FYI
====
 
From:  Feri Latief <[EMAIL PROTECTED]>
                Date:  Tue Oct 22, 2002  4:37 am
                Subject:  Penjelasan Salamullah Tentang Pemboman Bali

                Penjelasan Salamullah Tentang peristiwa pemboman di
                Kuta Bali

                Salam Salamullah, Assalamu alaikum wa rahmatullahi wa
                barokatuh
                Tak ada seorang pun yang tahu perihal siapa pelaku
                pemboman di Legian, Bali itu sebenarnya, kecuali
                Tuhan. Malaikat Jibril dapat ditanya hal yang
                sesungguhnya dan dia pun dapat membawa kita kepada
                pertolongan-Nya. Siapakah yang mampu menghalangi
                pandangan malaikat dan apakah kita mau kehilangan
                waktu mencari pelaku sementara orang yang tak bersalah
                yang dituduh atau bangsa kita semakin kocar-kacir oleh
                pertentangan karena saling menuduh dan mencurigai.
                Banyak biaya yang mubazir, penjahat sesungguhnya
                semakin kabur. Ada jalan pintas yang dapat dilalui
                yaitu pertolongan Tuhan melalui malaikat Jibril.
                Peristiwa pemboman di Bali telah lama diupayakan
                pengantisipasiannya oleh malaikat Jibril. Telah lama
                hal itu dibayangkan kepada kami, maka peringatan yang
                dinyatakan kepada kami itu pun juga telah kami sebar.
                Telah enam tahun kaum Salamullah menyampaikan
                peringatan Allah kepada umat terkhusus kepada bangsa
                Indonesia yang disampaikan lewat Rasul-Nya, Malaikat
                Jibril. Tiadalah peringatan Allah itu melainkan uluran
                tangan Allah untuk menolong bangsa Indonesia dan umat
                manusia dari kehancuran dan peperangan yang akan
                melanda dunia yang tak lama setelah peringatan Allah
                itu disampaikan.
                Demikianlah sejak awal bulan Maret tahun 2002 hingga
                kini, kaum Salamullah berkeliling menyampaikan
                peringatan Allah kepada seluruh kedutaan besar yang
                ada di Indonesia, seluruh lembaga tinggi negara,
                DPR-MPR, presiden dan para menteri serta seluruh
                lembaga keagamaan, media massa serta masyarakat sambil
                berpawai menyerukan Salam Perdamaiaan dari Tuhan.
                Namun tiada lapang bangsa Indonesia dan umat menerima
                pertolongan Allah ini. Tak ada satu pun pejabat tinggi
                negara yang menerima dan meresponnya. Sampai
                detik-detik terakhir pun, kami masih berupaya agar
                dapat bertemu dan menyampaikan peringatan Allah ini
                kepada Badan Intelejen negara (BIN).
                Setelah segala upaya yang bersifat lahiriah menemui
                jalan buntu, Allah memerintahkan kepada seluruh kaum
                Salamullah untuk berdoa demi keselamatan dan keutuhan
                negeri ini dengan cara mengelilingi Istana Negara
                selama tujuh hari berturut-turut dan dilakukan pada
                saat tengah malam hingga menjelang fajar. Mengapa
                Istana negara? Karena Istana Negara adalah simbol
                kedaulatan negeri ini. Sayangnya kami tak dapat
                menuntaskan amanat Allah itu karena hanya satu kali
                saja kami dapat menyelenggarakannya dikarenakan kami
                tak mendapat izin dari pihak keamanan Polres Jakarta
                Pusat.
                Sesungguhnya di antara peringatan yang disampaikan
                kaum Salamullah itu ada pertolongan Allah untuk bangsa
                Indonesia. Demikianlah kasih sayang Allah yang
                senantiasa menurunkan pertolongan-Nya kepada
                hamba-hamba-Nya. Namun pertolongan Allah itu kembali
                kepada manusia yang menerimanya.
                Ketika saya ditanya oleh anda (Wartawan Harian
                Terbit), bagaimanakah kabar dari langit tentang
                tragedi bom di Bali, sesungguhnya kejadian secara
                global telah kami sampaikan kepada masyarakat dan
                pemerintah di dalam Maklumat Ruhul Kudus (Perihal
                Bencana Jatuhnya Pesawat-pesawat Dan Perpecahan
                Partai-partai). Maka dalam kesempatan ini, saya ingin
                mengutip salah satu paragraf dari Maklumat Malaikat
                Jibril yang kami sebarkan kepada masyarakat sebanyak
                7.000 eksemplar sembilan bulan yang lalu. Demikian
                maklumat Jibril:
                �Tragedi Poso, Maluku, Papua, Aceh, pengadilan teroris
                di Filipina, menyebabkan Amerika turun tangan kepada
                Indonesia. Dendam Amerika terhadap teroris membawanya
                sampai ke Indonesia. Negosiasi apapun tak akan membuat
                tawar dendamnya. Muslim Indonesia pun marah.
                Pertentangan ini akan sampai kepada penaklukan.� (Hal
                3)
                �Aku telah berbicara di sini. Aku pun telah bersaksi
                atas segala kejadian di sini. Umpama aku ini belum kau
                kenali, tak akan aku berbicara sekeras ini. Dimana aku
                telah menyatakan diri, di sana jualah pemberantasan
                dosa yang paling getir, bom-bom yang kau ledakkan
                dimungkinkan mendatangkan bom-bom atau rudal pula
                kemari. Allah senantiasa membalaskan semacamnya.� (Hal
                6)
                Demikianlah malaikat Jibril telah mengingatkan kepada
                kita demi pengantisipasian sebuah keadaan yang akan
                terjadi sehingga kita dapat menghindarinya dan
                mengatasinya sebelum peristiwa itu terjadi. Demikian
                pula peringatan Allah itu telah disampaikan jauh-jauh
                hari sebelumnya yakni sejak tahun 1998 tentang keadaan
                bangsa Indonesia dalam kaitannya dengan Amerika di
                dalam Buku Perkenankan Aku Menjelaskan Sebuah Takdir
                pada halaman 97.
                
 
...bersambung di 2/2
____________________________________________________
  IncrediMail - Email has finally evolved - Click Here

Kirim email ke