Bapak dan ibu keadaan kita memang sudah kacau!!!
Ini mungkin disebabkan oleh karena kita sekarang terlalu memuja materi, kita sekarang lebih menghormati orang yang punya materi dibanding orang yang memiliki kelebihan lain seperti: Ulama, cerdik pandai, ilmuwan, atlet bahkan diantara mereka sendiri banyak yang sudah menjadikan materi sebagai tujuan utama mereka Untuk mendapatkan materi memang susah tapi jalannya terlalu banyak apalagi kalau kita tidak peduli caranya bagaimana. Dan sebagai Muslim sudah tidak peduli halal atau haram lagi. Berdagang adalah halal, malah itu pekerjaan para nabi, tapi bagaimana kalau bekerja di toko/tempat yang menjual minuman yang memabukkan (walau yang dijual ada barang yang lain)?, atau bagaimana bagi mereka yang bekerja di Pabrik minuman tersebut? Menjadi pekerja/buruh adalah halal, tapi bagaimana kalau kita sebagai pekerja melihat atasan atau manajemen kita melakukan kebohongan seperti : manipulasi laporan keuangan bukankah itu suatu kebohongan dan kita mendapat gaji/upah atau bonus dari hasil tersebut. Kasus 3 orang mahasiswi (kebetulan mrk dari sebuah universitas yang memakai nama Islam) tersebut adalah merupakan salah satu contoh atau jalan pintas untuk mendapatkan materi. Kalau dengan disiplin ilmu mereka mereka harus menunggu paling kurang 4,5 tahun untuk bisa bekerja dan memdapatkan uang, tapi dengan menjadi model dalam waktu singkat mereka akan mendapatkannya apalagi secara lahiriah mereka memang cantik, jadi dengan sebuah logika sederhana kenapa musti nunggu lama kalau sekarang juga bisa, dan jalan itu atau akan lebih cepat lagi kalau mereka berani berpose berani dihadapan orang2 yang menentukan apakah mereka dapat dipakai sebagai model atau tidak Saya yakin kasus ini membesar karena foto2 mereka hanya tersebar di masyarakat umum, kalau tidak tersebar ceritanya akan lain lagi (dan dengan keyakinan saya pula bahwa yang tidak tersebar itu sudah banyak) Perubahan pandangan terhadap seuatu itu masih pantas atau tidak telah terjadi walau secara perlahan: 'abih gali dek galitik, abih biso dek biaso' telah kita lihat sekarang ini. jika 20 tahun masih sangat sedikit orang memakai rok di atas lutut, sekarang anda lihat di kantor2 atau di mall adalah pemandangan yang biasa. Pakaian model pendek sehingga dengan sebuah gerakan membungkuk atau tangan keatas kulit mereka di area perut atau pinggang akan kelihatan adalah pemandangn yang umum di kampus2, baju tank-top (baju kaos seperti singlet)merupakan baju favorit sekarang ini walau ada diantara mereka yang menyamarkannya dengan jaket atau blazer di area umum tapi diantara para kolega mereka jaket mungkin akan dibuka. Jangan tanya lagi pakaian yang ditampilkan pada fashion show dengan alasan artistik semuanya menjadi sah. Shortcut,jalan-pintas,ba a nan ka capek, demi materi yang membuat kita akan dihormati orang, urang bisa awak ba dek indak itu tekad yang ada di dalam kepala kita, toh orang banyak tidak peduli. Selain materi ada lagi sekarang yang menjadi alasan orang untuk berbuat kriminal atau mengambil jalan pintas tersebut yaitu narkoba Pemakai narkoba sekarang ini ada sekitar 4 juta orang. Dari beberapa jenis yang saya tau ada 2 macam yang sangat berbahaya dan yaitu : 1. shabu-shabu merupakan sebuah amphetamin cara menggunakan dihisap dengan menggunakan alat yang sering disebut 'bong' 2, putau sisa dari penyulingan