KAUKUS BARU EKONOMI SUMATRA Digagas, Poros Padang-Bukittinggi-Pekanbaru-Batam
PADANG, Obsesi Padang untuk masuk dalam satu kaukus ekonomi antarkota di Sumtra agakbnya bakal terujud. Dalam pertemuan antarkota hari Sabtu di Padang, Wlaikota melemparkan gagasan pembentukan kaukus ekonomi berupa poros Padang-Bukittinggi-Pekanbaru dan Batam. Pemko Padang menggagas program kerjasama empat peme rintahan kota di Sumatra. Gagasan tersebut berdasarkan kepada kondisi empat daerah yang dinilai amat baik dan strategis untuk pengem bangan kota ke depan sesuai dengan potensi yang dimiliki masing-masing kota. Hal tersebut terungkap dari pertemuan antara para petinggi, unsur pimpinan di masing-masing Pemko pada Sabtu (18/1/2003) kemarin di Balaikota Padang. Keempat kota tersebut, Padang, Bukittinggi, Pekanbaru dan Batam menurut Walikota Padang Zuiyen Rais, sebagai wilayah yang strategis untuk pengembangan pembangunan bidang ekonomi, bisnis industri perdagangan dan jasa serta pariwisata. "Jadi gagasan ini sekaligus menindaklanjuti sistem pemerintahan otonomi daerah yang menuntut masing-masing daerah mandiri, salah satu upaya dengan menjalin kerjasama dengan pemerintah kota tetangga sehingga bisa saling bersinergi, menguntungkan sesuai dengan potensi masing-masing, semisal peningkatan PAD, membuka lowongan kerja melalui pembangunan pariwisa ta," ungkapnya panjang lebar. Disebutkan juga, ada tiga tahap dalam rangka kerjasama ini, pertama tentunya melakukan penjajakaan seperti yang dilakukan sekarang ini lalu merumuskan MoU, menyusun strategi ke depan serta pembentukan lembaga pengelola kerjasama tersebut. Jangka menengah inplemen tasi MoU, evaluasi, pelaporan dan pertemuan berkala forum kerjasama antar kota serta jangka panjangberupa pemantapan dan pengembangan materi kerjasam sesuai dinamikan perkem bangan kota. Sebagai gambaran, potensi masing-masing ko ta tersebut, untuk Padang pada bidang pariwi sata dan kota besar sebagai ibukota provinsi Sumbar yang jumlah penduduk cukup potensial. Kota Bukittinggi sebagai kawasan hinterland dikunjungi banyak pedagang dan juga unggul dalam pariwisata. Pekanbaru memiliki potensi sumber daya alam yang kaya serta Batam sebagai 'Singapura '-nya Indonesia, berlokasi strategis sebagai daerah transaksi bisnis yang minim dari pungutan-pungutan tinggi. Apakah itu tidak merupakan sub sistem dari kaukus yang sudah ada dan lebih besar, IMS-GT? Menurut Zuiyen justru dalam rangka menyikapi kerjasama segitiga pertumbuhan IMT-GT yang melibatkan Indonesia, Malaysia dan Thailand serta IMS-GT yang melibatkan Indonesia, Malaysia dan Singapura. sel RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

