Assalaamu 'alaikum Wr Wb
Kita teruskan ya Mak, mudah-mudahan bermanfa'at bagi kita semua...

>>Kurang pas kalau seorang doctorate memakai istilah "anak kemarin sore", kecuali dia 
>>sudah kehabisan argumen atau memang sudah tidak mampu memberikan nalar yang lebih 
>>baik, saya tidak melihat sikap demikian pada Al-Ghazali, Ibnu Rusyh, Ibnu Taimiyah, 
>>Muh. Abduh dll.>> 

Ambo sengaja "menampilkan" tokoh Dr Daud Rasyid ini (bisa dilihat pd : 
http://www.syariahonline.com/artikel/?act=view&id=7 )karena memang sebelum munculnya 
anak-anak muda Islib tsb, beliaulah yang telah adu argumen dengan para senior mereka 
spt Nurkholis Madjid dkk. Mungkin ada baiknyo kalau Mamak ada waktu membaca karangan 
beliau: "Pembaruan Islam dan Orientalisme Dalam Sorotan". Ambo sendiri menganggap 
wajar beliau berpendapat demikian, kenapa ? karena sangat lucu apabila ada seorang 
pemuda yang baru dua hari belajar sepak bola, kemudian mengkritisi dan membetulkan 
cara bermain bola David Bekham atau Maradona misalnya.


>>Demikian juga dengan soal yang menyangkut hubungan hamba dengan Allahnya, etika 
>>Islam tidak membenarkan itu.>>

Agama mengajarkan agar kita belajar pada orang yang tahu/berilmu. La... kalau ada 
orang berpendapat bahwa bermain tanis yang baik itu adalah begini-begini, sementara 
dia sendiri jarang pegang raket, kan lucu namanya. 


>>Sejarah mencatat protes Martin Luther, mulanya sebuah riak kecil dalam katolik roma, 
>>demikian pula dengan syiah  sebagai sebuah firqah.>> 

Sejarah Islam sangat jauh berbeda, kalaulah boleh dikatakan sangat bertolak belakang 
dengan sejarah Kristen/Gereja. Ambo mungkin belum punya kapasitas dalam membicarakan 
hal ini, tapi mungkin bisa kita gali lagi dalam buku-buku sejarah kedua agama ini. 


>>Kalau memang ada benarnya tidak ada yang harus ditakutkan, bukankah kita percaya 
>>Islam itu sebuah kebenaran?>>

Disinilah Mak masalahnya. Semua dalil yang mereka (pengusung Islib) kemukakan dengan 
mudahnya dimentahkan oleh para ulama. Mereka tidak bisa membuktikannya dan hanya 
bermain pada retorika. Toh kalau memang mereka bisa membuktikan kebenaran ide mereka, 
masyarakat dan para ulama juga akan terima. Islam itu kan sangat dinamis dan tidak 
kaku. 


>Salam
>SBN

Wassalaam,
Ronald



>RantauNet http://www.rantaunet.com
>Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
>-----------------------------------------------
>
>Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
>http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
>===============================================
>

RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------

Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================

Kirim email ke