# -----Original Message----- # From: [EMAIL PROTECTED] # # ----- # # Memangnya SDA yang mengendalikan SDM atau sebaliknya sich? # dari dulu bukannya SDA sumbar ya sama aja dengan sekarang? # tapi sumbar dulu dengan sumbar sekarang beda kok... Apa # karena dulu dapat sangu dari pusat? Trus sekarang karena OTDA, # SDA sumbar jadi gak berdaya? Ah, masak sich begitu?
Pada jaman sentralisasi anggaran dulu, yang pernah saya baca memang begitu (mohon diklarifikasi bagi sanak nan bagaluik di bidang ko). Mungkin ado sanak nan tau di industri apo pemda dapek bagi hasil yang cukup signifikan bagi PAD sebagai akibat Otda... # Bukannya dengan otda sumbar harusnya lebih baik karena bisa # mengatur dirinya sendiri? Masalahnya apakah memang semua # potensi SDA kita udah dimanfaatkan dengan benar? Dulu ado batubaro... alah bangkrut, semen... ado ndak saham pemda, kalau indak paliang pajak perusahaan, Tabiang... Taluak Bayua... Perkebunan.... Mungkin SDA pariwisata nan agak manjanjikan kalau dikelola sagalao aspeknyo dengan benar. # trus, apa iya pemimpin-pemimpin, pejabat, wakil rakyat dan # orang-orangnya yang harusnya membawa rakyat hidup lebih baik # sudah mengemban tugas mereka dengan semestinya? Hanya beberapa orang saja mungkin... selebihnya "delete". # Apa buntutnya tidak kembali ke orang-orangnya? SDMnya? Yap ! # Berapa hari lalu saya baca berita kalo pariwisata di jatim # bisa meningkat sekitar 30% meski kondisi krisis masih berlangsung. # Banyak turis lokal dan turis asing yang berkunjung. Kadin # pariwisatanya bilang keberhasilan tersebut salah satunya # karena ada upaya pemerintah untuk menumbuhkan kesadaran # pariwisata di masyarakat jatim terkait OTDA. Beberapa waktu lalu saya ke Balikpapan, teman2 disana bilang bahwa Pemda Kab. Kutai (Tenggarong?) membangun semacam "dufan" yang lebih bagus dari Ancol di suatu delta sungai.. PAD mereka akibat Otda meningkat berlipat-lipat (dari migas dan kayu) sehingga "bingung" juga membelanjakannya. # So, apakah sumbar bisa seperti itu? Rasanya masih jauh dech. # Apa karena alam sumbar yang gak bagus? rasanya bukan kan? # Lagi-lagi masalah SDM kan? masih terkait dengan orang-orangnya kan? ... and planning - blueprint. # Trus masalah hepeng .. semua tau kalo gak ada hepeng memang # susah jalan. Tapi rasanya gak melulu soal hepeng dech. Ado duo aturan baku nan balaku untuak mambangun ko : 1. Harus ado pitih, pitih surang maupun basalang. 2. Kalau ndak ado pitih, baliak ka nomor 1. # Kalo sumbar memang dapat dipercaya untuk berinvestasi dengan # aman, rasanya mungkin gak terlalu sulit jugalah mencari investor # untuk sumbar. Orang-orang minang (individual) banyak yang hebat # dan punya jaringan luas kok. Tapi persoalannya apa mau orang- # orang luar investasi di sumbar kalo dikit-dikit ribut dan # keamanan gak terjamin?. Masalah bom... mudah2an indak tajadi di nagari awak ko. Aman dari "maliang"..... mungkin kalau nan di ateh tu alah banyak di-delete... # Issu tanah ulayat aja apa gak bikin orang mikir menanam modal # di sumbar? Jadi apa berlebihan bila saya bilang faktor utama # ketertinggalan kita adalah memang dari mental dan sikap # kita sendiri? Iko masalah umum di seluruh INA... rasonyo ulah provokator nan ingin manyauak di aia karuah... # Saya gak bermaksud sinis dan ujug2 menilai urang minang jelek # kok. Saya toch bagaimanapun juga urang minang. Tapi kalo # dianggap seperti itu ya sorry dech. # Apalagi kalo dianggap ingin melemahkan semangat sanak kita # yang sadang berusaha mambangkik batang tarandam. # Wah, jauh dech dari pikiran saya niat seperti itu. # Saya tau betul, gimana kerasnya upaya sanak-sanak kita di # sini untuk membangkik batang tarandam. Mereka mau rugi moril # dan materil kok untuk itu. Sabananyo disiko poin utamo ambo mangomentari e-mail ibuk.. kato-kato nan dipakai "vulgar" bana tabaconyo. Kalau awak surang nan alah mamatahkan harago diri awak, ba a pulo lah awak ka "manjua" diri kalua... Sado dunsanak di palanta ko maklum bahwa kondisi awak sadang tapuruak.. tapi walau ka ba a juo indak dapek dipungkiri bahaso iko ado kaitannyo jo situasi nasional kito nan labiah tapuruak lai sahinggo indak kito di minang sajo nan bantuak itu... Jadi harago diri jo kepercayaan diri jaan sampai hilang... # Dan secara kebetulan saya juga sempat terlibat dalam salah # satu upaya tersebut. He..he... i won to guess the last sentence should be shot:-) salam - tg # Salam, # Iraf # RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ===============================================

