Note: forwarded message attached.


__________________________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! News - Today's headlines
http://news.yahoo.com
--- Begin Message ---

Assalamualaikum.Wr.Wb.

Sebelumnya saya ingin tahu dulu.sdr/uda Ridwan ini,siapa dan apa,jgn,..jgn,..kayak hantu blau lagi.Spt adikku rarachm,yg ngak pernah muncul lagi,disaat org2 pd serius.Ia msh tetap "kabut tebal",dlm pandangan mata saya yg bulat dan besar ini(maaf mengenai mata ini,hanyalah majazi belaka,tiada yg tahu,mata saya sipit,atau belalak,kecuali,bagi mrk2 yg pernah melihat saya secara langsung).

Apakah  uda Ridwan yg di Jeddah,yg pernah kirim mail kesaya,atau Ridwan yg pernah bertanya suatu masalah kesaya,dan saya ngak bisa jawab,atau Ridwan yg mana lagi.


--- Ridwan M Risan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Dear Rahima,
> Terimakasih cerita lirikan perempuan bermata
> sipitnya.
>
> Subject: [RantauNet.Com] Lirikan si mata sipit...
> >
> [rmr] Pendapat saya, bagi yang sudah mempunyai
> produk atau mempunyai potensi untuk membuatnya
> dengan upaya yang tidak terlalu besar, alangkah
> baiknya kita juga bisa meproduksi produk yang serupa
> atau malah lebih baik. Bagi yang tidak barangkali
> kita berusaha agar bagaimana caranya kita
> bekerjasama mencarikan jalan agar produk mereka yang
> sudah ada bisa kita bantu memasarkannya.
> Kita bisa memberikan nilai tambah dengan membuatkan
> brosur, men-photo produk tersebut dalam image
> digital kemudian kita attached dalam mail ini untuk
> kita kirimkan ke Rahima, barangkali Rahima bisa
> meneruskan ke pedagang disana. Tentunya si "mata
> sipit" kita disana bisa membantu , ya kan?

Wow,..ini namanya,..saya memancing umpan,saya sendiri yg kepancing.Repotnya begini.Bukan saya ngak mau,..tapi saya khawatir,saya akan disibukkan dgn bisnis nantiknya,sementara kuliyah saya,ntar ngak selesai2 donk..?.Tapi InsyaAllah,akan saya beri jalan yg baik,bukan saya,tapi saya beri kesempatan itu pd yg lain.Okay


> [rmr] Selain kita meneruskan produk, barangkali yang
> bisa kita lakukan adalah mencoba melakukan
> inventarisasi tenaga dan jasa apa yang bisa kita
> salurkan kesana. Kita melakukan pelatihan singkat
> untuk membuat mereka siap bertanding di medan laga
> (ber wirausaha - makanya namanya "wira" karena
> mereka patut dan siap bertarung di arena persaingan
> yang tidak mengenal belas kasihan). Apakah akan
> menjadi pedagang retail, pemandu tourist, pelukis
> instant untuk para pelancong, membuka restoran
> Padang, dan lain-lain. Sambil menunggu hasil
> training, si mata sipit kita sudah mencarikan jalan
> agar mereka sudah mendapatkan tempat dan beberapa
> kemudahan agar pertarungan ini dapat dimenangkan
> oleh wira suaha kita. Rasanya ini lebih manusiawi
> untuk membantu orang-orang kita yang banyak
> terlantar dan terusir dari negara jiran.

Soal pelatihan2 management kewirausahaan,sdh sering dilakukan di kairo itu,dibawah pimpinan Bpk.Drs. Djanalis Djanaid( Dosen di Univ.Brawijaya Malang,org Minang juga).

Dan sdh pernah dilakukan usaha kearah sana,spt yg baru2 ini terjadi (sekitar sebulan yg lalu),Ada Pameran barang2 Produk Indonesia di Alexandria,Mesir.
Pedagang yg datang berasal dr kalangan menengah kebawah.Ada yg membawa tas kulit(tapi tas kulit tsb,kalah saing dgn tas kulit yg ada di kairo,klu dr Kairo,yg namanya tas kulit,ikat pinggang,sepatu,pokoknya yg dr kulitlah,masih sgt bagus buatan Mesir,dan kuat sekali,hanya saja Mesir dr segi tata seninya yg kurang).batu2 permata(juga kalah dgn produk kairo.

