|
'Ntah siapa Perempuan duduk dikedekatan angin pagi Ditemani sekawanan keindahan nan mekar Dari lapisan kulitnya terpancar pesona Inti sari kemegahan jiwa Sekejap aku terpejam nan diam Lalu ku buka mata pelan .... Dia menghilang dalam pandangan ? Mungkinkah bumi telah menelannya Ataukah disembunyikan kabut Dari seorang pemuja yang dimabukan oleh kemolekannya Ooh, betapa sejuta kata Tidaklah adil untuk mengungkapkannya Ribuan burung kecil sepanjang aliran sungai Bukanlah perumpamaan yang tepat baginya Bukan juga indahnya pemandangan gerhana malam Yang menghipnotis jutaan penghuni bumi Adalah segelas anggur untuk kesempurnaannya Ketika harumnya ditiupkan angin Peminum-peminum mulai dimabukan olehnya Dan seteguk kita merenggut darinya Kenikmatan tanpa ungkapan akan tetap bergumul Dalam hati kita 'Ntah siapa Perempuan itu...... Datang dalam kedipan Menghilang dalam pejaman mata sesaat Tetapi dia telah meninggalkan aroma memabukan Bagi aku yang ditinggalkan Menutup anggurnya untuk diteguk dalam khayalan 'Ntah siapa Perempuan Menenggelamkanku dalam kemabukan Yang tidaklah memabukan Namun terasa memabukan |
Title: Message

