Yan
On Fri, 1 Nov 2002 09:52:50 +0700
"Muhammad Rijal" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Anda berhak berpendapat dan membenarkan sebenar-benarnya. Demikian pula orang lain. Jadi mengapa harus bersusah-payah meyakinkan orang lain akan kebenaran pendapat anda? Jauh lebih baik memulainya dengan jagaan agar anda tidak disalah mengerti. Namun demikian, toh orang lebih suka mendengarkan apa yang ingin ia dengarkan. Jadi mengapa merepotkan diri dalam jebakan perbedaan pendapat?
Anda berhak membenarkan dan menyalahkan pendapat orang lain. Demikian pula orang lain. Jadi mengapa bersikeras mempertahankan pendapat sendiri? Jauh lebih baik anda menjaga agar pendengaran anda cukup terbuka akan suara kebenaran yang sayup-sayup datang. Namun demikian, toh orang lebih suka mengatakan apa yang ingin ia katakan. Jadi, sekali lagi, mengapa menjerumuskan diri dalam pusaran debat yang tak berujung pangkal? Bukankah telah lama tiba waktunya bagi kita untuk bekerja - berpendapat dengan seluruh tubuh secara nyata
Yan Caniago<[EMAIL PROTECTED]> ============================================================================= Ikutan Kuis Berhadiah ? Klik www.kuissiapaberani.com ============================================================================= Ikuti polling TELKOM Memo 166 di www.plasa.com dan menangkan hadiah masing-masing Rp 250.000 tunai =============================================================================
RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

