Assalamualaikum.Wr.Wb.

Maaf bila saya menjawab sekaligus.Karena saya
menanti,siapa saja yg menanggapi semua ttg puteri 2002
ini.



Pertama:

Uni Evi,saya bagaimanapun,tetap minta maaf,kapan dan
dimana saja.Agar,mana tahu umur kita tak panjang,kita
bebas,dari dosa menyakiti orang lain.

Yang kedua,saya tak pernah menyatakan"bilik rang
Mudo,ngak ada manfaatnya",saya bertanya,apa sih
manfaatnya,kalau ada,okay,..kalau ngak,..buat
apa,semua perbuatan itu bagi saya hrs jelas arah dan
tujuannya.Cuma itu saja.

ketiga,mengenai "Puteri Indonesia,2002",

Saya bukan anti "kecantikan dan keindahan",malah saya
dgn mempercantik sesuatu yg ada di tubuh saya ini mau
mengeluarkan uang puluhan juta,utk itu.dan ini
beneran,saya ngak main2,begitulah saya dgn
memperhatikan "kecantikan" itu.Tapi bagi saya
kecantikan itu,tetap bukan utk menjadi ajang ,atau
objek yang di pamerkan,atau di promosikan,apalagi di
Perlombakan,siapapun yang menjadi jurinya,apakah ia
Ulama,Ustadz,atau orang yg saya kagumi sekalipun,tetap
juga saya tak setuju,bila "kecantikan wanita" di
perlombakan..Apapun alasannya.Uni tahu kenapa,...?.

Allah berfirman:"Katakanlah kepada wanita2 yang
beriman,hendaklah mereka menahan pandangan mereka,dan
memelihara kehormatan mereka,dan "JANGANLAH MEREKA
MENAMPAKKAN PERHIASAN MEREKA",kecuali apa yang boleh
nampak bagi mereka.",(Q.S An Nur,..ayat,..maaf saya
lupa nomor ayatnya,krn Alhamdulillah,Al Qur'an
itu,banyak ada di dlm hati saya)

Disamping ayat ttg menutup aurat yg telah pernah saya
sebutkan sblmnya(Q.S Al Ahzab 59).Juga FirmanNya:

"...Dan janganlah kamu,berhias-hias,sebagaimana
berhiasnya kaum jahiliyah yg pertama.."Q.S Al Ahzab
juga,kalau ngak salah,ayat 33.

Memang benar,ada nilai positif dari "pemilihan Puteri
2002" itu,dari satu segi,bila ada cara penghindaran
Narkoba.Tapi tentu ada sisi negatifnya.Dan dalam Al
Qur'an di sebutkan:

"Janganlah kamu MENCAMPURKAN yang haq itu dgn yang
bathil,sementara yg hak kamu
sembunyikan(lupa-lupakan,),sedangkan kamu mengetahui
yg hak itu".

Dan juga bila kita berselisih dgn sesuatu hal,atau
katakanlah berdiskusi,maka tetap jalan terakhirnya
kembali kepada Allah SWT,karena ini sdh perintahNya:

"Wahai orang2 beriman,Patuhilah Allah dan RasulNya,Dan
Ulil amri daripada kamu,Jika kamu berselisih akan
sesuatu hal,maka kembalikan (hukum),tsb,kepada Allah
dan RasulNya.

Hukum dari Allah bagaimana,..?Kita hrs jujur
menjawabnya.Bukankah kita di suruh "MASUKLAH KAMU
DALAM AGAMA ALLAH SECARA KESELURUHAN"(Udkhuluu
fissilmi kaaffaah).Jangan yang kita baik,buat diri
kita,kita ambil,yang pahit kita terima(meskipun hal
itu benar),kita lalaikan,alias kita tinggalkan,demi
utk mencapai sesuatu itu.

Dalam Kaedah Ushul Fiqh disebutkan"Menolak yang
mudharat lebih baik,dan lebih utama,ketimbang
mengambil manfaat,",ini baru kita di minta
menolak,sesuatu yg mana lebih besar antara manfaat dan
mudharatnya,apalagi bila hukum itu benar2 jelas salah
dalam Al Qur'an.

