Ambo kurang satuju sabananyo jo caro nan sarupo ko , PSK tatangkok di Padang tapi dibaok ka Sukarami Solok , barati urang Solok lah sato pulo manangguang
gatanyo kacang miang akibat PSK tu . Apo indak ado caro lain untuak mangamankan PSK ko , umpamonyo disimpan sajo di Lapas Muaro atau nan lainnyo nan agak tarisolir sangenek .


Wassalam : Zul Amry (54) di Bali



Topics / Metropolis / Padang


Lima PSK Dijaring*Mereka Langsung ”Disukaramikan”
By padangekspres
Rabu, 23-Juli-2003, 00:03:23 WIB



Padang, Padek—Pekerja Seks Komersial (PSK) atau WTS saat ini sepertinya menjadi sesuatu yang biasa di Kota Padang. Meski Perda Pekat telah dilahirkan, namun wanita malam tetap berkeliaran di sudut-sudut kota untuk menjaring mangsanya.



Buktinya, kemarin malam dalam sebuah operasi rutin Satuan Polisi Pamong Praja, kembali dijaring lima wanita yang diduga sebagai PSK. ”Itu baru yang berkeliaran di jalan-jalan umum di pusat kota, kita tak dapat membayangkan di tempat-tempat lain, entah berapa jumlahnya,” ujar Kepala Satpol PP, AKP Syarifullah yang ditemui Padang Ekspres di ruang kerjanya, kemarin. Lima wanita yang terjaring dalam operasi rutin Satpol PP dengan melibatkan personil Kodim 0312 Padang itu tidak diproses di Pol PP, melainkan langsung dikirim ke tempat rehabilitasi wanita di Sukarami, Solok. Langkah itu kata Syarifullah untuk menghilangkan image dan pandangan masyarakat bahwa Pol PP sering bermain dalam masalah penangkapan wanita, baik tudingan adanya pemerasan uang, maupun adanya unsur pelecehan oleh anggota Pol PP. ”Langkah ini perlu kita lakukan, agar masyarakat tidak memberikan penilaian yang negatif terhadap Pol PP. Jika kita periksa di sini, jangan-jangan ada anggapan penangkapan PSK hanya sebuah permainan,” ujar Syarifullah yang didampingi Kepala Tata Usaha, Nuzuir Syam SH. Lima wanita yang diduga sebagai PSK, umumnya warga Kota Padang dengan umur yang relatif muda. Mereka adalah ”DE” (22) warga Lubuk Buaya, ”ES” (24) warga Komplek Tabing Indah, ”SA” (25) warga Taruko, ”ET” (31) warga Gunung Pangilun, dan seorang asal Padangpanjang, ”TY” (32) Seperti dijelaskan Nuzuir Syam, umumnya wanita-wanita muda yang melakukan perbuatan tercela itu lantaran karena faktor ekonomi, terutama sulitnya mencari pekerjaan di jalur formal. ”Umumnya alasan itu yang mereka paparkan,” ujar Nuzuir seraya menegaskan, apapun kilahnya perbuatan itu tak dapat ditolerir. Operasi rutin Satpol yang digelar malam itu diarahkan di beberapa rute, yaitu Teluk Bayur, Gunung Meru Ganting, Jati, GOR Agus Salim, Juanda, Pemuda, Pinggiran Pantai Padang, Jalan Diponegoro, dan Hayam Wuruk. Daerah-daerh tersebut selama ini dianggap rawan sebagai tempat mangkalnya para PSK di malam hari. Tim yang dipimpin Kepala Satpol PP dengan beranggotakan 10 orang dari personil Pol PP, empat dari Kodim, menjaring lima PSK di Jalan Diponegoro. ”Mereka sedang mangkal di tempat itu, kita segera amankan, dan paginya langsung dikirim ke Sukarami,” ulasnya. Syarifullah menyebutkan, upaya untuk menjadikan Kota Padang sebagai daerah yang bebas dari perbuatan maksiat merupakan tugas berat yang harus diemban semua pihak, tak terkecuali institusi yang dipimpinnya. Guna menghindarkan hal-hal yang negatif, maka ke depan Pol PP akan melibatkan unsur kepolisian dalam melakukan penyidikan terhadap PSK yang terjaring. Saat ini, langkah pertama yang dilakukan untuk memenuhi permintaan masyarakat yang risih dengan keberadaan para PSK adalah membebaskan jalur-jalur umum dari tempat mangkal PSK. Selanjutnya akan dilakukan razia secara intensif, baik ke salon-salon, hotel, music room, panti pijat, dan tempat lainnya yang dianggap rawan sebagai tempat praktek asusila. (suk)


===========================================================================================
"TELKOMNet Instan Divre VI Kalimantan memberikan DISKON PROGRESSIVE kepada para pengguna TELKOMNet-Instan hingga 50% mulai bulan Juli hingga September 2003." ===========================================================================================


RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------

Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================

Kirim email ke