|
|
| Topics / Metropolis / Padang |
|
| Keluar Malam, Murid SD �Digilir� Dua Pemuda |
| By padangekspres |
| Kamis, 21-Nopember-2002, 03:49:39 WIB |
9 klik |
![Send this story to a friend]() |
![Printable Version]() | |
|
| PADANG, PADEKNasehat orang tua harus dituruti, karena menentangnya berarti celaka. Bagaimanapun yang dilarang oleh orang tua merupakan yang terbaik untuk anaknya, bukan untuk menyengsarakan dan merugikan anak. Namun itulah yang dialami Putri (14), bukan nama sebenarnya, pelajar kelas VI SD yang �ternoda� ketika ingin bermain di malam hari. | |
|
PADANG, PADEKNasehat orang tua harus dituruti, karena menentangnya berarti celaka. Bagaimanapun yang dilarang oleh orang tua merupakan yang terbaik untuk anaknya, bukan untuk menyengsarakan dan merugikan anak. Namun itulah yang dialami Putri (14), bukan nama sebenarnya, pelajar kelas VI SD yang �ternoda� ketika ingin bermain di malam hari.
Kini nasi telah menjadi bubur, namun peristiwa memilukan yang dialami Putri, warga Jalan Manggis Perumnas Belimbing Kecamatan Kuranji Padang harus menjadi catatan penting bagi setiap anak. Bagaimana kejadiannya? Rabu malam (19/11) Putri bersama rekan sebayanya bemaksud keluar malam untuk mencari udara segar sekaligus cari makanan, karena suasana di malam Ramadhan banyak orang yang berjualan makanan.
Ketika akan meninggalkan rumah, ia sempat ditegur oleh orang tuanya Rakiah juga nama samaran. �Putri, jangan lagi keluar rumah hari sudah malam, tak baik anak perempuan keluyuran malam,� ingat Rukiah seraya ditamba
hkan Bapaknya Ridwan agar Putri kembali masuk rumah.
Namun Putri berkilah hanya untuk main sebentar, apalagi ia keluar bersama rekan sebayanya. Karena kasihan juga pada anaknya, dengan berat hati kedua orang tua itu melepas anaknya untuk keluar malam sebentar.
Namun entah nasib apa yang menimpa gadis itu, dalam perjalannya keluar rumah, dua pemuda bejat yang melihat Putri pulang dari rumahnya mulai berpikir ngeres. Anak itu ditariknya menuju sebuah rumah kosong di Jalan Salak masih di Perumnas Belimbing, apa yang terjadi? Gadis yang tak punya daya tersebut digeranyangi, mahkota yang selama ini dibanggakan seorang wanita. Ia digilir bagaikan mainan empuk yang menyenangkan.
Meski berusaha meronta dan memberikan perlawanan, kawanan lelaki bejat tersebut sekan tak mempedulikan dan terus melampiaskan nafsu setannya. Setelah puas, Putri ditinggal seorang diri di rumah kosong itu, sementara udara semakin menusuk tulang karena beberapa jam lagi waktu sahur akan masuk.
Putri yang kebingungan seorang diri akhi
rnya ditemukan oleh petugas ronda di kawasan perumahan Be
limbing itu. Setelah ditanyakan dimana alamatnya, akhirnya Putri diserahkan pada orang tuanya. Keesokan harinya kasus tersebut segera dilaporkan ke petugas di Polsek Kuranji. Kapolsek Kuranji Ipda Ferry Effendy ketika dikonfirmasi Padang Ekspres, membenarkan kejadian tersebut. �Identitas para pelaku sudah kita ketahui,� jawab Kapolsek.(sukri umar)
| | |