Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Menurut hemat saya untuk meningkatkan kewaspadaan, informasi-informasi
semacam ini oke-oke saja. Yang penting kita tidak bereaksi berlebihan
terhadapnya. Saya pikir selama ummat Islam, terutama orang-orang Minang
yang punya �kredo� ABSSBK, bersungguh-sungguh mengahayati dan
mengamalkan ajaran Islam secara kaffah (dengan pendekatan Islam. Iman
dan Ikhsan serta berlandaskan Al Qur�an dan Sunnah)---yang sesuai dengan
sbada Rasulullah SAW---dimulai dengan diri sendiri---tidak ada kekuatan
yang akan bisa mengalahkan Islam.

Bagi saya juga tidak mengherankan kalau kaum Kristen mati-matian
berusaha mencari ladang baru di negara-negara berkembang yang masih
bergulat dengan kemiskinan yang menyebabkan masyarakatnya tidak sukar
untuk mengubah akidahnya dengan materi, karena di �daerah asalnya�,
Eropah, agama ini sudah banyak kehilangan pengikut. Menurut Murad F
Hoffman (2001), gereja Katolik di Jerman kehilangan 124.000 anggota
dalam tahun 1997 saja. Sementara Islam tetap tumbuh dan berkembang.
Masih menurut Hoffman(2000), penganut Islam di kalangan penduduk asli
Jerman sudah mencapai 5.000 orang.

Amerika Serikat adalah negara yang mengalami dekristenisasi paling
ringan, namun Islam tetap merupakan---satu-satunya---agama yang tumbuh
secara konstan (Bukan begitu Ajo Duta?). Sementara di Afrika, teutama
berkat kerja keras Misi Ahmadiah (yang di sini sering kita pandang dan
kita perlakukan sebagai penderita kusta---pertmabahan penganut Islam
jauh lebih tinggi dari pada pertmabahan penganut Agama Kristen.

Secara teologis agama Kristen, khususnya kristologi Paulus, sangat mudah
dipatahkan. Seorang netter yang menamakan dirinya Bung Filsuf yang
mengaku ateis sudah melakukannya dengan mudah di Milis ApaKabar (yang
mayotitas netters aktifnya penganut Kristiani). Tetapi dari segi
�kecerdikan� dan  komitmen kepada agamanya, sejujurnya mereka lebih baik
dari pada kita. Lihat saja, Tim Pembela para pembunuh berdarah dingin
seperti Amrozi---maaf--- dengan dungunya menamakan diri mereka �Tim
Pembela Muslim�. Sementara dalam peristiwa Bom Mariot, alih-alih
memberikan perhatian dan santunan kepada orang-orang kecil yang bergama
Islam yang menjadi korban, sebagian pemimpin ummat lebih banyak
mengunakan enersinya untuk membantah bahwa pelakuknya adalah kelompok JI
seperti dugaan pihak berwajib berdasarkan temuan-temuan sementara di
lapangan. Lalu bagaimana kalau nanti terbukti benar?

So what?

Berhasil atau tidaknya kristenisasi atau upaya umat Kristen merebut
kekuasaan politik di Indonesia lebih tergantung kepada umat Islam
sendiri.

Sia-sia hutang tumbuh, cabar-cabar negeri alah

Begitu

Wassalam, Bandaro Kayo (60)


lika rahim wrote:

> Tapi ndak masalah kan Mak Darul ?????
> Banyak anggota baru di RN, jadi mungkin
> masih banyak yang belum baca,
> saya juga baru baca sekarang... Kalau pun yang udah baca, mungkin
> sudah lupa..
> SO, NGGA BAKALAN BASI....  Thanks Infonya
> Salam,Lili
> Darul Makmur <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>      Lah pernah muncul disiko, di RN-ko.
>
>      [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
>           Subject: Perlu Antisipasi segera!!
>
>           Innalillahiwainnailaihiroojiun
>           Untuk Antisipasi dan SEGERA....!!!
>
>           Telah beredar e-mail berantai seperti berikut ini.
>
>           Tolong Forward Ke seluruh MUSLIMIN dan MUSLIMAH
>           yang anda kenal.
>
>           Juga forward ke Tabloid Islam untuk sebagai
>           Informasi saja.Ini Bahaya .......
>           Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
>
>
>           =
>           
> =====================================================================================================================
>
>           Syalom...
>
>           Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan Yesus.
>
>           Pernah nggak sih kita berpikir bahwa suatu waktu
>           nanti Indonesia  ini akan  dipimpin oleh seorang
>           anak Tuhan ?
>


RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------

Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================

Kirim email ke