Saudara2 saya Rahimakumullah:
Diatas telah sama2 kita ketahui apa itu haji,ganjaran
bagi yg berhaji,dan tanda2 haji yg mabrur itu yg
bagaimana,dlsbgnya.
Sekarang mari sama2 kita mencoba mengupas Makna2 dr
ibadah haji yg kita akan lakukan itu.

1)LABBAIKA.
Artinya:Kami Perkenankan Panggilanmu wahai Allah
pencipta semesta alam.(disaat kita mengucapkan
itu,maka ucapkanlah dgn hati yg tulus,dan penuh
kerinduan pada Allah SWT).Yakinlah setiap kata yg
terucap,maka tetesan air mata akan mengalir dipipi
kita,krn rasa haru yg teramat dalam.
Wajar saja bila mereka yg berhaji sebenar2 haji yg dr
dlm hati sanubarinya,ganjarannya adalah Syurga.Kenapa
demikian,.?tak lain dan tak bukan,krn memang sdh Sabda
Rasulullah SAW,"Dua mata yg takkan pernah sedikitpun
tersentuh api neraka,yaitu air mata yg mengalir karena
takut(rindu),pd Allah SWT�"

Semua kita mendapatkan panggilan haji ini dr Allah
SWT,namun byk diantara manusia yg bermacam ragam cara
memenuhi panggilan ini.Ada yg ingin memenuhinya,mampu
serta kemudian melaksanakannya.Ada yg ingin dan
mampu,tetapi ada aral melintang,sehingga maksudnya tak
tercapai.Ada juga yg mampu,kesempatan baginya
terbentang luas,tapi hatinya tdk tergerak,langkahnya
justru menjauh.
Tak sedikit pula yg berkeinginan,tapi apa daya,tangan
tak sampai.

Sekarang kita bertanya lagi,apa dan bagaimana bagi
mereka yg tak punya kemampuan utk berhaji tsb,apakah
ia dikatakan tak memenuhi panggilan
Allah?Jawabannya,ada pd penggalan ayat
berikutnya,yakini,"Manistatha'a ilaihi sabiila(Bagi
siapa yg sanggup,melakukan perjalanan itu).Jadi bagi
yg tdk mampu tdk usah berkecil hati.Karena Allah maha
memahami hambaNya.
Dan bagaimana pula nasib mereka yg mampu,tak ada aral
yg melintang,mampu dr segi dana,tubuh,dllnya,namun
tahu mrk itu betul yg tdk ada kesana,dgn
beralasan,.."Akh..belum ada panggilan".atau ia
mengatakan"nantiklah klu sudah tua,(Memangnya haji itu
utk org yg sdh tua2 saja,justru selagi mudalah kita di
harapkan dpt beibadah haji tsb,),bukankah dlm Hadist
dikatakan,"�Pergunakan lima sblm dtg yg lima,salah
satunya adalah pergunakan masa mudamu sblm dtg masa
tuamu�".

Ada lagi yg berfikir,"ngak enak mau haji,blm siap
kearah sana,sdh haji,tapi masih berhura2,atau msh buka
jilbab,dlsbgnya,nantiklah,klu sdh terasa mantap Iman
dan Aqidah,dlsbgnya,..".
Kita heran,spi kapan kita menantikan kemantapan iman
kita itu,sedangkan dalam Hadist sdh di jelaskan,"Al
Imaan,yaziid wayangkus=Iman itu bisa bertambah dan
berkurang,..".Sepanjang kita mengharapkan Iman kita
itu tetap,maka spi kapanpun kita takkan pernah
merasakan nikmatnya memperkenankan Panggilan Allah
yang satu ini,yaitu berkunjung kerumahNya".Seharusnya
dlm do'a kita selalu mengharapkan keimanan kita kepada
Allah,semakin hari semakin bertambah.Bukannya
berkurang,atau begitu2 saja.Itu namanya kita mundur
dijalan,atau jalan ditempat saja.

Ada dua hal yg sgt di khawatirkan bagi mrk yg tak
memenuhi panggilan haji ini,:Ia akan memperoleh murka
yg berganda.Pertama:Karena keengganannya
memperkenankan panggilan,Kedua,karena dalihnya
mengingkari spinya panggilan itu kepadanya.
Tapi ada satu hal yg perlu kita ingat,bila seseorang
berfikir,tdk ingin melakukan haji,sementara dana utk
itu ada,namun krn fikirannya jauh lagi,misalkan,ingin
membiayai  anak2nya,orang tuanya,adek2nya,atau yatim
piatu dan yg tdk punya kemampuan sekolah,dlsbgnya.Ia
berfikir,ketimbang duit ini saya pergunakan haji,lebih
baik saya menyekolahkan org2 yg tak mampu.Mungkin
alasan ini msh dpt kita terima.

2) Berbekal kerumah Allah.
Kita semua tahu,bahwa jemaah haji adalah tamu2
Allah.Dan biasanya tamu yg datang sering membawa
bekal,kerumah yg mengundang,spt
buahan,syrup,kue2.Begitupun dgn bekal ke rumah Allah.

