al-Azhar ini ditinjau.. Salam
St. Bagindo Nagari ----- Original Message ----- From: "Rahima" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Cc: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Friday, July 05, 2002 10:46 PM Subject: Re: [RantauNet] Re[2]: [surau] jawaban - Universitas Al-Azhar > > > > Saya rasa yang dimaksud tulisan tsb memang > > demikian, > > untuk jenjan S2 kalau ada satu mata > > kuliah yang > > tidak lulus akan menggugurkan mata kuliah > > yang > > lain dalam semester tersebut, dan harus di > > ulang > > seluruh mata kuliah pada gelombang > > berikutnya. > > > > Apa maksud Al Azhar melakukan demikian ? > > Bukankah akan > > menyusahkan kelulusan mahasiswa ? > > Mungkin uni bisa tahu. > > > > Dek Arnoldison(panggilannya apa sih,..namanya sulit > amat..).Uni kurang tahu apa maksud Al Azhar > mempersulit tingkat kelulusan yang sedemikian > rupa.Masih bendingan tahun-tahun belakangan ini.Utk SI > itu alhamdulillah sgt gampang sekali.Kalau dulu dimasa > Uni,..MasyaAllah,..sulitnya minta ampun.Tapi > belakangan ini dikarenakan relasi antara At Ditbud > KBRI Kairo,yang ada di Mesir dgn pimpinan Al > Azhar,..maka angka kelulusanpun sgt > dipermudah(lumayanlah).Tapi itu baru sebatas SI > saja.Sdh di coba ke S2 nya,..namun ngak > tembus-tembus.masalahnya berat sekali. > > itu kesulitan dari Al Azharnya.Sementara dari segi > mata kuliyahnya,..sgt berat. > > Kalau dari segi profesornya tergantung kita dapat > profesor yang mana.Kalau yang ketat,..harus > pandai-pandai betul memahami apa maunya profesor > itu.Kalau tidak yah...Tunggu rezeki sajalah dulu baru > bisa lulus.Apa yang ada di diktat kuliyah,..tdk kan > sama yang ia keluarkan,oleh profesor disaat ujian > tiba.karena profesor itu lebih mengandalkan analisis > mahasiswa itu sendiri. > > Kemudian di pandang dari sisi Mahasiswa itu sendiri > :Bagi yang bisa mengarang dgn B.Arab,dgn uslub yang > baik,..In SyaAllah bisa lulus.Kalau B. Arabnya hanya > mengandalkan hafalan dari buku > saja,..alamat,..out..lah. > > Makanya disini perlunya kita banyak membaca.Sementara > kebanyakan Mahasiswa,..lebih condong pada system > menghafal saja,..dan juga terfokus pada buku > diktat,..serta kurang memahami apa yang di jelaskan > oleh profesor,disaat beliau menjelaskan.kalau ngak > tahu,.biasanya mahasiswa asing itu lebih banyak diam > saja,..dan tdk bertanya.Kalau duduk suka di > belakang.mahasiswa asing itu suka malu bertanya.Takut > duduk di depan,apalagi kalau diminta menjelaskan isi > buku tsb. ----cut---- RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