heroin grade 6, digunakan dengan cara disuntik, zat ini sangat merusak ke lever/hati Dua jenis narkoba ini menimbulkan efek ketagihan yang luar biasa, artinya apabila sudah ketagihan (dan itu tidak memerlukan waktu lama) orang harus memakainya terus menerus dan dalam jumlah yang makin lama makin meningkat jika tidak badan orang akan terasa tersiksa seperti tubuh ditusuk dengan jarum atau rasa dingin yang luar biasa (cobalah masuk ke dalam kulkas dalam keadaan telanjang rasanya 10 kali itu) Yang lebih parah pemakainya banyak golongan menengah ke bawah bahkan sampai tukang becak atau kuli bangunan. soalnya harganya tergolong murah sekitar Rp 20.000-an untuk sekali pakai. Jika orang sudah ketagihan dia tidak akan peduli lagi bagai mana cara untuk mendapatkannya, mulai dari menjual barang pribadi, barang orang tua dan kalau di rumah mereka tidak memperoleh uang lagi mereka akan mencari keluar, sebagai penjual artinya (mereka harus memcari pemakai terutama yang baru dgn promosi gratis untuk mau coba-coba) atau melakukan kriminal kecil-kecilan seperti meminta uang dengan paksa di jalanan/kendaraan umum (malak) itu buat yang laki2 dan buat yang wanita ??? (maaf saya tidak ingin menceritakannya disini}. Untuk mengobatinya butuh biaya yang tidak sedikit angkanya jutaan rupiah. Jadi bagi mereka yang tidak mampu mereka tinggal berjudi dengan nasib dengan taruhan nyawa, korbannya sudah ribuan mungkin puluhan ribu atau ratusan ribu? yang mati Untuk pemakai putau karena disuntik, dan banyak pengguna menggunakan alat suntik secara bergantian mengakibatkan penularan Hepatitis dan AIDS jadi tingkat kematian mereka makin tinggi karena dipercepat oleh dua penyakit ini, kalau pun bisa lolos dari ketagihan belum tentu bersih masih mungkin mereka terkena AIDS atau HIV pada kelompok tertentu Tingkat penularan AIDS sudah mencapai 40%. Bapak Ibu yang saya hormati saya menyampaian ini bukan karena saya seorang yang 'bersih' tapi semata membagi pengalaman apa yang sudah saya lihat dan alami. Materi bukanlah segalanya, hidup memang butuh materi bekerja keraslah untuk itu dengan cara yang halal, tapi kalau kita memang belum mendapatkannya bersabarlah, berpikir positiflah mungkin jika Allah SWT memberikannya kita tidak akan sanggup mengelolanya sehingga akan menimbulkan masalah aja. Bagi yang berlebih ingat semuanya hanya pemberian Allah dan ada hak orang lain disana. Dan katakan tidak untuk narkoba Sekarang keadaan memang kacau jadi berusahalah untuk tidak menambah kekacauan itu Dan dari opini saya diatas jika ada yang benar itu semata-mata datangnya dari ALLAH yang Maha Mengetahui segala sesuatu dan jika ada yang salah adalah karena kebodohon saya Wasallam --- In [EMAIL PROTECTED], Rahima <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- rmz <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > assalamualaykom warohmatulloh... > > > > > Waduh,..Pak Boes...khusus,mengenai berita Sumbar > > yg > > > saya baca,." lebih gila " lagi rasanya. > > > > bisa di sharing ngga bu... apa2 yg ibu baca > > lagian... saya juga mengkhwatirkan .. ada semacam > > pembentukan opini ke > > public oleh media tentang "sudah sedemikian > > celakanya" indonesia... > > manusianya dan segala tetekbengek menyangkut kata > > "manusia" ini. > > Sdr Rmz ( siapa sih namanya ),..sgt sulit bagi saya > utk mensharing berita2 begituan.Tapi,biasanya,saya > akan percaya akan suatu berita,klu memang sdh masuk > dlm catatan kepolisian,dan ada berita tanggapan > masyarakat atas kebenaran berita itu di > dlmnya,..berarti 99 % mendekati kebenaran.