Silahkan dikonfirmasi bagi yang punya informasi. Salam SBN ----- Original Message ----- From: "Nofendri T. Lare" <[EMAIL PROTECTED]> To: "Palanta" <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; "MinangNet" <[EMAIL PROTECTED]>; "KaSuRau" <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Thursday, June 05, 2003 1:21 PM Subject: [RantauNet.Com] Riwayat H. Samik Ibrahim
> Riwayat H. Samik Ibrahim > Perintis Muhammadiyah di Sumatera Barat > > Nama: Samik Ibrahim Gelar Rajo Garak Bumi (8 Agustus 1908 - 24 November > 1978) > Negeri Asal: Bukit Nyiurgading, Koto Baru Kambang, Kecamatan Lengajang, > Kabupaten Pesisir Selatan > Suku: Kampai > Keluarga: > Silsilah: Gending dan Buyung Hitam gelar Imam Ibrahim (m. 1923) berasal dari > suku Panai dan Kampai di hulu negeri Kambang. Mereka beranak Yung Adung (H. > Jamar, Hindun, Hafsah), Kaling gelar Chatib Ibrahim (m. 14 Juni 1936) (H. > Basir Ibrahim, H. Samik Ibrahim, H. Ramalan Ibrahim), Maryam (A. Juhir, > Zubaidah, Yakub, Nurbaiti), N.A. Malik (Zainudin, Sjamsudin, M. Ali Malik), > Kuti (Alis Kacat), Yung Gadang (Darusi, Mansyur, Zainudin, Nurbaiti), Bawi. > Kaling gelar Chatib Ibrahim kawin dengan H. Sanafiah (m. 14 Juni 1967). > Istri: Hj. Rangkayo Syamsiar binti Tasir (m. 4 Maret 1987) > Anak: > Dr. R.A.K. Samik-Ibrahim, Rahmah Thamrin, Umar Samik-Ibrahim (m. 10 Oktober > 1991), Usman (m. 1936?), Asma S.H., Abdullah (m. 1939?), Dra. Aisyah, Dra. > Syahidah, Ir. M. Ali Samik-Ibrahim, Hanifah (m. 1951?), Ir. M. Abdul Razaq > Samik-Ibrahim, Siti Hajir. > > > -------------------------------------------------------------------------- -- > ---- > > > 1915 - 1921: > Sekolah Rakyat Medan Baik Kambang (Ijazah). > > 1918 - 1924: > Mengaji Agama dan Bahasa Arab di Kambang, Padang, dan Bajang. > > 1921 - 1928: > Menggerakkan beberapa kegiatan masyarakat seperti: > Aktivis Serikat Seia Sekata - Serikat Teling (Kambang) > Memimpin Perkumpulan Pengajian Jamiatul Islamiyah di Amping Parak dan > Kambang: mengajak masyarakat agar menyekolahkan anak-anaknya ke luar > kampung. > Memimpin Serikat Tolong Bertolong Perdagangan Padi untuk bersaing dengan > tengkulak non-pribumi. > > 1922 - April 1223: > Kursus Guru - C.V.O. (Volk-onderwijs) di Padang. > > 1924 - 1925: > Guru Bantu pada Sekolah Desa Koto Pulai (Kambang). > > 1926: > Menikah dengan Sjamsiar suku Melayu dari Amping Parak, Kecamatan Batang > Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan. > > 1926 - 1928: > Guru Kepala pada Sekolah Desa di Amping Parak. > Dalam sekolah berusaha untuk memasukkan didikan agama dan cara membaca > Quran, lalu mengubah pelajaran menyanyi menjadi mengaji. Hal ini ditegur > oleh Opzimer Sekolah, lalu diterangkan kepada Opzimer itu guna diajarkan > mata pelajaran mengaji supaya anak-anak pandai membaca Arab dan fasih > membaca Quran. Opzimer memaksa memilih satu, antara Muhamadiyah atau tetap > menjadi guru. Terpaksa dipilih Muhammadiyah. Sejak itu mendapat halangan > dari Opzimer berserta Kepala Negeri dan Demang. Akhirnya, terpaksa > meninggalkan sekolah yang sampai kini tidak