Rabu, 16 Oktober 2002  19:44:00
                   
    Anggota DPRD Sumbar Mempermalukan Indonesia di Malaysia Kuala   
    Lumpur-RoL—

Kunjungan sejumlah anggota DPRD Sumbar ke Malaysia beberapa waktu 
lalu tidak saja dikecam di daerah sendiri, tapi juga dinilai sejumlah 
pejabat KBRI Kuala Lumpur sebagai tindakan yang memalukan bangsa dan 
negara di mata kalangan ekonom dan masyarakat Malaysia."Rombongan 
DPRD Sumbar itu tidak tahu aturan, tingkah laku mereka memuakan dan 
memalukan bangsa," ujar Kepala Devisi Perdagangan KBRI Kuala Lumpur, 
Drs Indra Yefitmon, di Kuala Lumpur, Rabu.Rombongan DPRD Sumbar yang 
dipimpin ketuanya, H Arwan Kasri, mengunjungi Malaka, Seremban dan 
Kuala Lumpur dari 8 hingga 14 September 2002 dalam rangka kunjungan 
kerja sekaligus dan berupaya mencari peluang-peluang ekonomi bagi 
Sumbar. Keberangkatan mereka diprotes mahasiswa Sumbar melalui aksi 
demo saat keberangkatan di Bandara Tabing, Padang.Menurut Indra, 
sejak pertama datang anggota DPRD sudah bikin masalah. "Awalnya 
mereka menyebutkan menginap di salah satu hotel di Seremban, tapi 
ketika pejabat KBRI mencek ke hotel itu ternyata mereka tidak ada, 
dihubungi ke telepon genggam mereka juga tak bisa," 
katanya.Selanjutnya rombongan DPRD meminta pada KBRI untuk mengatur 
pertemuan dengan Dewan Perniagaan Melayu (DPM) Negeri Sembilan dan 
DPM Malaysia (sejenis KADIN). "KBRI lalu mengontak pihak DPM untuk 
pertemuan itu dan mereka setuju. Pertemuan dengan DPM Negeri Sembilan 
direncanakan (9/9) dan dengan DPM Malaysia (10/9).Setelah rencana 
diatur, KBRI tidak bisa mengontak anggota dewan, karena ternyata 
akhirnya mereka diketahui menginap di Malaka, bukan di 
Seremban."Memang sebelumnya saya sempat kontak dengan Ketua DPRD 
Arwan Kasri, namun dia amat arogan dan sepertinya mereka tidak butuh 
bantuan KBRI, malah sebaliknya seolah-olah KBRI yang butuh DPRD," 
kata Indra Yefitmon.Karena komunikasi yang "timpang" akhirnya rencana 
pertemuan dengan DPM Negeri Sembilan akhirnya batal, padahal pejabat 
dan kalangan pengusaha anggota DPM sudah siap bertemu, ujarnya.Kasus 
serupa juga terjadi dalam rencana pertemuan dengan DPM Malaysia di 
Kuala Lumpur, yang kemudian menjadi terundur dan tanpa didampingi 
pejabat dari KBRI."Sebelum pertemuan, KBRI telah berkali-kali 
menghubungi mereka tapi tidak dijawab dan ternyata mereka langsung 
saja bertemu dengan DPM Malaysia tanpa didampingi KBRI," tambah 
Indra.Menurut dia, apa yang dibicarakan pun KBRI tidak diberitahu, 
mereka sepertinya tidak tahu aturan di luar negeri, padahal sebelum 
berangkat mereka mengirim surat ke KBRI untuk dibantu, tapi 
kenyataannya jalan sendiri-sendiri.Rombongan tersebut juga sempat 
datang ke KBRI dengan tujuan yang tidak jelas. "Mereka hanya numpang 
sholat dan rapat mendadak yang tidak tahu untuk apa. Tindakan mereka 
sangat arogan dan apa hasil kunjungan mereka ke Malaysia juga tidak 
jelas," ujarnya.Kunjungan kerja anggota dewan tersebut, menurut 
Indra, membuat para pengusaha dan pejabat DPM menjadi tidak simpati 
pada Sumbar dan Indonesia pada umumnya, tambahnya."Kedubes RI dan 
pejabat KBRI jadi malu kepada lembaga-lembaga ekonomi maupun pejabat 
ekonomi Malaysia akibat tindakan para anggota DPRD Sumbar itu," kata 
Indra.Ia menyimpulkan, kunjungan tersebut agaknya hanya kegiatan 
jalan-jalan para anggota wakil rakyat dan menghamburkan uang rakyat 
serta mereka meninggalkan "track record" yang buruk di negara orang 
sekaligus memalukan bangsa dan negara.   Antara/aih  




-----------------Quoting previous message:-----------------

>
>
>
>         Asalamualaikum wr.wb!
>
>        Oooiii,sagalo sanak rang palanta,silakan buka 
>email:"www.republika.co.id,"hari ini.Iyo santiang tingkah  laku
>       anggota DPRD Sumbar di negara jiran Malaysia.Kalau barangkek 
sajao 
>alah didemo di Sumbar,eeh batingkah
>      pulo di negeri urang.Inikah contoh pemimpin Minang atawa 
wakil2 Rakyat 
>Sumbar nan jempolan?.A.Buyuang.
>
>
>
>_________________________________________________________________
>Surf the Web without missing calls!�Get MSN Broadband.  
>http://resourcecenter.msn.com/access/plans/freeactivation.asp
>
>
>RantauNet http://www.rantaunet.com
>Isikan data keanggotaan anda di 
http://www.rantaunet.com/register.php3
>===============================================
>Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
>anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.
>
>Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
>===============================================
>
>

RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.

Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================

Kirim email ke