~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Rantaunet ingin ikut memasarkan produk anda. Hubungi Darul atau Miko. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
hm....asyiiik... akhirnya bisa juga nangkring dimuka komputer,badan segar dan wangi pula. Pertama-tama mendownload e-mail yang selama beberapa hari ini terabaikan tapi tetap menjadi buah pikiran, kira-kira dari balik bumi mana saja e-mail yang sedang parkir diserver itu berdatangan. astagaaaaa....lima ratus 25 e-mail berhondoh poroh masuk kedalam memory. Untungnya selain cantik aku termasuk rajin (hehehe...) membuat folder2 sesuai dengan kepentingan. Nah begitu sampai dikomputer dengan sopan mereka masuk ke folder masing-masing. Folder pertama, japri, hm....bermacam-macam isinya. Tapi aneh juga, isinya tidak semenarik aku membayangkan diriku sendiri. Sudah lama aku percaya bahwa isi folder merupakan cermin dari perangai sang pemilik. Ada nasehat bekal akhirat dari suhu, joke forno memualkan sekaligus mematikan kreatifitas sel2 otak dari teman2 dekat, artikel yang membuat aku selalu ingat bahwa dunia ini penuh kuman dan penyakit dari suami, sampai tidak ada yang menarik, benar-benar tidak menarik sebab membaca subjeknya saja sel-sel tubuhku serasa berteriak.Tampaknya aku harus mempertimbangkan ulang bahwa aku termasuk perangai yang menarik. Folder ke dua, rantaunet, wah paling banyak, paling tidak masuk akal, paling seru dan rasa2nya parfume ditubuhku makin semerbak seiring meningkatnya suhu tubuh dipicu hormon gairah. Cysca bercengkerama dengan Ima, lalu Iraf yang disupport oleh beberapa orang penggemar. Aku sampai deg2an sambil berharap moga2 tidak ada yang merasa terganggu oleh e-mail berkategori pribadi melayang-layang diudara terbuka. Dan rarach tersayang.... doi itu makan apa sih, kok bisa sarapnya menyamai Gatot Kaca? Folder ketiga, Surau, hm atmosfir lama masih kental terasa.Mengapa ya, disini jarang sekali terjadi diskusi? Folder keempat, Minangnet, sebetulnya masih sama, even Uda Panggugek muncul lagi di Udara, Uda JD (hehehe...) masih tidak mampu mengerti mengapa orang yang sekian bulan bertapa tidak jua membawa angin perubahan. Tapi setelah Urpas, ada warna sedikit dari Om sehhan. Ia berkata bahwa bahwa kata-kata tidak stabil. Aku jadi berfikir, apakah kata-kata yang tidak stabil ataukan konsep-konsep yang dilambangkan oleh kata-kata tersebut yang tidak stabil? Bagaimanapun kata-kata hanyalah kata-kata, dia hanya berfungsi sebagai lambang, simbol dari konsep-konsep. Sementra konsep-konsep terus meroknstruksi diri, berubah, menysuaikan diri untuk kemudian membangun konsep-konsep baru yang selanjutnya kembali merekonstruksi diri sesuai tingkat kecerdasan manusia yang malahirkannya.Itukah yang dimaksud om sehhan bahwa kata-kata tidak stabil? Btw, kelihatannya Om ini terpesona film Matrix: Reloaded. Folder selanjutnya, konsumsi pribadi. Berhubung masih ada acara, see U next time ya.... Daaagggg............. RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ==============================================