Dalam Al Qur'an disebutkan,bahwa bekal yg paling baik
adalah "Takwa"(Watazawwaduu,fainna
khairazzaadittaqwa=berbekallah kamu,Maka sesungguhnya
sebaik2 bekal adalah Taqwa kpd Allah SWT)(Q.S Al
Baqarah 197).
Melaksanakan Ibadah haji,merupakan pelaksanaan yg sgt
membutuhkan kesiapan mental serta fhisik,bukan hanya
sekedar masalah Financial saja.Mental dan persiapan
kita sdh siap.Dan Niat kita hrs sdh benar2 Ikhlas
Lillahi Ta'ala semata,bukan utk mencari nama,ataupun
kepopuleran,dlsbgnya itu.Tapi benar2 datang kehadirat
Illahi yg maha agung.
Kita datang kerumah Allah yg tak berwarna warni itu.Ia
hanya sebuah bangunan persegi empat yg dialaskan kain
yg bertuliskan kalimah2 Illahi (lihat bangunan
ka'bah).

Memang nantik disana kita akan mengalami keletihan
fhisik,tak jarang kita sering sakit,krn sikon kita
akan sgt berbeda dgn di Negara Mekkah itu.Hal ini akan
membawa perubahan kesehatan tubuh kita juga.Namun
semua itu tdk ada artinya sama sekali,kalau
dibandingkan nikmatnya hati dan ruhani kita yg akan
kita rasakan dan kecap kemanisan ibadah dan seakan2
kita benar 2 bertemu dan dekat dgn Allah yg selama ini
sama2 kita rindukan.Hayati ini,kita ke mekkah itu,Cuma
utk menemui sang Pencipta kita,seakan2 IA adalah
kekasih yg sdh lama kita nanti2kan pertemuan
dgnnya,bahkan tentu harus lebih dari itu lagi perasaan
kita terhadap Allah,tapi bayangannya sbgmn sepasang
kekasih yg saling merindukan.

Langkah pertama dlm berhaji adalah dgn meluruskan niat
kita,dr keduniawiyaan."Sesungguhnya segala amalan itu
di mulai dgn niat"(H.R Bukhari,Muslim dr Umar ra)
Allah berfirman:"Dan sempurnakanlah haji dan Umrah
hanya karena Allah semata2"(Q.S Al Baqarah 196)

Saudara2 saya Rahimakumullah:
Diatas telah sama2 kita ketahui apa itu haji,ganjaran
bagi yg berhaji,dan tanda2 haji yg mabrur itu yg
bagaimana,dlsbgnya.
Sekarang mari sama2 kita mencoba mengupas Makna2 dr
ibadah haji yg kita akan lakukan itu.

1)LABBAIKA.
Artinya:Kami Perkenankan Panggilanmu wahai Allah
pencipta semesta alam.(disaat kita mengucapkan
itu,maka ucapkanlah dgn hati yg tulus,dan penuh
kerinduan pada Allah SWT).Yakinlah setiap kata yg
terucap,maka tetesan air mata akan mengalir dipipi
kita,krn rasa haru yg teramat dalam.
Wajar saja bila mereka yg berhaji sebenar2 haji yg dr
dlm hati sanubarinya,ganjarannya adalah Syurga.Kenapa
demikian,.?tak lain dan tak bukan,krn memang sdh Sabda
Rasulullah SAW,"Dua mata yg takkan pernah sedikitpun
tersentuh api neraka,yaitu air mata yg mengalir karena
takut(rindu),pd Allah SWT�"

Semua kita mendapatkan panggilan haji ini dr Allah
SWT,namun byk diantara manusia yg bermacam ragam cara
memenuhi panggilan ini.Ada yg ingin memenuhinya,mampu
serta kemudian melaksanakannya.Ada yg ingin dan
mampu,tetapi ada aral melintang,sehingga maksudnya tak
tercapai.Ada juga yg mampu,kesempatan baginya
terbentang luas,tapi hatinya tdk tergerak,langkahnya
justru menjauh.
Tak sedikit pula yg berkeinginan,tapi apa daya,tangan
tak sampai.

Sekarang kita bertanya lagi,apa dan bagaimana bagi
mereka yg tak punya kemampuan utk berhaji tsb,apakah
ia dikatakan tak memenuhi panggilan
Allah?Jawabannya,ada pd penggalan ayat
berikutnya,yakini,"Manistatha'a ilaihi sabiila(Bagi
siapa yg sanggup,melakukan perjalanan itu).Jadi bagi
yg tdk mampu tdk usah berkecil hati.Karena Allah maha
memahami hambaNya.
Dan bagaimana pula nasib mereka yg mampu,tak ada aral
yg melintang,mampu dr segi dana,tubuh,dllnya,namun
tahu mrk itu betul yg tdk ada kesana,dgn
beralasan,.."Akh..belum ada panggilan".atau ia
mengatakan"nantiklah klu sudah tua,(Memangnya haji itu
utk org yg sdh tua2 saja,justru selagi mudalah kita di
harapkan dpt beibadah haji tsb,),bukankah dlm Hadist
dikatakan,"�Pergunakan lima sblm dtg yg lima,salah
satunya adalah pergunakan masa mudamu sblm dtg masa
tuamu�".