pernah mendapat tanda berhenti. > > 1928 - 1935: > Aktif menggerakkan Muhammadiyah Bandar Sepuluh (Air Haji, Sungai Talang, > Amping Parak, Pelangai Kambang, Lumpo Balai Selasa, Inderapura, Tapan), yang > berpusat di Pasar Baru Lakitan. > > 1929: Lahir anak pertama Rahmat Ahmat (Ahmad) Chusjasji (Qusjasi, Kusyasi), > artinya mangharapkan lekas merdeka dari penjajah. > > 1929: > Dalam suatu rapat di Padang Cupak dikepung oleh Kepala Negeri serta kaki > tangan Belanda lainnya beramai-ramai mereka membubarkan tabligh tersebut. > > 1930: > Mengadakan arak-arakan pandu dari murid sekolah merayakan konperensi > Muhammadiyah, dibubarkan oleh kepala Polisi dari Painan serta diproses > verbal. > > 1931: > Menggerakan sembahyang Hari Raya di tanah lapang di negeri Sungai Talang, > Lumpo, Amping Parak, Kambang, Pasar Baru, Air Haji, dan Inderapura. Semuanya > itu dapat halangan dari kaki tangan Belanda tapi sembahyang diteruskan, > hanyalah arak-arakan yang bubar. Dikenakan vergader verbod (tidak boleh > bicara dimuka umum). Karena itu, menegakkan koperasi KITA (Koperasi Ini > Tujuannya Amal), yang diplesetkan oleh kaki tangan Belanda dengan nama > Kongsi Ini Tandingan Asing. Kongsi ini bergerak dalam membuat makanan dan > obat-obatan yang resepnya dari Jepang. > > 1933: > Mengadakan Muhammadiyah bagian Taman Pendidikan dengan menerbitkan buku-buku > dan selebaran-selebaran, seperti: > Kitab pembawa Khusyuk, obat orang mabuk. > Akidah Imam dan Tasauf Islam. > Berisi antara lain perihal keganasan orang Itali terhadap kaum Muslimin di > Tripoli, sehingga buku ini di beslag. Akibatnya, dihukum 4 bulan 10 hari di > bui Painan, serta larangan tinggal di Bandar Sepuluh. H.A. Manan (wakil > ketua) dan H.M. Djamil (sekretaris) masing-masing dihukum 3 bulan. > > 1935: > Ketua Muhammadiyah Cabang Kerinci. Mengadakan Schakelschol. > > 1936: > Pindah ke Sungai Penuh untuk menjadi ketua Muhammadiyah cabang Sungai Penuh. > Diusir dalam tempo 24 jam oleh Mandapaorad yang dipimpin oleh kontroleur > Belanda. > > 1937: > Pindah ke Padang memimpin sekolah HIS, Normalschol, MULO, dan Sekolah Guru > Muhammadiyah. > > 1938: > Memimpin Majelis Pengajaran Muhammadiyah Sumatera Tengah (Mingkabau dan > Jambi), dengan menerbitkan majalah TJUATJA (Tjuraian dan Tjatetan) gerakan > amal pendidikan dan pengajaran Muhammadiyah . Mengadakan koperasi KOPAN > (Koperasi Oentoek Pemajukan Anak Negeri) serta menjadi ketua PERBAS > (Persatuan Bandar Sepuluh). > > 1942: > Bung Karno dipindahkan dari Bengkulu ke Padang. Ketua Komite Rakyat > (pimpinan bung Karno) dari Padang sampai Kerinci, menjaga keamanan Rakyat > sewaktu Jepang akan masuk. Ditahan 15 hari di bui Painan oleh Jepang dengan > tuduhan menghasut rakyat dengan kegiatan tersebut. > > 1943: > Bentrok fisik dengan KempeTai (Jepang) karena membongkar/mempermasalahkan > Juugun Ianfu. > Menerbitkan Majalah Suluh (Suara Bandar Sepuluh). > Anggota Sidang Kerukunan Minangkabau (Gui Gan) bersama-sama M. Sjafei di > Padang. > Mengadakan KOPAN (Kongsi Oenteok Pemadjukan Anak Negeri) dengan > menggerakkan: