-----Original Message-----
From: Munir [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Thursday, October 24, 2002 11:18 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [huttaqi] FW: Kiat Sukses Menjadi Suami Sholeh

DO YOU HUTTAQ !!

Ass.

Indahnya Oh Indahnya ........ !


eramuslim - Jika ada seorang istri yang sholehah yang selalu
memperhatikan,
melayani suami dengan segala kebaikan. Ia juga selalu
menuruti segala
perintah dan memenuhi keinginan sang suami dengan kepatuhan
yang sempurna.
Menjaga
ibadahnya dan selalu mengingatkan suami untuk berlomba
mendekatkan diri
kepada Allah SWT.

Ia menjadi istri yang manis dan selalu hangat disamping
suaminya, serta
menjadi teman perjalanan yang menyenangkan. Tidak banyak
menuntut dan
menerima
dengan rasa syukur apapun dan seberapapun rezeki yang
didapat suami.

Bukankah tidak ada alasan lagi bagi sang suami untuk tidak
membalasnya
dengan menjadi suami yang sholeh, penuh perhatian dan kasih
sayang. Demikian
beberapa kiat untuk menjadi suami yang sukses:

1. Berdandanlah untuk istri anda, selalu bersih dan wangi.
Sesering apakah kita tampil didepan istri dengan pakaian ala
kadarnya? Sama
halnya dengan suami yang menginginkan istrinya kelihatan
manis untuknya,
setiap istri juga menginginkan suaminya berdandan untuknya.
Sebagai contoh, ingat, bahwa Rasulullah saw selalu menggosok
giginya
terlebih dulu sebelum menemui istrinya setelah bepergian.
Beliau juga selalu
menyukai
senyum yang paling manis.

2. Panggillah istri anda dengan nama yang cantik.
Rasulullah saw mempunyai nama panggilan untuk istri-istrinya
yang sangat
mereka sukai. Panggillah istri anda dengan nama yang paling
indah baginya
dan
hindari menggunakan nama-nama yang menyakitkan perasaan
mereka.

3. Jangan memperlakukan seorang istri seperti lalat.
Kita tidak pernah menghiraukan seekor lalat di dalam
kehidupan kita sehari-
hari, tahu-tahu dia menjadi penyakit buat kita. Sama halnya
seorang istri
yang
berbuat baik sepanjang hari, jika tidak pernah mendapat
perhatian dari
suaminya, maka dia juga akan memperlakukan suaminya bagai
sebuah penyakit.
Jangan sekali-kali perlakukan dia seperti ini; kenali semua
kebaikan yang
dia lakukan dan pusatkan perhatian padanya.

4. Jika anda melihat kesalahan dari istri anda, cobalah
untuk diam dan tidak
berkomentar apa pun!
Ini adalah cara Rasulullah saw yang biasa dilakukan saat
beliau melihat
sesuatu yang tidak pantas dilakukan istri-istrinya
(radhiyallahu 'anhuma).
Ini
adalah teknik bagi seorang Muslim sebagai kepala rumah
tangga.

5. Tersenyum untuk istri anda kapan saja anda melihatnya dan
memeluknya
sesering mungkin.
Senyuman adalah shadaqah dan istri anda termasuk ummat
muslim juga.
Bayangkan hidup dengannya dengan senyum yang selalu
tersungging. Ingatlah,
sunnah juga
menerangkan bahwa Rasulullah saw selalu mencium istrinya
sebelum pergi
sholat ke masjid, bahkan saat beliau sedang berpuasa.

6. Berterima-kasihlah untuk semua yang dia lakukan untuk
anda.
Sekecil apapun yang istri anda lakukan buat anda, jangan
sekali-kali
menganggapnya sebagai hal sepele. Berterima kasihlah, karena
ucapan terima
kasih anda sungguh berarti bagi istri anda dan akan terukir
indah dihatinya.
Ambil contoh, ucapkan terima kasih untuk ketika usai makan
malam yang dia
sediakan. Juga untuk kebersihan rumah dan selusin pekerjaan
yang lainnya.

7. Mintalah padanya untuk menulis sepuluh perbuatan terakhir
yang telah anda
lakukan untuknya yang membuat dia senang. Kemudian pergi dan
lakukan itu
kembali.
Mungkin agak sulit untuk mengenali apa yang membuat istri
anda senang. Anda
tidak perlu untuk bermain tebak-tebakkan, tanyakan padanya
dan kerjakan
secara berulang-ulang selama hidup anda.

8. Jangan mengecilkan keinginannya. Hiburlan dia.
Kadang-kadang seorang suami perlu mengabulkan permintaan
istrinya.
Rasulullah saw memberikan contoh buat kita dalam sebuah
kejadian ketika
Safiyyah
radhiyallahu 'anha menangis karena dia (Safiyyah) berkata
bahwa beliau
(Rasulullah) memberikan sebuah unta yang lamban. Rasulullah
pun menyapu air
matanya, menghiburnya, dan membawakannya sebuah unta yang
lain.

9. Penuh humor dan bermain-mainlah dengan istri anda.
Lihatlah betapa Rasulullah saw pernah bertanding lari dengan
istrinya Aisyah
radhiyallahu 'anha di sebuah padang, dan membiarkan Aisyah
memenangkannya.
Kapan saat terakhir kita melakukan hal seperti itu?

10. Ingatlah selalu sabda Rasulullah SAW: "Yang terbaik di
antara kalian
adalah yang memperlakukan keluarganya dengan baik. Dan aku
adalah yang
terbaik
memperlakukan keluargaku."

Cobalah jadi yang terbaik. Sebagai kata akhir: Jangan pernah
berhenti
berdo'a kepada
Allah Azza wa Jalla, agar membuat pernikahan anda bahagia.









------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
---------------------~-->

"huttaqi" dari kata 'hu' yang artinya 'Dia', 'taqi' yang berarti
'taqwa'. Artinya, 'huttaqi' yaitu 'Dia yang lagi menuju taqwalloh'...

"huttaqi" dari kata 'hu' yang artinya 'Dia', 'taqi' yang berarti 'taqwa'. Artinya, 'huttaqi' yaitu 'Dia yang lagi menuju taqwalloh'...

==^================================================================
This email was sent to: [EMAIL PROTECTED]

EASY UNSUBSCRIBE click here: http://topica.com/u/?a84EPd.bbpd2s.cHVhcm1h
Or send an email to: [EMAIL PROTECTED]

T O P I C A -- Register now to manage your mail!
http://www.topica.com/partner/tag02/register
==^================================================================


.
____________________________________________________
  IncrediMail - Email has finally evolved - Click Here

Kirim email ke