Assalamualaikum,
 
Iraf, sebetulnya kalau mau lebih fair dalam tradisi manapun, Barat-Timur, Utara-Selatan, Islam-kristen, atau dalam tradisi Badui dan Anak Dalam sekalipun, kecantikan perempuan selalu mengambil tempat  dalam sejuta apresiasi bergelimang imajinasi kok. Seorang Umar bin Khatab pun tidak steril dari puji2an terhadap kecantikan fisik perempuan. "Jika sempurna keputihan kulit wanita dan kepirangan rambutnya, maka sempurna lah kecantikannya."
 
Saya tidak tahu apakah perempuan Arab yang di acu oleh beliau aslinya berambut hitam atau pirang tapi Aisyah si pipi kemerahan juga menyebut2 kata putih, " Putih adalah bagian dari kecantikan" katanya. Begitu pentingnya kecantikan seorang perempuan sehingga Allah pun menjanjikan "gadis sorga" kepada laki-laki muslim saleh. "Dan ( di dalam surga itu )  terdapat bidadari2 bermata jeli." QS al-Waqi'ah:22. Menurut al Thabrani, gadis sorga itu adalah bidadari2 berkulit putih, bermata lebar, dan rambutnya lakasana sayap burung garuda. Seorang penulis lelaki muslim yang luar imajinasinya menambahkan, " Allah Swt menerangkan identitas gadis2 sorga itu berpayudara sintal dan bulat". Dan hebatnya lagi, tidak perduli berapa kali mereka di senggamai, begitu selesai, gadis2 ini kembali perawan. Setiap laki-laki saleh yang masuk surga langsung  memperoleh 2 bidadari berbetis indah sebagai istri. Setiap istri memakai tujuhpuluh lapis kerudung yang tentunya tranparan karena tidak bisa menyembunyikan isi betis yang bak padi mengandung.
 
Apresisiasi terhadap kecantikan perempuan tampaknya sudah menjadi legenda laki-laki sepanjang sejarah. Seorang muridnya Ibnu Taimiyahpun (segan lah cari namanya) tidak memberi "ampun" terhadap "kejelekan" tubuh perempuan, " Di antara yang cela pada diri wanita adalah tubuh yang pendek dan kasar". Sadis! Tapi kalau buku yang  aku baca tidak bohong, memang itu lah katanya.
 
Lebih jauh si "eksentrik" yang tentunya juga mendebarkan jantung dengan menuliskan  kriteria2 kecantikan perempuan.  Diantara unsur yg membuat perempuan mempesona adalah empat macam panjangnya: Matanya, tubuhnya, rambutnya, dan lehernya.
 
Walaupun diatas "beliau" tidak melihat "kecantikan" pada premis "pendek" tapi  atas nama prinsip "ekonomis" tiba-tiba perempuan menjadi cantik dalam 4 macam pendeknya: Tangannyanya, kakinya, mulutnya, dan matanya ---yaitu yang tidak menguras harta suaminya, tidak keluar dari rumahnya, tidak banyak bicara, dan tidak tamak (rakus) dengan segala yang dilihatnya.
 
Itu saja Iraf, tinjauan singakat terhadap apresisia fisik perempuan dalam dunia muslim.
 
Wassalam,
 
Evi
 
 
----- Original Message -----
Sent: Thursday, July 18, 2002 11:31 AM
Subject: Re: Pesona Matriakal [RantauNet] Gadih Minang Putri Indonesia 2002




Assalamualaikum ...

Saya juga ingin memberi pendapat mengenai putri-putrian ini ...
Sebagai seorang perempuan, buat saya pribadi, tidak ada salahnya kok kegiatan
pemilihan putri-putrian seperti ini ... selama proses pemilihannya memang tidak
melanggar norma sopan santun ...dan tidak pake acara "buka-bukaan" atau ukur
mengukur bagian-bagian tertentu ..

Tidak ada salahnya juga seorang perempuan cantik, pintar, berwawasan luas dan
mempunyai tingkah laku baik dijadikan "duta" dan dihargai atas kelebihan
tersebut ....  (rasanya tidak mungkin juga Brain ini faktor penentu terakhir ...
karena kelak mereka kan jadi Duta Bangsa ... mohon koreksi kalau saya salah).
Apalagi kalau memang ada test bebas narkoba segala .... setidaknya kan bisa jadi
pemicu buat remaja putri lainnya untuk mau lebih giat belajar dan memperluas
wawasan, memperbaiki akhlak dan tingkah laku (ini juga dinilai kalau tidak
salah) dan tidak ikut-ikutan menggunakan narkoba ...

Saya juga pernah jadi panitia pemilihan remaja "berprestasi" yang agak-agak
miriplah ... (tapi tidak sama persis) ..  dan jujur saja ...  rasanya memang
agak "gemes" ngeliat cewek cantik .. enak dipandang ... tapi .... agak "tulalit"
.... atau "over-acting" ...

Sekian dari saya, mohon maaf jika saya salah ...

Wassalam,
Iraf



RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.

Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================

Kirim email ke