Kopan Pinjaman (anggota 12 orang), Kopan Hasil Bumi > (Perdagangan), Kopan Tani (Pertanian), Kopan Pangangkutan (Truk dan Perahu), > Kopan Tukang (Industri), dan Kopan Toko (Padang). > > 1944: > Menyusun pelayaran pesisir barat Sumatera (Padang Kaiun Kumisi). Menyusun > pengurus Persatuan Saudagar Indonesia (P.S.) sampai menjadi Bank Sumatra > (kemudian dilebur ke BNI-46). > > 1945: > Ketua Roekoen Pelajaran Indonesia (Roepelin) sampai menjadi ALRI (Angkatan > Laut Republik Indonesia). > > pasca 17 Agustus 1945: > > Panitian Sosialisasi Proklamasi 17 Agustus 1945. > Merintis Persatuan Saudagar Beras Indonesia (PESBI) (Ketua pada tahun 1946). > Anggota Komite Nasional Padang. > > 2 September 1945: > Hasil keputusan rapat kilat di rumah Samik Ibrahim (Jl. Palinggam 14) ialah > mengambil alih kantor/ gudang senjata Jepang--dengan mengibarkan bendera > Merah Putih, seperti Kantor Maritim (Nipon Unko Kaysa) dan Gudang Senjata di > Teluk Bayur, Padang Selatan. > Juga, disusun staf inti TKR-LAUT yang terdiri atas: > Komandan TKR-LAUT: Nizarwan > Koordinator: Mas Syabirin > Komandan Ketentaraan : Wagimin > Komandan Markas: Zakir Hamzah > Kepala Keuangan: Samik Ibrahim > Kepala Tata Usaha: Wahab, dibantu Johan Rajo Intan dan Khaidir. > Susunan inti TKR-LAUT ini disosialisasikan melalui selebaran dan radio bawah > tanah. Reaksi masyarakat (terutama generasi muda) sangat antusias, dengan > berbondong-bondong ke Palinggam untuk mendaftar menjadi TKR-LAUT. Dalam > hitungan hari telah tersusun satu batalion TKR-LAUT yang terdiri atas tiga > kompi pasukan. Dari pemuda-pemudi militan tersebut juga dibentuk "tentara > semut" yang terdiri dari bocah cilik berusia 6-15 tahun, dengan tugas > sebagai pasukan pengintai dan penyebar bom waktu dan molotov. > > 1 Oktober 1945: > Membentuk Barisan Hizbullah dari pemuda Muhammadiyah. > > 1946: > Sjamsiar dipilih menjadi anggota Perwakilan Rakyat I Negeri Amping Parak. > > 1946 > Membangung kembali perseroan KOPAN (Kongsi Oentuk Pemadjukan Anak Negeri) > dengan menambah modal lama (OERIP Rp. 2911) dengan Rp 1000 per lembar saham > (H. Samik Ibrahim 148 lembar, H. Manan 10 lembar, RAK Samik-Ibrahim 18 > lembar, kerabat lainnya 21 lembar). > > 1947: > Kepala Keuangan Muhammadiyah Sungai Tengah dengan menggerakkan > > 1948: > Mengurus Gapeka (Gabungan Perusahaan Kapur) Padang Panjang. > > 1 Mei 1948: > Datang ke Bukittinggi menjemput uang yang dipinjam oleh TNI Devisi IX > sebanyak Rp. 4.075.080.50. Karena kas tutup, hanya menerima angsuran Rp. > 5.000, serta sisanya dijanjikan akan dibayar tanggal 20 Desember 1948. > Sampai sekarang belum diterima. > > 17 Desember 1948: > Kembali ke Bukittinggi bersama HAMKA menemui Sjafruddin Prawiranegara di > istana. Diputuskan supaya Samik Ibrahim masuk ke Padang membangun usaha > Perseroan dan meneggakkan Muhammadiyah. > > 19 Desember 1948: > Bukittinggi dibumihanguskan sebelum Belanda masuk. Bersama St. Mangkuto, > Junus Anis, Udin, Dt. Sinaro Pandjang, Zulkarnaini, SDM Iljas bermusyawarah > di Pasir. Diputuskan, HAMKA keliling, Samik Ibrahim