|
Assalamu’alaikum Wr..Wb
Bismillahirahhmanirrahim, “Dalam suatu keadaan rosul membuat kotak
persegi empat diatas pasir dan kemudian dari kotak tersebut ditarik garis tengah,
Lalu pada garis tengah tersebut dibuat garis potong dari kecil sampai trus
bertambah tinggi dan kemudian sahabat bertanya ya rasul apa arti garis-garis
ditengah itu ? rosul menjawab garis tengah lurus ini adalah perjalan hidup
sedang garis-garis yang memotong adalah “ujian,cobaan,rintangan dan
lainnya” Semakin jauh kita melangkah maka semakin besar juga tantangan
yang akan dihadapi dalam perjalan hidup ini”. Teriring salam dan doa
semoga dunsanak semua penuh dalam limpahan rahmat dari allah dan senantiasa
diberikan kemudahan dalam menghadapi kehidupan ini amiin.
Antah hampir atau sudah, Tapi tampaknya 10th rantaunet ini berjalan trus
dengan segala problematika yang dihadapi dan insya allah kalou dulu semua
masalah dapat diselesaikan harusnya semua masalah yang terjadi belakangan ini
pun harus juga bisa diselesaikan dengan “arif,bijaksana dan dengan kepala
yang dingin” Dalam hidup ini tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan,
Semua pasti ada solusinya sedang apa yang terjadi pada rantaunet kini adalah
wacana buat kita para pencinta rantaunet untuk lebih saling kenal,memahami dan
lebih dari itu menyatukan visi kita untuk sama-sama memberikan yang terbaik
untuk kampung halaman.
Saya terenyuh membaca email uni evi, Secara pribadi saya belum kenal uni
yang satu ini tapi saya mencoba memahami uni yang satu ini dari semua
postingnya dan saya bisa merasakan untaian perasaan yang dituangkan dalam email
tersebut. Dunsanak semuannya baik itu mereka yang senior,pendiri rantaunet,
urang di ktt, dan semua orang yang terlibat didalamnya, 10th rantaunet tumbuh
dan berkembang dan 10th juga tali silahturahmi dibangun diantara perantau
minang. Saat ini atau masa yang lalu kita bisa begitu akrab duduk
berdiskusi,berpantun,saling menyapa dan saling menasehati dan semua penuh senda
gurau walau sesekali masalah datang tapi selalu bisa diselesaikan dengan
baik,arif dan bijaksana. Tapi
tentunya semakin jauh langkah rantaunet ini maka akan semakin besar juga
masalah yang dihadapi, Masalah akan terasa kecil dan mudah untuk diselesaikan
kalou kita mau bertenang-tenang,bersabar dan berusaha berpikir dengan jernih. Biarlah
kita surut dan mundur beberapa langkah kebelakangan kalou dengan begitu masalah
menjadi tenang dan biarlah kita bersabar untuk sementara dan mau saling
memaafkan dari semua yang sudah terucap kalou dengan bersabar dan kesedian kita
meminta maaf bisa menyelesaikan masalah. Apakah kita akan merasa malu kalou
justru dengan malu kita bisa lebih mulia ? atau apakah kita akan merasa rendah
diri dalam meminta maaf seandainya dengan meminta maaf allah memberikan
keberkahan didalamnya ? Saat ini
biarlah saya yang memulai, Dengan segala kerendahan hati sebagai salah satu
orang ktt “komisi tata tertib rantaunet” dan seorang administrator
serta moderator saya berharap dibukakan pintu maaf pada dunsanak semua yang
merasa terganggu komunikasinya belakangan ini dipalanta karana adanya sedikit
masalah, Dan juga pada mereka semua yang terlibat dalam menyelesaikan masalah
yang sepertinya sulit diselesaikan ini, saya berharap dibukakan pintu maaf yang
sebesar-besarnya. Uda
Miko,Bundo,Bu Ben,Uni Evi,Uni Rahima,Ajo Buyung,Pak Darul,Uda Gindo,Mamak
Bandaro, dan semau orang yang saya sulit untuk menyebutkan satu persatu tapi
insya allah saya tidak pernah mengurangi rasa hormat sedikit pun pada orang
yang tidak tersebut. Sudah saatnya kita kembali rajut ukhuwah dan lebih me
eratkan tali silahturahmi, Apa yang sudah terjadi dibelakang mari kita lupakan
sejenak tapi sekarang kita selesaikan masalah yang ada dan kita tatap masa
depan rantaunet bersama-sama. Kita buat generasi minang nanti bangga akan
rantaunet, saya terharu membaca wawancara “Mak Angah” (syamjir
syarif) pada mimbar minang beberapa waktu lalu, Yang tergambar adalah rasa
cinta dan memiliki pada rantaunet, Insya allah 20th kedepan saat saya berumur
44th, saya akan katakan hal yang sama pada semua orang bahwa rantaunet adalah
tempat berkumpulnya generasi perantau terbaik minang yang meraka bisa menjalin
ukhuwah dan silahturahmi walaupun gunung,lautan serta benua menjadi penghalang.
Tapi mereka bisa saling bercengkrama dan bersilahturahmi disini di RANTAUNET.
Saya mengusulkan kita bawa kembali masalah ini ke biliek [EMAIL PROTECTED] dan kita biarkan para
member kembali bersilahturahmi dipalanta, Karana berdosa juga kita mengahalangi
orang bercengkrama dipalanta karena masalah yang berlarut tidak terselesaikan. Tapi
biar bisa mengakomodir semua pihak baiknya untuk sementara ada beberapa orang
yang mewakili palanta yang dimasukan ke biliek [EMAIL PROTECTED], Masalah berapa orang
jumlah yang mou ditambah yang mewakili palanta itu terserah aja, Yang utama
kita pindahkan dulu masalah ke tempat khusus baru kalou sudah ditemukan jalan
keluarnya kita kembalikan keorang banyak untuk menentukan dan sosialisasikan. Untuk
ini insya allah saya siap memoderatori dan memberikan yang terbaik untuk
terselesaikannya masalah ini.
Iyolah itu dulu email ambo kini dan Uda Miko,Bundo,Bu Ben,Uni Evi,Uni
Rahima,Ajo Buyung,Pak Darul,Uda Gindo,Mamak Bandaro ambo sangek tunggu
jawabanyo. Iyo alah tumah basitungkinnyo dek alah tibo wakatu sado masalah
diselesaikan J koq lai mungkin awak duduk samo-samo dimuara karang sambil mancubo ikan
bakar ajo kutar baa ;-). Wassalam RNDHA |
- Re: [RantauNet.Com] [Rantau-net] Rantaunet Dala... Ronal Chandra
- Re: [RantauNet.Com] [Rantau-net] Rantaunet... Dessy \(btw Program BUMY\)

