Assalamualikum wr.wb:

 

 

 

Sepertinya  dunia pendidikan selalu saja dirundung kemelut , habis selesai masalah penerimaan mahasiswa jalur khusus , kini PSB yang bayak menuai masalah .

Pasalnya anak SD dan SMP yang disekolahnya meraih nilai rapor lumayan bagus, bahkan ada yang diutus mewakili kabupaten dalam kompetisi akademik , ternyata tidak lulus dalam PSB . Ironisnya ada anak � anak dengan nilai rapor pas � pasan , namun ketika hasil PSB diumumkan malah dapat diterima ditiga tempat , Padahal ujian PSB telah diselenggarakan secara sentralistik dan didukung peralatan komputer canggih.

Ditengah kemajuan teknologi dan sains sulit dibayangkan ,  bahwa komputer konon product paling jujur dan pintar justru menciptakan kebohongan dan ketololan .

Anak pintar ditendang dan anak bodoh dirangkul .

Komputer memang alat pintar , yang mengerti kemauan operatornya . Bila yang dimasukkan  sampah , keluarnya jangan harapkan berlian pasti sampah juga .

 Sulitnya KKN diberantas , karena akarnya yang tumbuah disekolah � sekolah . Sejak dari SD sampai perguruan tinggi , anak � anak sudah biasa menyaksikan dan merasakan cekikan uang pendidikan . Untuk menuntut ilmu di sekolah yang mereka inginkan tidak cukup hanya berbekal kepintaran , tetapi harus mengeluarkan dana melimpah .

Kalau saja pihak orangtua tidak kuat iman , maka akan berusaha mendapatkan dana tersebut dengan segala cara . Syukur kalau dana tersebut diperoleh dari usaha yang jujur Kalau tidak berarti kita orang tua ikut menanamkan bibit � bibit korupsi kepada anak � anak kita . Dan perlu diingat bahwa itu justru dimulai dari dunia pendidikan Prestasi indonesia yang menonjol sampai saat ini adalah dibidang korupsi . ini salah satu penyebab keterpurukan  bangsa dan negara yang sebentar lagi akan merayakan kemerdekaan yang ke 58 tahun .

 

 

Wassalam : udazul di bali


Do you Yahoo!?
SBC Yahoo! DSL - Now only $29.95 per month!

Kirim email ke