FENOMENA INUL
Gejala inul ini sudah ditemukan oleh para ahli > Palainultology sejak jaman Jurrasic awal, > yaitu dengan ditemukannya fosil-fosil mahluk yang > dipercaya sebagai nenek moyang kuda yang disebut > dengan kuda binul. > Awalnya para penderitanya adalah dari jenis kuda > betina, tetapi para ahli memperkirakan demam ini > mulai menjangkiti ras manusia purba dewasa dari jenis > laki-laki setelah ditemukannya fosil Homo Erectus. > > Dari hasil penelitian penderita demam inul > disebabkan oleh sejenis jamur yang disebut > Vulvariella Inulea. Jamur ini merusak kelenjar Inuleas > yang menyebabkan para penderita, bila wanita akan > terganggu kestabilan struktur tulang pinggulnya dan > bila laki-laki gejalanya lebih parah > yaitu: mata melotot, jantung berdebar dan disertai > dengan kejang-kejang di sebagian anggota badan. > Biasanya gejala ini dapat berhenti setelah selang > waktu tertentu. > > Untuk mengetahui bahwa seseorang telah terjangkiti > diperlukan test dengan menggunakan alat yang disebut > Diginul meter, buatan Inulmatic Gmbh. Alat ini > akan menunjukkan kadar Inulitas dari penderita. > > Pengobatannya adalah dengan memberikan Inulicyne > secara periodik. Apabila dalam jangka waktu lama > penderita masih demam memang > penderita tersebut adalah bahenul..!! RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

