Dunsanak Fankha,

Mohon dikeluarkan kejujuranmu, apakah anda sendiri Aida Sari atau plagiator.

Dunsanak moderator tolong dikonfirmasi.

Mohon maaf

SBN

Suatu hari nanti
Ketika semua telah menjadi masa lalu
Aku tak ingin ada di antara mereka
Yang berpeluh darah dan berkeluh kesah:
Andai di masa lalu mereka adalah tanah saja.

[(Duhai! harta yang dahulu kukumpulkan sepenuh raga, ilmu yang kukejar setinggi
langit, kini hanyalah masa lalu yang tak berarti. Mengapa dulu tak kubuat
menjadi amal jariah yang dapat menyelamatkanku kini?)-

(Duhai! nestapa, kecewa, dan luka yang dulu kujalani, ternyata hanya sekejap
saja dibanding sengsara yang harus kuarungi kini. Mengapa aku dulu tak sanggup
bersabar meski hanya sedikit jua?)]

-----------------------
Kiriman : Aida Sari ([EMAIL PROTECTED])

----- Original Message -----
From: "rarachm" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, July 30, 2003 12:20 PM
Subject: Re: [RantauNet.Com] Jikalah akhirnya

> Apakah Fankha itu orang yang sama dengan Aida Sari?
> Saya menemukan artikel aslinya di:
>
http://www.dudung.net/news/detailnya.php?ArtID=452
>
> Well, kalo beda, kayaknya kita di rantau-net musti menggiatkan
> kampanye anti-nyontek.
>
> Kalau anda orang yang sama, perkenankanlah saya menghaturkan pujian
> atas tulisan anda yang indah ini...
>
> ~rarach
>
>
> ======================
> -------------------------------------------
> Kiriman : Aida Sari (
[EMAIL PROTECTED])
> ------------------------------------------
> Jikalah..
>
> Jikalah derita akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
> Maka mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa,
> Sedang ketegaran akan lebih indah dikenang nanti.
>
> Jikalah kesedihan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
> Maka mengapa tidak dinikmati saja,
> Sedang ratap tangis tak akan mengubah apa-apa.
>
> Jikalah luka dan kecewa akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
> Maka mengapa mesti dibiarkan meracuni jiwa,
> Sedang ketabahan dan kesabaran adalah lebih utama.
>
> Jikalah kebencian dan kemarahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
> Maka mengapa mesti diumbar sepuas jiwa,
> Sedang menahan diri adalah lebih berpahala.
>
> Jikalah kesalahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
> Maka mengapa mesti tenggelam di dalamnya,
> Sedang taubat itu lebih utama.
>
> --cut for space saving---
>
> =========================================================
>
> --- In
[EMAIL PROTECTED], "Fankha" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Assalamu'alaikum
> >
> >
> >
> >  Jikalah derita akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
> > Maka mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa,
> > Sedang ketegaran akan lebih indah dikenang nanti.
> >
> > Jikalah kesedihan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
> > Maka mengapa tidak dinikmati saja,
> > Sedang ratap tangis tak akan mengubah apa-apa.
> >
> > Jikalah luka dan kecewa akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
> > Maka mengapa mesti dibiarkan meracuni jiwa,
> > Sedang ketabahan dan kesabaran adalah lebih utama.
> >
> > Jikalah kebencian dan kemarahan akan menjadi masa lalu pada
> akhirnya,
> > Maka mengapa mesti diumbar sepuas jiwa,
> > Sedang menahan diri adalah lebih berpahala.
> >
> > Jikalah kesalahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
> > Maka mengapa mesti tenggelam di dalamnya,
> > Sedang taubat itu lebih utama.
> >
> > Jikalah harta akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
> > Maka mengapa mesti ingin dikukuhi sendiri,
> > Sedang kedermawanan justru akan melipat gandakannya.
> >
> > Jikalah kepandaian akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
> > Maka mengapa mesti membusung dada dan membuat kerusakan di dunia,
> > Sedang dengannya manusia diminta memimpin dunia agar sejahtera.
> >
> > Jikalah cinta akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
> > Maka mengapa mesti ingin memiliki dan selalu bersama,
> > Sedang memberi akan lebih banyak menuai arti.
> >
> > Jikalah bahagia akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
> > Maka mengapa mesti dirasakan sendiri,
> > Sedang berbagi akan membuatnya lebih bermakna
> >
> > Jikalah hidup akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
> > Maka mengapa mesti diisi dengan kesia-siaan belaka,
> > Sedang begitu banyak kebaikan bisa dicipta.
> >
> > Suatu hari nanti,
> > Saat semua telah menjadi masa lalu
> > Aku ingin ada di antara mereka
> > Yang beralaskan di atas permadani
> > Sambil bercengkerama dengan tetangganya
> > Saling bercerita tentang apa yang telah dilakukannya di masa lalu
> > Hingga mereka mendapat anugerah itu.
> >
> > Wassalam
> > BAD07FP
> > FANKHA
> >
>
>
>
> RantauNet
http://www.rantaunet.com
> Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
> -----------------------------------------------
>
> Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
>
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
> ===============================================
>

Kirim email ke