Assalamu'alaikum Wr..Wb

sebagai tambahan sajo , ttg syarak ( syariat )

kebetulan tadi malam , ambo ikuik babuko puaso basamo yo kawan kawan , dan
mandangakan ceramah dari bang Imad ( Imadudin Abdurahiim ) , 
===================================
dikuduang
==================================
[RN] Da persepsi bang imad dalam menelaah tafsir "iqro" dengan menyatakan tidak ada 
yang dibaca itu syah2 aja pendapat mengatakan hal seperti itu,sama seperti dalam suatu 
seminar saya mengatakan bahwa surat al-alaq yang diawali dengan iqro itu bukan ayat yg 
pertama kali diturunkan (maksudnya, sama gegernya orang mendengarnya), banyak koq 
orang melakukan penafsiran dan itu syah saja selama dalam koridor agama, tapi ingat 
"barang siapa menafsirkan ayat2 allah mengikuti akal dan keinginannya maka jahanam 
tempatnya", Belum lagi mengenai ayat2 allah yang selebar alam itu betul juga, tapi kan 
ayat2 allah itu ada yang bersifat kauniyah dan kauliyah (tertulis dan tidak). 
maksudnya melakukan penilaian dalam khasanah pendapat itu syah2 saja, tapi melakukan 
pembenaran pendapat dengan merujuk pada seorang figur atau kata si ini dan si anu, itu 
yang bisa buat rancu umat. Apa mesti jadi orang saint dulu baru bisa menelaah ayat2 
allah, "kasihan dong rarach" :-).
====================================================

Dari Evi From: " -- (*V*) --" <[EMAIL PROTECTED]>

Oh iya ada yang ketinggalan. Rasanya jumlah yang mendambakan agar syariat
islam di tegakan di Indonesia tidak sedikit. Tapi
dari sekian banyak itu saya tidak pernah membaca mereka merumuskan apa yang
di maksud dengan negara syariat islam untuk
negara yang berdiri kokoh di tahun 2002. Kalaupun ada contoh, mereka hanya
mengacu pada negara kota yang didirikan Nabi kurang lebih seribu lima ratus
tahun yang lalu. 

[RN] Uni semua pasti merujuk kepada negara yang berdiri lebih 1500th yang lalu, tapi 
bukan berarti itu semua tidak dirumuskan tertulis, ronal pernah baca diperpustakaan 
negara "perumusan peruundangan atau pengkongsepan ayat2 alqur'an kedalam suatu model 
sistem pemerintahan islam" atau belakangan sudah banyak koq contoh yang beredar 
dipasaran :), uni sih bacanya buku "kupinang kau dengan hamdalah" hehe bacaan kita 
sama sekarang ni :)jadi gak ada lah uni tentang itu, tapi coba uni baca buku al 
chaidar deh insya allah nemu kutipan2nya. Walaupun tidak sempurna tapi ada koq uni 
yang merumuskan itu :-).
====================================================
    Deh sato pulo maota, kata pangdam NAD "Jangan lihat aceh dari jauh tapi lihat 
dilapangan" nah kalou kata ronal "jangan lihat islam dan dinamikanya dari teori,karena 
saint dan tidak keduanya sama musingin :-)cauuu 
wassalam 
Manyuruak baliak

RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.

Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================

Kirim email ke