Duduak ambo tamanung membaco carito tentang syaiful nazar ko, Indak ado nan bisa dikecean do,
Benar sekali para sahabat mengatakan "Dunia adalah cermin ke semuan" karena semua yang digapai demi kepentingan dunia semuanya dapat hilang dan pergi waloupun sekuat apapun kita menahannya.
Satuhal yang harus kita sadari, Kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi esok hari karena sebagai manusia kita hanya diajarkan berdoa dan ber-ikhtiar, Semoga allah selalu membimbing kita semua untuk selalu ingat allah dalam keadaan seperti apapun, Amiin.
Wassalam Ronal Chandra
Republika Online : http://www.republika.co.id
Senin, 23 Juni 2003
'Kita Menatap Masa Depan Saja'
KHAIRULJASMI
bening, mematut-matut dirinya. Dulu, Syaiful adalah kebanggaan
banyak orang. Kini, ia sendiri menjalani rutinitas
kesehariannya dengan gaji hanya Rp 250 ribu.
Hidup sendiri jauh dari anak --hanya ditemani sepeda butut, ia
lalui hari demi hari dengan tabah. Jika kita bertemu
dengannya, kita nyaris tak percaya bahwa ia adalah Syaiful
Nazar yang pernah mengharumkan nama Indonesia itu lewat semua
cabang senam.
--- Outgoing mail is certified Virus Free. Checked by AVG anti-virus system (http://www.grisoft.com). Version: 6.0.489 / Virus Database: 288 - Release Date: 6/10/2003

