Assalamu'alaikum w.w. Tagarik ambo ingin sato saketek tantang Islam Moderat yang dimunculkan Ibu Rahima, yang diambiak dari Ummat Wasathan yang diartikan sebagai ummat pertengahan.
Ada tafsir lain yang sering ditampilkan oleh Bang Imad (Imaduddin Abdulrahim), bahwa arti kata yang tepat sebagai arti Wasathan adalah seperti yang diadopsi oleh bangsa Indonesia dengan sedikit perubahan bunyi jadi Wasit, seperti halnya Wasit di pertandingan sepakbola. Apa fungsi wasit? bisa kita analisis dari sepakbola, misalnya: 1. Sebagai penentu yang mana yang salah dan mana yang benar. 2. Sebagai penengah jika terjadi perbedaan pendapat. 3. Sebagai pemimpin permainan. 4. dll (kembangkan sendiri, yang positif tentunya) Semoga bermanfaat Wassalamu'alaikum w.w. Satria -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:rantau-net-owner@;rantaunet.com]On Behalf Of Rahima Sent: Friday, November 15, 2002 4:44 AM To: [EMAIL PROTECTED] Cc: [EMAIL PROTECTED] Subject: [RantauNet.Com] ISLAM AGAMA MODERAT.. ISLAM AGAMA MODERAT Assalamualaikum.Wr.Wb Allah SWT berfirman di dalam Q.S.Albaqarah 143,yg artinya : "Dan demikianlah kami menjadikan kamu ummat pertengahan,agar dgn itu kamu menjadi saksi terhadap manusia�Kdst). Defenisi Moderat : Dalam kamus besar B.Indonesia,arti kata dr " Moderat " ada tiga hal : 1) Selalu menghindari prilaku atau pengungkapan yg ekstrim. 2) Berkecendungan kearah dimensi,atau jalan tengah. 3) ,Pandangannya cukup,atau mempertimbangkan pendapat pihak lain. Sementara dlm kamus " munjid " (B.Arab ke Arab ),juga beberapa buku tafsir lainnya,.dapat berarti : 1) Kaum yg adil (tidak condong ke Barat,maupun ke Timur) 2) Kaum yg pertengahan . Dikatakan "jari tengah" dgn sebutan "Al Wustha",maksudnya yg berada di tengah2 antara jari yg jumlahnya 5 buah itu. 3) Kaum yg paling baik ,mulia,dan terpuji .(yg dimaksud disini adalah agama Islam,agama yg paling mulia dan tinggi krn ajarannya yg tepat) At Tabbary,Ad Zuhaily,Sayyid Qutb dllnya,menafsirkan kata Ummatan " Al Wasath " itu dgn " Ummat yg adil " Adil itu berarti juga menempati sesuatu pd porsi ,atau tempatnya masing2. PANDANGAN ISLAM TERHADAP KEHIDUPAN : Untuk mejawab semua ini ada baiknya kita lihat dulu kisah2 di bawah ini Ada banyak kejadian yg terjadi di zaman Rasulullah SAW, tapi kita ceritakan beberapa kisah saja : Pertama : Di zaman Rasulullah SAW ada seorang lelaki yg dalam keadaan junub ( blm mandi habis bersenggama ).Di saat itu cuaca dingin sekali dan ia dalam keadaan sakit.Maka ia datang kesuatu tempat dan bertanya pd ulama di sana " Apakah boleh saya bertayammum..?". Saat itu semua ulama yg ada disana sepakat mengatakan " tidak boleh,ia hrs mandi wajib ".maka sang lelakipun mandi di kedinginan hari itu,selesai beberapa saat ia mandi,meninggallah lelaki tsb. Kejadian ini di ceritakan pd Rasulullah SAW.maka dgn serta merta Rasulullah dgn nada kemarahan yg benar2 marah mengatakan : " Qotaluuhu,..qotaluuhu..qotaluuhu (mrk membunuh lelaki tsb..mrk bunuh lelaki itu...mengapa tdk bertanya dulu.Sesungguhnya obat tdk tahu itu yah bertanya ". Kisah kedua Di kisahkan bhw pd zaman Rsulullah SAW ,ada seorang sahabat wanita yg menggantungkan tali di dinding2 mesjid,dan di satukan dgn bajunya.Ia melakukan hal tsb dgn tujuan,agar klu ia ngantuk did lm mesjid,dan org mulai shalat jamaah,maka ia dpt bangun.Juga apabila ia tdk kuat lagi berdiri utk shalat maka tali tsb akan dpt membantunya agar dpt berdiri tegak sbgmn biasa.Rasulullahpun sgt marah mengetahui akan hal ini. Rasulullah mengatakan,.."bertaqwalah semampu kamu". Kisah