Manusia (human race) sebagai spesies maha karya dari Sang Pencipta, karenanya ada tanggung jawab moral bersama sebagai manusia untuk menjamin kelangsungan hidup spesies tersebut.
Dalam hal ini adalah zakat. Bila itu tersumbat dan membiarkan spesies itu mati kelaparan, apalagi bayi mati kurang gizi segala (kasus di Sumbar), patut kita pertanyakan "exercise" keislaman kita di Nagari tersebut. Dengan ijtihad itu, saya berani mengatakan, lebih baik mereka Kristen --setidaknya untuk sementara waktu atau di lapis permukaan --tapi ada kelangsungan hidup buat mereka, ketimbang menyandang predikat Muslim tapi dibiarkan merangas ..mati sia-sia. Untuk menjawab tantangan itu, alangkah baiknya bila kita bergandengan tangan untuk economic empowerment ketimbang mempersoalkan kenapa si anu murtad --padahal kita tahu motifnya ekonomi-- dan menyalahkan lembaga lain yang malah lebih peduli terhadap human race. Elfanzo Remis >From: "E^!^E" <[EMAIL PROTECTED]> >Reply-To: [EMAIL PROTECTED] >To: <[EMAIL PROTECTED]> >Subject: Re: [RantauNet] Di RS Yos Sudarso: 2 Karyawan Dimurtadkan, 15 >Diintimidasi Date: Fri, 2 Aug 2002 16:41:21 +0700 > > > ----- Original Message ----- > From: Welly Hidayat > > Assalamu'alaikum Wr Wb > > Ambo kayaknya lebih setuju dengan pendapat Uni Ipi > (Evi). Pasalnya, Islam sebagai identity di Minang > kayaknya hanya semarak saat surau masih tegak. ==== > > Before Eve, hehehe...Ipi, sounds good too in Minang style. Thanks for my >new Minang identity. > > Evi > > > > _________________________________________________________________ Send and receive Hotmail on your mobile device: http://mobile.msn.com RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