Bagaimanapun ayat2 dan dalil2 wanita menampakkan
perhiasan,kecantikannya,tetap dilarang.Yang saya
kemukakan,baru ayat Al Qur'an,belum lagi puluhan
Hadist mengenai hal semacam ini.

Jalan ke Padang panjang memang banyak jalannya,bisa
dari arah sana,bisa dari arah sini.Begitupun bak kata
orang tak satu jalan ke Roma.Tapi tentu kita mau
mengambil jalan yang tak banyak "penyamunnya".
Begitupun jalan2 dlm agama itu sangat banyak,tapi
bukankah kita selalu berdo'a di setiap Shalat kita"Ya
Allah Tunjukilah kami jalan yang lurus,..?.Buat apa
kita selalu berdo'a akan hal itu,kalau saja kita
tahu,ada sedikit yg salah,ataupun bercampur disana
antara kebenaran dan kebathilan."Kebenaran itu
jelas,kebathilan itupun jelas"(Al haqqu bayyin,wal
bathilu bayyin).

Dan bukankah kita selalu berdo'a dlm Shalat kita"Ya
Allah,Tunjukilah kami akan kebenaran itu,beri
rezekilah kami agar kami mengikuti kebenaran itu,dan
tunjukilah kami akan kebathilan,itu tetap bathil,dan
beri rezekilah kami,agar menjauhi kebathilan itu".

Bagaimanapun "kebenaran itu akan datang,dan kebathilan
itu akan lenyap"Di dunia,mungkin kita tak
merasakannya,tapi tatkala di akhirat kelak,ataupun
akan sakratul maut,baru kita menyesalinya.Amat teramat
disayangkan,bila kesadaran itu datangnya setelah
terlambat.

Untuk rarach,Uni bukan "gagal",dalam berdakwah
Greenlandnya.Kenapa,..yang "gagal" itu sebenarnya yang
bagaimana,..?Uni cuma sekedar "penyampai kebenaran
yang Uni tahu.Ayat2 Allah,dan hadistnya yg Uni
sampaikan",cuma itu.Mau gagal atau berhasil,itu bukan
urusan Uni.Tapi Urusan yang maha Kuasa."Ia menunjuki
siapa yang dikehendakinya,dan menyesatkan siapa yang
dikehendakiNya..".makanya tak ada cerita gagal dalam
berdakwah di kamus Uni.Semuanya Serahkan pada Allah
semata.

Wassalam.Rahima.   


--- Ojie Said <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamua'laikum ww...
> 
> Bagi saya pribadi tidak masalah dengan lomba
> putri2-an
> seperti yang diikuti oleh "anak gadih minang" yang
> mendapatkan juara 1 itu. Cuma yang paling saya tidak
> sukai hanya ikut lomba wanita jawa seperti Kartini
> misalnya..bagi saya kartini bukan seorang pahlawan
> yang patut ditiru. Jadi tidak perlu anak gadih
> minang
> ikut lomba 21 april tersebut.
> 
> wassalam
> 
> 
> rp
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> --- rarachm <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > maaf bundo,
> > 
> > saya nggak setuju kalau itu perlombaan brain,
> > behaviuor and beauty.  
> > menurut saya itu adalah perlombaan beauty, beauty,
> > beauty ..... 
> > behaviour and ....... brain.
> > 
> > kalo ada pemenang putri-putrian yang mirip omas;
> > baru saya setuju itu 
> > brain, behaviour and beauty.
> > 
> > kalo kayak bundo, baru saya setuju 3B-nya. 
> (hehehe
> > saya main spy-spy-
> > an dan nemuin photo bundo....).  uni rahima belon
> > saya temuin.  ntar 
> > kalo udah ketemu saya jembreng di web :))  
> > 
> > ~rarach.


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Autos - Get free new car price quotes
http://autos.yahoo.com

RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.

Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================

Kirim email ke