|
Mungkin harapan saya terhadap resto padang yang mempunyai cabang dan atau
menjual franchise lebih kepada keseragaman dan kualitas
rasa.
Sebenernya sudah saatnya hal seperti itu terperhatikan, mengingat
konsumennya justeru dari segala suku di Indonesia dan malahan orang asing
pun suka makanan padang. Begitulah terkenalnya masakan padang ini ke
pelosok manapun.
Seperti email saya sebelumnya, lebih kepada suatu pertanyaan ketimbang
ceme'eh yaitu : kenapa ya keseragaman itu tidak terjaga
padahal mereka membawa satu bendera.
Di Gandaria lebih pedas ketimbang di Margonda. Di Saharjo lebih
jorok daripada di resto lainnya. kok bisa ya berbeda? padahal satu
resto, harusnya satu manajemen dan satu bendera kan sama.
Cysca |

