Tiap muslim memang dituntut untuk profesional dalam bidangnya. Tinggal
bagaimana ybs bisa ikut memberi kontribusi thd da'wah islam dan ybs
bisa menjalankan islam secara benar.
Yang perlu dipahami, dalam tubuh umat ini memang terdiri atas beberapa
'lapisan'. Ini memang sudah sunnatullah. Kita tidak dapat mengharapkan
semua orang berada dalam lapisan inti. Dalam arti semua memiliki kualitas
seperti layaknya para sahabat. Mereka faqih dalam agama juga dalam ilmu-ilmu
lainnya, lalu aktif dalam da'wah islam menyumbangkan seluruh potensinya
untuk islam dan ummatnya. Hal ini juga dicontohkan dalam 'struktur'
para sahabat zaman rasulullah.
kelompok yang turut berjihad di awal-awal ada juga yang baru menyusul kemudian,
ada yang berjihad dengan jiwanya, ada juga yang dengan hartanya.
yang bahkan disuruh tinggal (tidak jihad) untuk memperdalam ilmu.
yang kontribusinya cuma memberi minuman kepada jamaah haji di mekah dsb.
Semuanya ada tingkatannya dan hal ini terjadi saat itu.
Kalo saya boleh mengklasifikasikan lapisan yang ada di struktur ummat
saat ini dalam kacamat da'wah, mungkin sbb : (ini sifatnya ijtihadi, artinya
tiap orang bisa memiliki pemikiran yang berbeda ttg ini)
1. Lapisan pertama : Yaitu orang orang yang faqih dalam agama dan
sangat aktif dalam da'wah, bahkan mereka mendedikasikan seluruh hidupnya hanya
untuk Islam dan ummat. Tanpa mengabaikan hak haknya di dunia.
2. Lapisan kedua : orang -orang yang memiliki komitmen yang tinggi thd
da'wah Islam dan ummat, meskipun pengetahuan mereka thd ilmu agama
terbatas. Tetapi walaupun demikian mereka menjalankan islam secara benar.
3. Lapisan ketiga : orang orang yang simpati thd da'wah islam dan
terkadang mereka memberi kontribusi meskipun terbatas. Pengetahuan thd agama
terbatas tetapi mereka masih menjalankan islam secara benar.
4. Lapisan keempat: orang-orang yang tidak simpati dan juga tidak
antipati thd da'wah islam. Mereka kurang/ tidak memberikan kontribusi thd da'wah
islam (secara luas) meskipun mereka memiliki potensi untuk itu.
Kualitas keislaman mungkin bisa dikatakan biasa. Dalam arti hal-hal pokok dalam
agama mereka laksanakan walaupun tidak seluruhnya benar.
5. lapisan kelima: orang-orang yang miskin pengetahuan ttg agama yang
berakibat kurang sempurnanya keislaman mereka dan posisi mereka thd
da'wah sangat tergantung kondisi kebanyakan orang (lingkungan), jika
lingkungan baik, mereka bisa ikutan baik, dan sebaliknya, jika lingkungan buruk
mereka juga bisa ikutan buruk, bahkan merugikan bagi da'wah.
6. lapisan keenam : kelompok yang sudah antipati thd da'wah Islam dan
umat, ini juga mungkin diakibatkan pemahamannya yang salah atau keliru thd
Islam. Mereka masih dikatakan muslim karena menjalankan hal-hal pokok dalam
islam walaupun banyak yang keliru.
7. lapisan tujuh: mengaku muslim tapi antipati thd islam dan tidak
menjalankan perintah dalam Islam.
Nah yang jadi tantangan bagi da'wah adalah bagaimana bisa meningkatkan
seseorang ke tingkat yang lebih atas minimal, lapisan ketiga, atau
minimal sekali mereka bisa menjalankan islam secara benar walaupun kurang bisa
memberikan kontribusi thd da'wah islam dan umat.
Nah di kasus kita kebanyakan di lapisan mana dari definisi saya di atas
?
> Sampai kapankah kita terus harus berdakwah
> pelan-pelan.. ? mungkin bisa jadi renungan kita
> bersama. perlukah cara dakwah mencari simpati
> pendengar dengan misalnya perlu musik, perlu canda,
> kadang malah perlu melanggar aturan demi orang banyak
> menarik.
Jelas da'wah Islam dilakukan harus dengan cara yang islami pula, tidak
bisa dengan cara yang tidak islami ! seperti demi mencari simpati sampai
melanggar aturan. Harus tetap ada koridor syar'i nya. Adapun toleransi
yang diberikan adalah dalam cara pensiasatan penyampaian nilai-nilai islam
itu sendiri. Artinya nilai-nilai islam itu sendiri harus, sekali lagi harus
disampaikan, tetapi perlu dipikirkan metoda penyampaiannya (siasat)
secara benar. Sehingga akibat yang ditimbulkan justru positif bukan
sebaliknya.
Contohnya bisa kita lihat dari yang ust. Zubaidi lakukan...
Wallahungalam bissawab.
James
Do you Yahoo!?
The New Yahoo! Search - Faster. Easier. Bingo.