(klu istilah > ilmu Hadist,.itu namanya Hadist Mutawatir,yg tdk mgkn > sebanyak itu org memberitakan,atau menanggapinya,ada > kedustaan di dlmnya ). > > Tapi bila berita itu berasal dr sekelompok org yg > punya kepentingan,dan tanpa data2 yg real,dan > komplit,apalagi berasal dr satu media massa.Ok,.itu > saya kurang percaya.Dan dlm Ilmu Hadist itu namanya > Hadist "Gharib",ini perlu diteliti kebenarannya. > > Maaf,dlm hal2 semacam ini,saya sdh terbiasa,krn > kerjaan sehari2 saya memang meneliti Hadist2,dan > mengecek nya spi keakar2nya,dan itu sgt berpengaruh > dlm jiwa saya,sehingga,dlm kehidupan sehari2pun sikap > itu terbawa,setiap berita apa saja,pasti saya cek > lagi,di tempat lain,dan klu bisa malah tanya langsung > ke org,atau media yg bersangkutan. > > > > > > > Tahu ngak Pak > > > Boes,..saya jadi ngeri2,untuk pulang > > > nih,jantungan,..hbs byk > > demo,pencurian,perkosaan.Harus > > > pakai bodyguard kemana2. > > > > yang saya khawatirkan..adalah. malah.. > > nanti opini yg telah terbentuk. membentuk sikap > > pesimis dan apriori kepada > > bangsa sendiri. saya pribadi yakinya maseh lebih > > banyak orang indonesia > > dimanaapun berada yang "baik" dan tidak perlu > > dikhwatirkan. > > jadi.. silahkan pulang... bu.... indonesia (termasuk > > palembang kota > > saya)welcome utk ibu heheheh :) > > Hmmm..org Palembang yah,..boleh bagi2 donk empek2 > kapal selamnya,serta kerupuk ikannya,yg sgt gurih > itu.Biasanya org Palembang itu putih2 chines face.dan > lebih lembut,bawaannya. > > Jangan khawatir,..kami yg di LN ini,boleh > dikatakan,..sgt Cinta utk pulang ke Indonesia,dan > kembali lagi ke Indonesia,..tapi...setelah kehidupan > mapan,ekonomi lumayan dikit,hbs,..jujur saja,dr segi > keamanan,financial,di Kairo,itu jauh lbh enak > (maaf,terpaksa jujur mengatakannya).Dan saya yakin > sekali,msh byk bangsa Indonesia yg berhati mulia. > > Yg "jahat ",itu,dpt dimaklumi,kondisi ekonomi yg > terkadang membuat " manusia" jadi begitu.Atau memang > krn akhlaknya yg sdh ngak bisa di beri kalam illahi > lagi.Jadi memang semua tergantung pribadi masing2.Tapi > secara umum,kondisi di Indonesia,saya > perhatikan,semakin hari semakin memburuk saja.Kita hrs > jujur juga dgn realita yg ada saat ini. > > > > > ps. yg ngga welcome itu.. org2 utamanya wisman yg > > katanya nyumbang devisa.. > > tapi juga nyumbang penyakit moral dan fisik kepada > > bangsa :D > > > > > Klu bodyguard cuman menghandalkan ke imanan,dan > > rasa > > > yakin,kayaknya sdh ngak bisa di Indonesia itu.Tapi > > > bodyguard yg berbentuk manusia. > > > > inya'alloh bu.. saya yakin. itu berita paling > > setitis nila saja.. > > (dan saya tidak bermaksud menguapkan loh...) > > ngga perlu bodiguard2an... bohong saja.... > > ha..ha..rasanya,saya memang ngak perlu pakai bodyguard > lah,.tapi kehati2 an itu sgt perlu.Jujur saja,baru thn > ini pula saya empot2an jantung,yah itu tadi krn baca > berita di internet itu,klu mau pulang itu. > > Beda dgn thn2 sblmnya ( hpr tiap thn pulang ).Saya dgn > santainya pulang sendiri,naik Taxi dr Air Port > Cingkareng ke Pamulang,..dr Tabing ke Gunung > Panggilun,ke pdg Basi,dllnya.Naik Bis kemana2 klu di > Jkt itu,saya keliling,dr