Assalamu'alaikum Wr.Wb. / Salam Kemanusiaan, Mungkin ada yang simpati dengan para korban yang telah dan akan terus berjatuhan, di IRAQ sana. Saat ini ada sekolompok sukarelawan yang tergabung dalam Mer-C menantikan peran serta kita untuk kemanusiaan. Silakan simak pesan yang disampaikan langsung oleh Mer-C, dan bagi kawan-kawan yang masih ada fulus yang dapat disisihkan, dapat langsung transfer ke No. Acc. 686.0099339 A.n. Mer-C di BCA Cab. Kwitang Jakarta.
Wassalam, -----Original Message----- From: mer-c [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Friday, March 21, 2003 9:48 AM Subject: Re: Acct. No. Stop Press MER-C ke Iraq Meski sedemikian banyak negara yang mati-matian menentang Amerika namun tetap saja Iraq diserang. Kamis, 20 Maret 2003, Perang Teluk Jilid II kembali dimulai padahal sisa-sisa kedahsyatan Perang Teluk 12 tahun lalu masih belum benar-benar pulih. Kini Amerika dan sekutunya kembali menggempur Iraq dengan senjata pemusnah massal yang jauh lebih canggih dari sebelumnya. Padahal tanpa perlu dukungan militer Inggris, Australia, dan Israel, kekuatan Amerika sendiri saja sudah jauh lebih besar dari Iraq. Sebagaimana laiknya kondisi perang, tak pelak akan menimbulkan banyak korban. Meski rakyat dan pemerintah Iraq sudah bersiap sejak jauh hari namun tetap saja mereka akan menderita cukup lama. Tak dapat dipungkiri akan jatuh korban dari sipil, termasuk didalamnya anak-anak, wanita, dan orang tua. Luka bakar dan fraktur akibat serangan udara Amerika pagi ini sudah mulai dapat dirasakan sejak bom-bom naphalm diluncurkan. Di layar kaca dapat kita saksikan bunga-bunga api rudal Tomahawk Amerika bersinar terang di langit Iraq. Sementara luka tembak hanya tinggal tunggu waktu saja, sampai tiba saat Amerika dan sekutunya memulai serangan darat. Baru dua jam penyerangan, sudah 50 tewas dari pihak Iraq. MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) sudah sejak awal bersiap diri untuk menjalankan misi kegawatdaruratan medis ke Iraq. LSM yang sudah berpengalaman terjun di daerah konflik seperti Ambon, Poso, Aceh, Sampit, dan Afghanistan ini akan mengirimkan bantuan obat-obatan dan tenaga dokter ahli bedah. "Sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama sesuai dengan landasan tujuan kita yaitu Rahmatan Lil 'alamin diharapkan kehadiran MER-C di sana dapat membantu kesulitan yang ada di Irak. Yang pasti akan banyak mengalami kerugian yang tidak jauh seperti di Afghanistan. Kepada masyarakat yang ingin membantu korban perang Iraq melalui MER-C dapat mengirimkannya melalui rekening Iraq atas nama MER-C di BCA Kwitang No. 686.0099339", ungkap dr. Sarbini AM, Ketua Presidium MER-C. Dukungan nyata masyarakat Indonesia melalui MER-C dengan mengirimkan tim bedahnya, kiranya dapat meringankan penderitaan rakyat Iraq. (gi) Terima kasih telah menyebarluaskan e-mail ini RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