Saya pernah ke toko emas di Indonesia,dan mrk lihat batu cincin dan rantai yg saya pakai,batu virus yg berwarna biru,juga,ada satu lagi batu yg punya sinar enam segi,warna ungu,saya lupa nama batu ini,tapi pernah saya pakai,juga byk yg tertarik),toko Mas tsb,sgt tertarik,dan ingin membelinya,namun jelas,saya ngak mau jual,itu milik saya pribadi.Harganya lumayan mahal,krn memang ia asli,bukan buatan,spt di Indonesia,sering segala sesuatu itu dipalsukan.

Kemaren saja,ada wartawan TV,yg ikut rombongan President,membeli batu itu,tetapi ia belinya di hotel,..wow,..harga tiga kali lipat dr yg saya beli di pusat batu tsb.Dan ia lihat cincin yg saya pakai,ditanyanya berapa saya beli,dan warnanya,jauh lebih bagus dr yg ia beli,padahal saya tlh memakainya,tanpa dilepas2 selama 10 thn,tapi msh awet spi skrg.Begitupun jam tangan yg saya miliki,byk yg menduga itu adalah emas,dan ia bukan emas,krn msh sgt bagus sekali warnanya,padahal sdh bertahun2 saya pakai, begitulah,barang2 klu yg bagus itu,meski ia mahal,tapi awet dan tahan lama.

Jujur saja,saya sulit sekali mempercayai barang2 keluaran Indonesia(ini maaf sekali,bukan apa2,..bukan saya tak mau beli,..tapi cepat sekali rusaknya,..sering kebeli yg ngak asli,org kita suka bohong,..sehingga kepercayaan itu hilang dimata pembeli,dan ini bukan saya saja yg alami,kebanyakan dr kita2 yg berada di LN)

Lihat sajalah tas yg dibawa Pedagang Indonesia ke Mesir itu,..sulit terjual,bahkan,klu saya tdk salah,..ngak kejual sama sekali.Org Mesir itu ngak bodoh,apalagi org kita.Kulitnya sering ngak asli,dan campuran lagi,tetapi dibohongi dgn mengatakan ini "asli kulit".Saya pernah coba,tas dan sepatu kulit dr Indonesia,..kapok,..memakainya.Blm apa2 warnanya sdh pudar,..lembek,dlsbgnya.Semenjak itu,jujur saja,saya katakan,saya ngak pernah mau beli lagi.Dan ini terjadi dikalangan kita2 juga.Meskipun kulitnya yg asli,tapi msh tetap kalah saing dgn kulit dr kairo.

Mengenai pemandu Tourist,saya kira,mahasiswa di kairo tlhpun melaksanakannya.Klu "Restaurant Padang" boleh juga,belum ada di Kairo itu,tapi saya katakan dgn pahit2.Utk mendapatkan visa ke Mesir sgt sulit sekali.Mesir tdk membolehkan negara lain berdagang,ataupun bekerja di negaranya.nasionalis mrk sgtlah tingginya.Jadi membuka itu,hrs ada visa,dan izin tinggal dulu,serta dgn cara menyewa flat,atau lainnya.Yg jelas,utk mendapatkan visa,dan izin tinggal yg lama di Mesir,hrslah Mahasiswa,atau bekerja di Kedutaan,atau sbg pembantu dr bapak2 yg ada di kedutaan.

Klu utk TKW,ngak diperbolehkan.Klu pun ada TKW/i di Mesir,mrk itu adalah TKW/i dr Saudi,yg lari ke Mesir,atau imigran gelap.Jadi utk ini sgt kecil kemungkinannya.

Klu mau kenyataan,dan kejujuran yg saya spikan.Biasanya justru para pejabat2 kita yg sdh byk duitnya tsb,yg berdagang di Mesir itu,juga para penyanyi dan penari Indonesia yg dtg ke Mesir.Krn apa,..?Krn jelas timbangan bagasi pesawat bagi Diplomat tdk ditentukan(klu saya tdk salah),ada berlebihpun,tapi msh bisa di kongkang lingkong dgn pihak yg berwenang.
Para pejabat tsb,bawa barang dr Indonesia (spt kain2,baju2 batik bordiran,dlsbgnya,yg dibutuhkan oleh kita org Indonesia sendiri yg ada di Mesir).

