Sanak Indra,ada adagium dikalangan ilmuwan yg
sanak saya kira sudah faham,bahwa membuat satu pri-
diksi dengan nalar nan jernih akan membawa si ilmu-wan kepada pencapaian kebenaran nan 
optimal.

    Seperti telah sanak pridiksi dulu,bahwa operasi
pemulihan kemanan di Aceh(=perang aceh-ab?)akan menimbulkan ekses al.dalam bentuk 
pemerkosaan wanita
Jo Buyuang sangat "mengutuk"tindak pemerkosaan ini,a
papun alasannya.Selalu yang menjadi "korban" adalah
wanita.Karena itu,sebaiknya bagi setiap pemerkosa di beri ganjaran "hukuman mati" atau 
seumur hidup o-
leh pengadilan sipil atau militer.Barangkali,tigo
oknum prajurit itu TIDAK dilahirkan oleh seorang 
IBU yang juga wanita.Dengan kepiluan nan mendalam ke
pada para korban,marilah kita didik anak2 agar meng
hargai "wanita" dalam segala kompleksitasnya.

   Berkaitan dengan hal diateh,dan dengan pengharga-
yang tinggi kepada sikap tegas panglima operasi daru
rat militer di Aceh,Majen Endang Suwarsa nan akan me
mecat "prajuritnya yg berulah ini",jo Buyuang hanya
bisa berharap agar sikap tegas panglima itu,diikuti 
pula oleh aparat hukum pengadilan militer.Sebab "se-
ring kali" unsur solidaritas sesama korps lebih ken-tal dari pedang hukum nan 
bersih,sehingga "dihukum"
juga untuk mengobat "perasaan masyarakat" karena per
ristiwa itu "dihukumkan" pada "suko samo suko".
Sangat "menyakitkan hati",satu peristiwa yg  telah dipridiksi nan akan terjadi,terjadi 
juga.

   Marilah kita berdoa dan berusaha,agar operasi pe-
mulihan keamanan di Aceh ini cepat selesai sehingga
"korban" semua pihak tidak bertambah lagi.

   Wass.wr.wib.AB-Marseille.

RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------

Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================

Kirim email ke