Mereka memberi hibah ke seluruh kota di Indonesia ?
Untuk sekolah yang berminat mungkin perlu jemput bola !!!!

Untuk Jelasnya baca berita dibawah ini.
Sumber Koran Jawa Pos Surabaya Kamis 18 Juli 2002 Halaman
26
--------------------------------------------------------------------------

Jepang Sumbang Sejuta Komputer

Sekolah yang Beminat Bisa Hubungi Diknas

SURABAYA- Ingin anak didik tidak gaptek komputer, tapi tak
punya dana ? Jangan khawatir. Menyusul program hibah
komputer dari Jepang ke Diknas Surabaya, sekolah-sekolah di
Surabaya bisa mewujudkan impian memiliki perangkat
komputer. Hibah komputer itu merupakan bagian proyek kerja
sama yang digagas oleh KRD Japan Inc. dan Asosiasi Produsen
Komputer di Jepang dengan Dinas Pendidikan.

Selain Surabaya, mereka juga memberi hibah , komputer
kepada seluruh kota di Indonesia.  Jumlah totalnya mencapai
1 juta unit komputer.  Masing-masing unit terdiri.  CPU,
monitor, dan.keyboard.
Memang, komputer yang dihibahkan ini bukan komputer baru.
Rata-rata sudah terpakai antara 2 sampai.4 tahun.  Tapi
kondisinya layak pakai. Mereknya beragam, ada Toshiba, IBM,
HP, NEC, Fujitsu serta Sony. Jenisnya terbagi Pentium I,
Pentium II, serta Pentium Ill.

Untuk, Surabaya, kendati komputemya belum datang, Diknas
sudah merencanakan,setidaknya membutuhkan 4 ribu unit
komputer. Masing masing untuk Dikmenjur seribu unit,
Dikmenum 2000 unit dan Dikdas seribu unit. Dan mulai
kemarin mereka membuka kesempatan,bagi sekolah-sekolah yang
beminat Mengajukan permohonan Hibah komputer ini.

“Kita membuka kesemtpatan seluas-luasnya kepada
sekolah-sekolah yang ada di Surabaya untuk mengajukan
permohonan hibah komputer ini” jelas Drs Eddy
Suyatno, Kasubdin Dikmenum Diknas Kota Surabaya.

Sayangnya, pemberian komputer dari Diknas ke sekolah ini
ternyata tidak gratis. Masing-masing sekolah ini diharuskan
membayar sekitar Rp 550 ribu per unitnya. Jadi biar hibah,
sekolah ternyata harus mengeluarkan uang.

“Biarpun hibah, tapi proses komputer ini sampai ke
Indonesia kan lewat bea cukai.  Dan itu tidak gratis"
kilahnya.  Menurutnya, Dikjen Dikdasmen sebenamya telah
mengajukan permohonan keringanan kepada Bea Cukai agar
hibah komputer itu diloloskan, sayangnya tidak bisa.  Bea
Cukai menegaskan, pengiriman komputer bekas itu ke
Indonesia harus mengikuti tata kepabean yang berlaku.
"Terpaksa kita di daerah meminta setiap sekolah vang
berminat dengan komputer ini mengganti biayanya," ujar
Eddy.

Provek hibah komputer ini, lanjut-Eddy direncanakan,pihak
KRD., Japan Inc. berlangsung tiap tabun.  Jumlahnya
berkisar 1 juta unit per tahun, dan ditujukan ke
berbagai,sekolah di Indonesia.
"Karena mereka mengaku ingin berpartisipasi meningkatkan
kualitas sumber daya manusia di Indonesia, terutama dalam
penguasaan teknologi komputer," sambungnya.
Bagaimana bila komputer yang dihibahkan rusak ? Kata Eddy
pihak KRD Japan Inc, rnengharap komputer yang rusak
dikembalikan lagi kepada mereka.

Selain itu, pada 2003 nanti perusahaan itu juga punya
rencana memproses komputer yang sudah rusak atau tidak
dipakai di Indonesia dalam recycled-industry, menjadi bahan
baku bagi industri komputer di Jepang.' (ani)


Yan Taufik <[EMAIL PROTECTED]>
----------------- Kemudahan Hosting PlasaCom -------------------------------
Hosting menjadi lebih mudah dan murah dengan keringanan 50% biaya registrasi mail 
hosting dan webhosting selama bulan Juli 2002. Klik http://idc.plasa.com untuk 
pendaftaran
---------------------------------------------------------------------------------------

RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.

Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================

Kirim email ke