Pengangguran berarti:

Orang yang berada pada usia angkatan kerja; tapi tidak bekerja 
(mendapat penghasilan) pada satu bulan terakhir pada saat survey 
dilakukan... 

Itu salah satu definisinya.

Bisa juga:

Pengangungguran artinya irang yang berada pada usia angkatan kerja 
(15 - 55 th), tapi pada minggu lalu (pada saat survey dilakukan) 
bekerja kurang dari 4 jam dan juga tidak sedang bersekolah formal.

jadi definisi pengangguran tidak ma-etong inyo itu induak atau apak 
atau apak-tiri; atau nenek.  Memang iya, ibu rumahtangga itu dihitung 
pengangguran, soalnya ibu rumahtangga kalau dicerai (diberhentikan) 
masih sulit untuk menuntut pesangon atau uang pensiun.  

~rarach.




--- In [EMAIL PROTECTED], Muhammad Dafiq Saib <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> 
> 
> Assalamu'alaikum wr.wb.,
> 
> Inilah bagaimana sebuah berita bisa sangat mengicuh.
> Bombastis tapi indak berkeiliran. Mari kita main-main
> angka-angka sejenak.
> Penduduk Sumatera Barat itu kita kecatkan saja 4 juta
> orang. Kita kecatkan rata-rata keluarga di Minangkabau
> itu terdiri dari ciat apak, ciat amak, beserta tiga
> orang anak. Kita abaikan bahwa disana sebenarnya juga
> ada inyiak-inyiak dan enek-enek yang sudah pensiunan.
> Artinya ada 800,000 kepala keluarga di sana. Maka
> cukuplah yang 800,000 orang ini yang bekerja, sudah
> tidak pantas mengatakan ada pengangguran lagi.
> Bagaimana mungkin mengatakan 1.8 juta orang menganggur
> di Sumatera Barat? Atau mungkin yang dimaksud 800,000
> amai-amai pajanya yang tidak bekerja,  ditambah satu
> juta paja-paja nan indak sakola sehingga disebut
> menganggur?
> 
> Dikatakan pula 1.8 juta berpendidikan SD, SMP, SMA
> menganggur. Ini adalah jumlah anak muda usia sekolah
> dan sedang bersekolah di Sumatera Barat. Mungkin yang
> dimukasud semua yang masih berstatus murid itu
> dianggap saja sebagai penganggur barangkali. 
> 
> Jadi judul ini hamba rasa langsung kita jawab saja.
> Tidak mungkin itu.
> 
> Wassalamu'alaikum wr.wb.
> 
> Lembang Alam
> 
> 
> 
> ronal chandra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Pengangguran Sumbar 1,8 juta Orang 
> 
> PADANG, Mimbar Minang - Luar biasa. Sekitar 1,87 juta
> orang usia produktif di Sumatra Barat tahun 2002 masih
> menganggur. Celakanya, 16 ribu diantaranya
> berpendidikan sarjana, 1,8 juta lainnya berpendi-dikan
> SD, SLTP dan SLTA.
> 
> Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan
> Transmigrasi Sumbar, Ir. Fachri Syam dalam Seminar
> Seharai Ketenaga Kerjaan di Pangeran Beach Hotel, Rabu
> (17/7/2002). 
> 
> Selain masalah pengangguran, masalah lain yang
> dihadapi Pemda Sumbar menyangkut ketenaga-kerjaan
> adalah maslah PHK (pemutusan hubungan kerja), unjuk
> rasa tenaga kerja dan pemogokan kerja. "Masalah ini
> harus segera dicarikan solusinya mengingat dalam waktu
> dekat, Sumbar khususnya mulai memasuki tantangan
> perekono-mian dunia yang makin mengglobal," kata
> Fachri Syam, pada seminar sehari ketenagakerjaan di
> Pangeran's Bech Hotel, Rabu (17/7/2002).
> 
> Menurut Fachri Syam, untuk tahun 2002 sampai dengan
> Juni, jumlah kasus yang ditangani Dinas Tenkertras
> propinsi Sumbar sebanyak 87 kasus dengan 111 orang.
> Sedangkan yang telah terselesai-kan sebanyak 65 kasus
> serta yang banding ke P4 Pusat sebanyak 22 kasus dan
> yang telah diputuskan sebanyak 7 kasus. "Penyaluran
> aspirasi para pekerja sering tidak sesuai dengan
> mekanisme yang ada sehingga penyelesaiannya memakan
> waktu yang ada belum diberdayakan secara maksimal
> sehingga hal ini perlu kita sikapi bersama," ujar
> Fachri.
> 
> Lebih jauh di katakan, untuk PHI, hanya sa-tu kasus
> de-ngan jumlah pe kerja 400 orang. Penyebab-nya, kata
> Fachri, per-selisihan dalam tuntutan upah. "Kasus PHI
> ini telah diputus , Selasa (16/7) lalu. Hal ini belum
> termasuk kasus-kasus yang telah diselesaikan melalui
> perantara-perantara yang ada di kantor dinas
> kabupaten/kota dengan penyelesai-an Persetujuan Bersam
> (PB) hanya sampai ditingkat perantara masing-masing
> pihak dapat memahami dan menyelesaikannya," terang
> Fachri.
> 
> Dengan meningkatnya jumlah pengangguran di Sumbar,
> lanjut Fachri, pihaknya, telah berupaya semaksimal
> mungkin untuk mencari peluang dan terobosan. Usaha
> yang telah dilakukan diantaranya, dengan meningkatkan
> kualitas pelatihan dan keterampilan bagi pencari kerja
> yang ada, sehingga tenaga kerja dapat memenuhi
> kebutuhan tenaga kerja dalam negri dan permintaan luar
> negri.
> 
> Sementara, usaha yang telah dan akan dilanjut-kan
> menurut Fachri, yaitu memenuhi permintaan tenaga skill
> di Malaysia, Brunai Darussallam dan pemagangan ke
> Jepang melalui peningkatan koordinasi dengan APJATI
> dan PJTKI di Sumbar. 
> 
> Untuk penyaluran tenaga kerja di dalam negri, Dinas
> Tenakertrans telah memanggil 3 pengusaha besar sebagai
> pelaksana Bandara Internasional Ketaping melalui Dinas
> Perhubungan Sumbar, agar melaporkan jumlah tenaga
> kerja yang dipekerjakan dan memprioriotaskan tenaga
> kerja yang ada di Sumbar. "Melalui seminar ini sangat
> baik dan relevan dapat memberikan sumbangan pikiran
> maupun solusi-solusi bagi pemecahan masalah
> ketenagakerjaan ke depan sekaligus mari kita kaji
> ulang dan perbaharui niat kita bagi pemantapan
> hubungan Industrial Pancasila terhadap pelaku-pelaku
> proses produksi barang dan jasa di Sumbar ini," harap
> Fachri.
> 
> Sementara itu, Irjen Depnakertrans RI Drs H. Amrinal
> mengungkapkan ada tiga persoalan krusial
> ketenagakerjaan di Indenesia.
> 
> 
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Yahoo! Health - Feel better, live better
> http://health.yahoo.com
> 
> RantauNet http://www.rantaunet.com
> Isikan data keanggotaan anda di 
http://www.rantaunet.com/register.php3
> ===============================================
> Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
> anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.
> 
> Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
> ===============================================


RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.

Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================

Kirim email ke