Mudah mudahan berguna buat yang tinggal disekitar jakarta

salam
~yul~

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: 18 Juli 2002 10:48
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [gunadarma_class_91_09] Re: Fw:Pelayanan Baru Kepolisian RI



Bapak serta Ibu sekalian saat ini Polda Metro jaya resmi mengoperasikan
telpon tempat pengaduan lewat no 112. Jadi apabila sedang mengendarai mobil
dan
tiba-tiba pecah ban atau dll, lebih baik langsung hubungi telpon tersebut
untuk minta bantuan.


*  Just for your info.

Sekedar share, saya pernah ngalamin pecah ban di jalan tol Cikampek menuju
Cikarang, sendirian & pas pulsa telpon lagi habis.    Saya langsung inget
utk telpon 112 dr ponsel & langsung diangkat oleh  Polsek Bekasi Barat & gak
sampe 15 menit, dateng bantuan    dari petugas Jasa Marga yg lagi bertugas
(setelah mendapat informasi dari   polisi). Mereka bantu saya utk cari
bengkel
terdekat krn ternyata ban serep saya juga   kempes

Pelajaran buat saya dan juga cewe2 yg sering bepergian sendiri naik
kendaraan pribadi, supaya hati-hati & ingat utk telp 112 bila ada apa2.

Rgds,
fiona (91-94)

-----Original Message-----
>From :     "Kepolisian Republik Indonesia" <info@polri,go,id
Subject :   Operator 112 dan Gelombang 911 Layani Pengaduan
Date :      Thu, 11 Jul 2002 13:06:45 +0700
Copyright (c) 1999-2002 Media Indonesia. All rights reserved.
Kamis, 11 Juli 2002

Operator 112 dan Gelombang 911 Layani Pengaduan
JAKARTA (Media): Polda Metro Jaya mengharapkan partisipasi masyarakat untuk
menggunakan operator telepon 112 sekaligus mendengarkan gelombang radio 911
untuk melaporkan kejadian menyangkut keamanan dan keteriban masyarakat.

"Kami menunggu partisipasi dan respons masyarakat terhadap keberadaan
telepon 112 dan gelombang 911," kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen)
Polda Metro
Jaya, kemarin. Menurutnya, bertepatan dengan Hari Bhayangkara tahun ini,
pihaknya resmi mengoperasikan telepon tempat pengaduan terpadu lewat nomor
112 dan akan disiarkan secara nonstop lewat gelombang 911.

Supervisor 911 Yosef Otto menjelaskan mengenai caranya. "Setelah Anda
menekan 112, maka akan terdengar jawaban 112. Ada yang bisa kami bantu?
Setelah
itu, Anda tinggal menceritakan kejadian yang dialami atau  dilihat,"
katanya.

Setelah itu, lanjut Yosef, dalam jangka tidak lebih dari 15 hingga 30
menit, polisi di lapangan akan segera datang dan melayani pengaduan
masyarakat.
Bahkan, bisa langsung bertindak sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

Supaya tidak monoton, kata dia, 911 juga akan menyajikan dialog interaktif
tentang all about kepolisian. Bahkan, pemintaan lagu pun akan dikabulkan.

Mengenai status 911, Yosef menjelaskan, dari segi manajemen pihaknya
berdiri sendiri. Namun, tetap berada di bawah koordinasi Pusat Pengendalian
dan
Operasi (Pusdalops) Polda Metro Jaya.

Sedangkan mengenai biaya operasionalnya, ia mengakui bahwa ke depan
pihaknya menerima iklan. Pemasukan iklan akan digunakan untuk membiayai
pengoperasian 911.

Namun untuk saat ini, kata dia, nomor 112 baru menyediakan 30 line telepon
dengan enam operator. "Kami bisa tambah sesuai dengan kebutuhan," paparnya.

Lebih lanjut Kadispen menjelaskan, keberadaan telepon 112 dan gelombang 911
berfungsi memberikan informasi yang cepat dan akurat kepada masyarakat dan
mempersempit kesempatan para penjahat. "Selain itu, semua kejadian yang ada
dan berkenaan dengan tugas-tugas kepolisian akan diperoleh masyarakat lewat
dialog-dialog yang akan disajikan," ujarnya.

Kelebihan 911, kata dia, adalah akurasinya, sebab yang berbicara adalah
polisi. Seperti kemarin, lanjutnya, perkelahian antara Forum Betawi Rempug
(FBR)
dan masyarakat Madura di Cakung, Jakarta Timur. Di situ Kapolsek langsung
menjelaskan tentang kejadian sesungguhnya. "Dengan demikian, sumber
informasi yang didapatkan masyarakat tidak perlu diragukan lagi," tambahnya.

Bagaimana kalau para penjahat memanfaatkan 911 untuk tujuan jahatnya atau
menggunakan 112 untuk memperdaya polisi? Ia menjelaskan bahwa Polda Metro
Jaya sudah siap menanggung segala risikonya. "Semua telepon yang masuk pasti
terekam. Jadi kami bisa mengetahui siapa yang membuat pengaduan palsu kepada
kami,"
jelas Anton.

Selain itu, 112 melayani semua pengaduan. Baik yang bersifat umum seperti
kebakaran, perampokan, demonstrasi ataupun persoalan pribadi. Misalnya
penculikan, pemerkosaan, atau tidak mau diketahui orang lain. (DI/J-4)



RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.

Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================

Kirim email ke