Ada lagi yg berfikir,"ngak enak mau haji,blm siap
kearah sana,sdh haji,tapi masih berhura2,atau msh buka
jilbab,dlsbgnya,nantiklah,klu sdh terasa mantap Iman
dan Aqidah,dlsbgnya,..".
Kita heran,spi kapan kita menantikan kemantapan iman
kita itu,sedangkan dalam Hadist sdh di jelaskan,"Al
Imaan,yaziid wayangkus=Iman itu bisa bertambah dan
berkurang,..".Sepanjang kita mengharapkan Iman kita
itu tetap,maka spi kapanpun kita takkan pernah
merasakan nikmatnya memperkenankan Panggilan Allah
yang satu ini,yaitu berkunjung kerumahNya".Seharusnya
dlm do'a kita selalu mengharapkan keimanan kita kepada
Allah,semakin hari semakin bertambah.Bukannya
berkurang,atau begitu2 saja.Itu namanya kita mundur
dijalan,atau jalan ditempat saja.

Ada dua hal yg sgt di khawatirkan bagi mrk yg tak
memenuhi panggilan haji ini,:Ia akan memperoleh murka
yg berganda.Pertama:Karena keengganannya
memperkenankan panggilan,Kedua,karena dalihnya
mengingkari spinya panggilan itu kepadanya.
Tapi ada satu hal yg perlu kita ingat,bila seseorang
berfikir,tdk ingin melakukan haji,sementara dana utk
itu ada,namun krn fikirannya jauh lagi,misalkan,ingin
membiayai  anak2nya,orang tuanya,adek2nya,atau yatim
piatu dan yg tdk punya kemampuan sekolah,dlsbgnya.Ia
berfikir,ketimbang duit ini saya pergunakan haji,lebih
baik saya menyekolahkan org2 yg tak mampu.Mungkin
alasan ini msh dpt kita terima.

2) Berbekal kerumah Allah.
Kita semua tahu,bahwa jemaah haji adalah tamu2
Allah.Dan biasanya tamu yg datang sering membawa
bekal,kerumah yg mengundang,spt
buahan,syrup,kue2.Begitupun dgn bekal ke rumah Allah.

Dalam Al Qur'an disebutkan,bahwa bekal yg paling baik
adalah "Takwa"(Watazawwaduu,fainna
khairazzaadittaqwa=berbekallah kamu,Maka sesungguhnya
sebaik2 bekal adalah Taqwa kpd Allah SWT)(Q.S Al
Baqarah 197).
Melaksanakan Ibadah haji,merupakan pelaksanaan yg sgt
membutuhkan kesiapan mental serta fhisik,bukan hanya
sekedar masalah Financial saja.Mental dan persiapan
kita sdh siap.Dan Niat kita hrs sdh benar2 Ikhlas
Lillahi Ta'ala semata,bukan utk mencari nama,ataupun
kepopuleran,dlsbgnya itu.Tapi benar2 datang kehadirat
Illahi yg maha agung.
Kita datang kerumah Allah yg tak berwarna warni itu.Ia
hanya sebuah bangunan persegi empat yg dialaskan kain
yg bertuliskan kalimah2 Illahi (lihat bangunan
ka'bah).

Memang nantik disana kita akan mengalami keletihan
fhisik,tak jarang kita sering sakit,krn sikon kita
akan sgt berbeda dgn di Negara Mekkah itu.Hal ini akan
membawa perubahan kesehatan tubuh kita juga.Namun
semua itu tdk ada artinya sama sekali,kalau
dibandingkan nikmatnya hati dan ruhani kita yg akan
kita rasakan dan kecap kemanisan ibadah dan seakan2
kita benar 2 bertemu dan dekat dgn Allah yg selama ini
sama2 kita rindukan.Hayati ini,kita ke mekkah itu,Cuma
utk menemui sang Pencipta kita,seakan2 IA adalah
kekasih yg sdh lama kita nanti2kan pertemuan
dgnnya,bahkan tentu harus lebih dari itu lagi perasaan
kita terhadap Allah,tapi bayangannya sbgmn sepasang
kekasih yg saling merindukan.

Langkah pertama dlm berhaji adalah dgn meluruskan niat
kita,dr keduniawiyaan."Sesungguhnya segala amalan itu
di mulai dgn niat"(H.R Bukhari,Muslim dr Umar ra)
Allah berfirman:"Dan sempurnakanlah haji dan Umrah
hanya karena Allah semata2"(Q.S Al Baqarah 196)



__________________________________________________
Do you Yahoo!?
New DSL Internet Access from SBC & Yahoo!
http://sbc.yahoo.com

RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.

Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================

Kirim email ke