Jkt Pinggiran,spi ke Jkt > Pusat,..di tengah2 kota..ke Depok,,yg dekat dgn Bogor > itu,Jawa Barat, dgn santai dan cuek aja.Tapi bukan tdk > berarti byk memang lelaki "nakal",yg coba2 jahil. > > Klu diceritakan kenakalan preman2 di Bis,atau jalanan > di Jkt itu,termasuk di Padang,di terminal > Andalas..wow,..sulit utk di ceritakan,tapi itu semua > memang tergantung kita menghadapinya. > > Bahkan saya pernah naik Taxi sendirian,mau Latihan Pra > Jabatan (LPJ) ke Pdg Basi,sopir taxinya memang sdh > ngak karuan ketika itu gelagatnya,saya cepat tanggap > akan situasi.Saya tdk mau kalut ketika itu, > duduk,pasti di belakang,tdk pernah disamping > sopir,..saya katakan saja,." maaf Pak,..itu ada kedai > buah,..saya mau beli buah sebentar,..pas,ketika > turun,dekat kedai,.. kasih saja duit taxi,..langsung > saya bilang,..sdh Pak,..sampai sini aja,..(tentu sopir > ngak berani macam2,krn org dikedai itu ramai). > > Klu di Bis,.biasanya saya lbh suka duduk di depan.Naik > bis,tentu yg Patas,ber AC itu,ngak mau yg sempit2 > Kopaja itu,klu itu gawat,...sdh lah badan bersenggolan > dgn lelaki lain,dan resikonya akan lbh mudah > kecopetan.Dan saya selalu pakai celana panjang baju > Muslimah,sehingga disaat menaiki bis,betis tdk kan > kelihatan,ketika akan menaiki bis itu.Beda klu pakai > rok,atau jalabiah,bakalan deh,akan mengundang nafsu > birahi lelaki,..dan itu sdh jelas,kesalahan wanita itu > sendiri. > > > > > > > sedang ttg mhs unisba.. usakti.. dll dll itu mereka > > hanya 1 diatara 100 > > harapan saya tentunya masyarakat secara moral...dan > > kompakan > > 'MENGHINADINAKAN' pelakunya .. > > untuk pelajaran kepada pelaku bahwa ITU SANGAT > > SALAH. dan penjelasan > > kepada publik ... sebagian besar kita ngga menerima > > perbuatan itu. > > dan itu ngga usah di buat "HEBOH" jangan sampai ada > > catatan kaki.. seolah2 > > sebagian besar mahasiswa2 kita yg baik2 itu juga > > disimpulkan serupa > > Masalah ini saya sependapat.Tapi sekedar jadi bahan > i'tibar dan peringatan bagi kaum Muslim dan > Muslimah,berita2 semacam ini,perlu juga di > ketahui.Paling ngak setiap Universitas,atau sekolah2 > akan bersikap lbh hati2 lagi terhadap siswa2nya. > > > > > mengkritisi bangsa.. sangat baik .. lebih mulia lagi > > memperbaiki bangsa.. > > so.. welcome. bu rahima.. pak boes.. dst. kami > > menunggu :D > > > > > Entahlah,..apa yg akan terjadi dgn Indonesia > > dimasa > > > yad,...benar2,..tdk dpt saya bayangkan.Dan letak > > > kesalahannya sdh menjalar dr mana2,dan kemana2 > > > > inya'alloh .. saya yakin. > > orang2 seperti bu rahima.. anggota milis itu.. akan > > memberikan satu harapan. > > dan harapan itu akan kita rebut bersama :) > > In Sya Allah,..Aamiin,.Ya Rabb.. > > > > salam hangat > > Sama2 > > > rmz > > rahima. > > > > > > > > > > > > > __________________________________________________ > Do you Yahoo!? > Yahoo! Mail Plus - Powerful. Affordable. Sign up now. > http://mailplus.yahoo.com > > RantauNet http://www.rantaunet.com > Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 > =============================================== > Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, > anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. > > Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 > =============================================== RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