dan Junis Anis ke > Bukittinggi. > > 24 Desember 1948: > Ke Bukittinggi mencari Republikein, bertemu Dr. Rahim, Ruslan Muljo Hardjo, > St. Kumala Pontas, Tjik Wan Enda Mara. Membuka kedai di Pasar Kumango > Bukittinggi sebagai pos penghubung antara pejuang dalam dan luar kota. > > 1949: > Pada saat pendudukan Bukit Tinggi oleh Belanda, bekerja sama dengan: > Dr. A. Rahim Usman > St. Kemala Pontas > Ruslan Muljo Hardjo > Tjik Wan Enda Mara > dkk. > menanamkan rasa Republikein dengan: > Membuat perhubungan ke pedalaman > Menyediakan tempatan untuk perjuangan dalam kota > Menolak anjuran mengadakan negara istimewa (bagian ?) dengan mengadakan > demonstrasi membubarkan sidang-sidangnya. > Menolong kaum Republikein yang terlantar di wilayah pendudukan (terutama > anak-anak sekolah). > Mendapatkan intimidasi dari kaki tangan NICA sehingga terpaksa pindah ke > Padang: > Menggagalkan rapat-rapat menegakkan negara istimewa Minangkabau ciptaan > Belanda (NICA). > Menjadi ketua Panitia Keamanan bagian Perbekalan (besluit Ketua Delegasi > Republik Indonesia dalam local Joint Comite tertanggal 10-9-49 No. 3/LJC). > Membuat tugu pejuang yang tak dikenal di Dipo. > > 1953: > NV Kopan Bangkrut (Iskak St. Sulaiman) berdasarkan UU Perniagaan artikel 47 > alenia 2. Perubahan akte N.V. Kopan (18 Februari 1953 No. J.A5/19/18) > > 1954: > Pengambilalihan NV Kopan oleh H. Samik-Ibrahim. > > 1958: > NV Kopan disita tentara pendudukan. > > 23 Oktober 1958 - 16 Februari 1961: > Ditahan oleh tentara pendudukan di Painan dan Padang. > > 17 September 1961: > Direktur Utama NV Kopan/ NV Peribas. > > 1971: > Calon Anggota DPRD II Tingkat Padang dari Partai Muslimin Indonesia. > > 24 November 1978: > Meninggal di Makkah. > > Rujukan > Riwayat-riwayat Hidup tertanggal 17 April 1951, 6 Desember 1961, dan 1 > November 1963. > Surat untuk adinda Alis Kacat dan kemenakan, tertanggal 26 Agustus 1978. > Dokumen tertanggal 20 Juni 1968 dengan saksi H.A. Manan (61 tahun), Pengurus > Muhammadiyah cabang Lengajang, Pasar Kambang; dan H. Abdul Malik, Guru Agama > Islam, Kambang. > Dokumen Surat Keterangan Persaksian Major A.L. Mardjohan (Komandan Kosional > ALRI, Teluk Bajur, Padang), dan Mas Sjabirin (Ketua Legiun Veteran RI Cabang > Padang, Jl Sungai Rakan 18, Padang). > Sedjarah Perkembangan Angkatan laut, Departemen Pertahanan Keamanan, Pusat > Sejarah ABRI, 1971. > Sejarah Angkatan Laut Pangkalan Besar Pariaman 1945-1950 --Berjuang Bersama > Rakyat, Monasco Offset, 1996. > > Ucapan Terimakasih > Terimakasih kepada semua pihak, diantaranya -- Ir. A. Razak > Samik-Ibrahim, -- yang telah memberikan tanggapan atas tulisan ini. > > > > RantauNet http://www.rantaunet.com > Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php > ----------------------------------------------- > > Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: > http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php > =============================================== > RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ===============================================

