Assalamualikum wr.wb

 

Dalam menilai uang semua agama  sama . Sejak yang namanya uang diciptakan untuk sebagai alat tukar pengganti barter , maka yang namaya uang tetap  diburu dan dicari .dan dikumpulkan orang . Malah sekarang yang namanya uang itu bukan hanya alat untuk mendapatkan barang malah dijadikan alat untuk mendapatkan  kedudukan  dan pangkat . Jadi mengenai politik uang atau money politik bukan merupakan isu , melainkan suatu kenyataan ,Cuma agak sulit dibuktikan .

Menjelang pemilihan pejabat didaerah , banyak khabar burung dan sinyalemen yang beredar menurut berita koran milyaran rupian uang berseliweran , menghampiri saku wakil wakil rakyat , walaupun negara dalam kondisi krisis sekalipun .

Ada orang yang punya berkarung-karung uang untuk disebarkan demi sebuah kedudukan . Untuk menaikkan barang saja orang perlu angkos untuk membayar buruh , apalagi untuk menaikkan seorang pejabat .Uang yang dikaitkan dengan penghasilan , tidak peduli halal atau haram , benda yang dicari cari dizaman ultra modern ini . Dengan uang melimpah merebut kekuasaan yang selanjutnya menjadi alat untuk mengembalikan harta yang hilang tersebut . Bahkan karena manusia sebagai homo ekonomicus , terlalu polos kalau hanya berhenti mengeruk kekayaan hanya sebatas "break event point" .

Kejahatan yang seperti ini jauh lebih jahat dari pada bandar judi .

Ternyata equality before law tidak berlaku buat pejabat , sehingga penjara hanya dipenuhi maling jemuran dan sandal jepit , sedangkan koruptor kakap bebas gentayangan dengan segala kehormatan dan fasilitas , karena tangan tangan hukum tak berdaya mencengkramnya . Seorang tokoh nasional pernah berujar , bahwa kekuasaan harus berada  ditangan orang pintar dan berduit , kalau salah satu kriteria saja yang dipenuhi , maka tak mungkin orang tersbut menjadi peminpin walau kepintarannya melebihi Eintein sekalipun . Anehnya masalah moralitas dan kejujuran tidak disinggung sama sekali ..

Padahal sumber dari segala sumber kebangkrutan bangsa adalah ulah korupsi dan koruptor yang tak bermoral , yang akhirnya akan menarik gerbong lainnya yang  disebut penyakit sosial

 

 

Wassalam : zul amry  di  kuta bali
 
Note :  maaf , catatan ini akan diposting kemaren , tapi karena rantaunet pudur ,terpaksa diposting hari (zul)


Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software

Kirim email ke