Kadang Aku Ketawa Sendirian
Kadang aku ketawa sendirian
Ngapain ...
Nungguin Betty La Fea berjam-jam
Nyampe makan bubur dalam satu detik tiupan
Kadang aku ketawa sendirian
Ngapain ...
Bangun susah-susah tengah malam
Saksikan Filippo Inzaghi jaringkan gol tuk AC Milan
Sampai subuh setengah delapan
Kadang aku ketawa sendirian
Ngapain ...
Nimbrung ghibah teman-teman
Sampai hafalan ayatku berhamburan
Kadang aku ketawa sendirian
Ngapain ...
Sibuk ngurusin privasi orang
Sampai planningku hari ini berantakan
Kadang aku ketawa sendirian
Ngapain ...
Korek-korek agenda midnight akhir pekan
Sampai mataku pening dan jenuh oleh tayangan
Kadang aku ketawa sendirian
Ngapain ...
Aku musti sembunyi-sembunyi berkhalwat dalam kegelapan
Sampai pulang kemalaman
Ali h-alih salah alamat tujuan
Kadang aku ketawa sendirian
Ngapain ...
Musti menuh-menuhin perut dengan makanan
Sampai musti bolak-balik buang kotoran
Kadang aku ketawa sendirian
Ngapain ...
Rela tidur bermalam-malam tuntaskan novel Agatha
Sampai deru mata seperti pulsa
Kadang aku ketawa sendirian
Ngapain ..
musti colak-colek remot sendirian
Ketawa sendirian
Bete sendirian
Sebel sendirian
Jayus sendirian
Nangis sendirian
Nyaci sendirian
Ngebanting remot sendirian
Kadang marah pada bangku tak bertuan
Sampai lupa bahwa Israil melihatku dari kegelapan
Menggosok palu dan meriam
Kadang aku ketawa sendirian
Ngapain ..
Aku sibuk nge-reply sms guyonan
Padahal aku bisa call teman-teman
tuk sekadar sampaikan ahlan wa sahlan
Hidup ini seirus
namun kadang kuanggap sebagai permainan
Hidup ini perjuangan
namun kadang kuanggap sebuah rutinitas harian
Hidup ini penderitaan
namun kadang kuanggap sebagai kesenangan
Makan, ti dur, ke toilet, main, tidur lagi tanpa sesuatu yang berarti
Persis kambing yang tiap hari mengembik minta roti
Kadang aku ketawa sendirian
Begitu banyak aktivitasku yang tersia-siakan
Sementara aku menganggap diriku telah berbuat kebaikan
Kadang aku ketawa sendirian
Ngapain mesti repot-repot pamer aurat di pinggir-pinggir jalan
Kalo gelap kunyalakan
Kalo nyala kugelapkan
Padahal realitas fakta menyebutkan
Di antara orang-orang yang hilang pikiran
Belum pernah kulihat mereka memakai pakaian rapi dan menawan
Pasti penuh sobekan dan tambalan
Alih-alih
Tanpa balutan
Persis yang kukenakan
Hanya
Aku pake biore dia pake comberan
Aku pake nivea dia pake debu jalanan
Aku seharian di spa ia sepekan di kubangan
Aku pake loreal ia pake kutu uban
Aku putih ia hitam
Aku pake great corolla ia pake terompah busa
Cuma aku sering bilang ke orang-orang
Ni ... baru generasi peradaban
Ah itu
Cuma akal bulusku tuk tipu teman-teman
Padahal sih yang kutulis di dia ri
generasi peradaban setan
Ngapain dulu waktu aku main ke Plasa Senayan
Yang kupilih baju potongan-potongan
Yang harganya 300 ribuan
Padahal yang sesuai ukuran
Diobral sampai nggak ketulungan
Kadang aku begitu bego
Tapi pura-pura sok tahu
Pura-pura sok ngetrren
Pura-pura sok keren
Tapi yang jelas aku dan dia sama-sama telanjang
Bedanya ia punya keterbatasan dan ia ingin menjadi manusia biasa
Sementara aku
Aku punya banyak kelebihan
Dan aku ingin menjadi sebaliknya
Manusia gila
Na lo!
Aku merajut
Padahal sebenarnya aku menguraikan benang Islam
Aku membangun,
padahal sebenarnya aku meruntuhkan fondasi Islam
Aku meninggikan,
padahal sebenarnya aku membanting Islam
Aku memuliakan,
padahal sebenarnya aku menghujat Islam
Aku menghidupkan,
padahal sebenarnya aku membantai Islam!
Dan mereka pun mengenalku
Tak ubahnya
Kucing-kucing hedonis
Penuh kemaksiatan dan pesimistis
Tak punya pegangan
Larut dalam terk aman hadarah kapitalis
Dan mereka pun mengenalku
Tak ubahnya
Generasi-generasi tak beriman
Berlumpur dosa dan kegelapan
Dan mereka pun mengenalku
Tak ubahnya
Generasi yang mudah berganti peran
Kadang iman dan kadang pada kekafiran
Dan mereka pun mengenalku
Tak ubahnya
Setan
Untuk menyebut pengemban risalah Islam
Kini aku tahu dan sadar
Bahwa
Masalahnya bukan sekadar kemubahan
Masalahnya bukan sekadar keharaman
Masalahnya bukan sekadar kemaksiatan
Tapi manakala kutulis kembali tujuan kehidupan
Maka masalahnya adalah
Tidak ada waktu dan kesempatan
Untuk kembali kerjakan
Semua yang telah aku tertawakan
Karena diariku hari ini telah penuh
Agenda-agenda perjuangan
Agus Sujarwo
Palmerah Bumi Allah Oktober 2002
Do you Yahoo!?
Yahoo! Platinum - Watch CBS' NCAA March Madness, live on your desktop!

