1 februari 2003, ada acara special bagi para perantau minang di Banduang, Silaturahmi masyarakat Minang di Bandung yg diselenggarakan di gedung Olahraga Bikasoga - Buah Batu.
Agak unik pula format acara nya , karena panggung berada di tengah , bagaikan medan nan bapaneh, jadi penonton duduk di sekeliling panggung. Format ini cukup bagus dalam mengarahkan fokus para hadirin dan menimbulkan rasa kebersamaan yg cukup baik , Hadir dalam acara tsb ketua panitia yg juga ketua Gebu Minang Jabar , Bpk Chaidir Nur Latief , ketua Gebu Minang Bpk Fasli Jalal serta dihadiri pula oleh wagub Sumbar, bpk Fachri Ahmad. Hadir pulo rang gaek awak ,para tokoh ikatan keluarga minang yg berada di Bandung. Untuk kondisi Bandung, bisa dikata gaung Gebu Minang masih sangat kuat , pada acara tsb sempat pula hadir salah seorang pengusaha yg memotori kegiatan bisnis Gebu Minang, menceritakan aktivitas bisnis dalam naungan gebu minang. Di luar ruangan digelar bazar dg berbagai stand nya , mulai dari stand makanan sampai stand urang main domino. mulai dari dari nasi kapau, bubur kampiun, sate padang , teh talua, lamang-tapai , karupuak balado, karak kaliang dan inyam khas bukittinggi lainnya , pokok nya lengkap deh untuk pengobat rindu masakan padang. di stand lain terdengar suara hantaman biji domino yg dibanting bantingkan ( hanya iseng ) , pas di sebelah tempat main domino ada stand yg menjual buku agama / Al qur'an , jadi pengunjung silakan pilih, mau ikut main domino atau mau beli buku agama ? Acara kesenian disampaikan oleh para anggota kelompok seni dari berbagai ikatan keluarga minang yg ada di Bandung. Tak ketinggalan juga para pedagang kaki lima di pasar Tegalega , menyumbangkan pula atraksi kesenian silek minang. Hadir pula Puteri Indonesia Jawa Barat th 2002, naik ke atas panggung sambil turut menyanyi lagu minang pula. Ternyata Puteri Jabar ini ,Halimah namonyo, anak rang awak juo , ibu nya dari Padang Lawas - Sungai Puar - Bukittinggi. ( wah ternyata persilangan minang dan sunda , bisa menghasilkan si upiak/neng mojang nu geulis oge, sampai bisa mengalahkan kecantikan mojang priangan asli ) . Pesan yg menarik dari wagub sumbar, ialah , suatu perkumpulan atau kegiatan tidaklah ada arti nya apa apa bila tidak bisa menggerakkan potensi yg ada. Harus ada action nyata dari perkumpulan tsb ( masyarakat minang ) , karena ia memiliki potensi yg besar untuk kebaikan kita bersama. Menarik sekali kalau komunitas cyberspace minang, di rantaunet-minangnet-surau, bisa pula membuka stand dalam acara tsb, memperkenalkan dunia cyber kepada masyarakat minang secara umum. ( merantau ke dunia maya ) harus difahami komunitas minang di internet , masih merupakan komunitas yg sangat kecil dari masyarakat minang secara umum. Bagus sekali kalau awak basamo , cubo pulo memasyarakatkan cyberspace ini ke masyarakat umum,yg setidaknya turut membantu masyarakat minang ,bisa memberdayakan teknologi internet untuk kegiatan sehari hari. Nah sekian lah cerita alek rang minang di Banduang. wassalam hm RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