ketiga : ��( dr sunan abi Daud dan at Tirmidzi): Pada suatu ketika,masuklah seorang sahabat yg bernama Abdullah bin maktum (sahabat yg matanya buta,dan rasulullah pernah mendapat teguan dr Allah SWT krn sahabat ini dlm surat Abasa watawalla ).Beliau masuk kerumah Rasulullah SAW,dan disaat itu ada maimunah dan seorang lagi istri Rasulullah yg lainnya.Kemudian keduanya ada di ruang tamu itu.Lantas rasulullh menyuruh kedua istri beliau dgn ber Ihtajabaa (berhijab= berjilbab ) Lantas apa jawab keduanya,.." Wahai Rasulullah bukan kah ia buta,dan tdk melihat kami..?".Apa jawab Rasulullah "Memang ia buta,..dan tidak dpt melihat kamu berdua,tapi apakah antuma amiyani=kamu berdua juga buta..,sehingga tdk bisa melihat lelaki yg bukan muhrim kamu,..?". Kisah ke empat : Di ceritakan dlm sebuah riwayat (bisa di baca di buku2 sunan ,cukup byk,bab al hudud,juga Al adli ), Ketika ada seorang lelaki yg cukup terpandang di zaman Rasulullah SAW yg mencuri,tapi krn jabatannya tsb,org2 pd tdk mau menghukumnya.Lantas apa jawab Rasulullah,.."Kalau saja Fatimah binti Muhammad mencuri,maka saya sendiri yg akan memotong tangannya ". Nah dr empat cerita diatas (sebenarnya msh sgt byk lagi).Dpt kita ambil kesimpulan : Bahwa cerita dua yg pertama di atas,..Islam sgt melarang ummatnya yg terlalu berlebih2 an dlm melaksanakan ajaran islam itu sendiri.Rasulullah bersabda (ada di Shahih ibnu huzaimah,Fathul baari ..dan sunan2 yg lainnya): yg artinya kira2 begini : "Jauhilah oleh kamu dr sikap berlebih2an,krn sesungguhnya kehancuran ummat2 sblm kamu adalah krn sikap mrk yg berlebih2an terhadap agama mrk" .Yahudi,krn berlebih2 an membenci nabi2,maka betapa banyaknya para nabi yg di bunuh oleh mrk,sehingga dlm Al Qur'an gelaran mrk "pembunuh para nabi2,menjadi dibadikan".Sementara nasrani berlebih2an mengagung2 kan nabi Isa,sehingga mrk mengatakan anak Tuhan,yg patut utk di sembah (barangkali,..tapi kt mrk,mrk bukan menyembah nabi Isa,tapi sbg perantaraan saja.Wallahu a'lam,yg jelas,sikap mrk itu terlalu berlebihan sekali) Yg kedua dpt di lihat dr cerita ketiga dan keempat : Yang terjadi adalah sebaliknya,terlalu mempermudah hukum2 agama Islam itu.Hijab .berjilbab itu sdh jelas hukumnya wajib dlm Islam,meski terhadap org buta sekalipun,dan ada disamping suami sekalipun,tetap juga wajib berjilbab,tanpa ada pengecualiannya. Juga terhadap Abang Ipar juga wajib berhijab,krn abang ipar bukanlah muhrim kita,tapii ia adalah Muhrim yg tdk selamanya (muhrim ghairu muabbad).Di dalam shahih Bukhari di sebutkan,pernah seorang lelaki bertanya ttg kewajiban menutup aurat ini,dan bertanya,bgmn dgn abang ipar.Apa jawab Rasulullah SAW, : "Al hamu almaut= abang ipar itu kematian ".Lha,..knp begitu..? Abang ipar itu bukannya muhrim kita,bisa saja ia kita kawini,klu kebetulan kakak,atau adik kita tsb tlh meninggal dunia.Lantas knp ngak boleh berduaan di tempat sunyi dgnnya. Coba kita lihat realita di dalam kehidupan sehari2,bukankah tdk sering ,suami/istri ada main dgn adik/kakak kandung kita sendiri..?Itulah sebabnya maka Rasulullah mengatakan "Abang ipar itu kematian ",maksudnya bahayanya lbh parah lagi. BUKTI-BUKTI AJARAN ISLAM MODERAT : ( maaf,..akan saya sambung lagi,..mata saya sdh ngak kuat ) __________________________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! Web Hosting - Let the expert host your site http://webhosting.yahoo.com RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 =============================================== RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