Nah skrg,langkah yg baik itu apa sebenarnya,..?
Pertama:Setiap kita hrs jeli memandang,siapa saja yg akan berangkat ke Mesir (mahasiswa/i),dr Depag yg diberangkatkan dr Jakarta,tiap thnya.Kemudian,klu bisa melalui mrk dpt dititipkan barang2 yg dibutuhkan oleh kita bangsa Indonesia yg ada di mesir.Spt.Indomie,Mie goreng,mentega,bumbu2 segar,maupun daun2an utk memasak,kecap,saos sambel,ikan2 asin,kemiri,dan bumbu2 masak lainnya,kacang hijau,gula merah,tepung tapioka,kerupuk2.Pokoknya banyak banget deh.Dan ini biasanya cepat larisnya.Dan yg membelinya adalah org ASIA,terutama Indonesia.

Setelah itu pakaian jadi.Pd Umumnya baju Busana Muslimah,baik utk lelaki ataupun PR,anak2,setengah baya,tua muda.,atau bordiran dr BKT,Mukenah,dlsbgnya.Tapi utk memasarkannya agak sulit.Klu saya jelas,saya ngak bisa.Repot sekali.Bisa dititipkan ke majlis ta'lim,atau ke KBRI.Dan ini sgt sulit,kecuali klu ada Mahasiswa yg sabar utk menjualkannya.Dan biasanya memang ibu2 byk juga yg beli.Klu Mau silahkan saja,hubungin kekeluargaan Minang yg ada di Mesir itu.Tapi apakah mrk mau apa ngak,saya ngak dpt pastikan.

Yg kedua,jln yg terbaik,utk menitipkan barang2 yg akan didagangkan di Mesir adalah,dgn melalui,org2 yg berangkat haji.Tapi hrs jelas siapa yg berangkat tsb.Kemudian,nantik jemaah haji tsb,dpt menitipkannya ke Mahasiswa yg akan dituju pula.Utk masalah ini silahkan berhubungan langsung saja dgn kekeluargaan Minang kabau yg ada di Mesir.Klu saya tak salah,ada Mahasiswa Al Azhar lainnya yg ikut di  yg ikut di Rantau net ini.Alamat mailnya:[EMAIL PROTECTED]

Saya kira Mahasiswa2 yg lebih pantas menangani masalah 2 spt ini.Tapi memang hrs yg jujur betul.kedua belah pihak hrs jujur.Klu saya,.. bisnis saya lain,..ada seseorang yg sgt saya percayai,dlm hal ini yg akan saya nantikan.Tapi yg jelas,saat ini,saya pusatkan perhatian ke kuliyah saya.Apa yg dpt saya bantu,klu saya bisa,saya bantu.Klu enggak,terpaksa saya tolak.

Bidang yg saya tangani dan saya sukai,hanyalah dakwah dan pendidikan saja.Klu bisnis,saya punya pandangan,dan dpt menilai mana yg baik dan buruk saja.Bukan saya ngak mau,dan ngak bisa utk hal ini.Tapi saya khawatir,tujuan saya akan melenceng.Maaf,yg berkaitan dgn duit,sebenarnya saya kurang menyukainya.Tapi saya suka duit(siapa sih yg tak suka duit,..?),buat kebutuhan saya yg penting2 saja.

Mengenai kelanjutan rencana ini,saya kira bisa dilanjutkan ke Mahasiswa,dan klu perlu bantuan saya utk menyampaikan,dan mencari siapa orgnya.In SyaAllah,akan saya carikan.tetapi jelas,bukan saya.


> [rmr] Jadikan ini impian kita semua, sekali lagi
> kita berdoa dan kita mintakan belas kasihan Allah
> maha pengasih dan maha penyayang. Semoga kita
> berhasil.

Amin yrbl.

Wassalam.Rahima.
> >
> > Wassalam.Egypt.160902,Rahima.
>
> Wa billahi taufiq wal hidayah, Wassalamualaikum Wr.
> Wb.
>
> Ridwan



Do you Yahoo!?
Yahoo! News - Today's headlines--- End Message ---

Kirim email ke