~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Rantaunet ingin ikut memasarkan produk anda di web RantauNet
Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


 
Dari milis kami di Washington. semoga bermanfaat.

duta


---------- Forwarded Message ----------

Sessi  I
Pintu-pintu Syurga: al-Taubah & al-Haya�

Taubat (al-taubah) berasal dari kata taba berati �kembali� yakni �kembali 
dari dosa� (al-ruju� an al-dzunub). Menurut ulama ahli syari�ah: �al-taubah 
ialah pengembalian diri dari perbuatan dan perkataan yang tercela kepada yang 
terpuji. Dasarnya antara lain Q.S. al-Nur/24:31. Menurut ahli haqiqah, �al-
taubah ialah penyesalan mendalam terhadap (kekurangan) masa lampau dan 
berpendirian tangguh terhadap (prinsip-prinsip) taubat.

Al-Razi membagi tingkatan taubat kepada dua kategori, yaitu 1) taubatnya 
orang awam yakni meninggalkan dosa dan ma�shiyat menuju kepada ketaatan 
terhadap perintah dan larangan Tuhan, 2) taubatnya orang khawash, yaitu 
kembali dari tuntutan pahala dan kenikmatan syurga menuju kepada keikhlasan 
penuh semata-mata hanya kepada Allah Swt. Orang khawas kadang menganggap 
tobat orang awam bagaikan doa baginya.  Lihat Q.S. al-Nur24:31, dan Q.S. 
Qaf/50:33.

Syarat-syarat taubat menurut ulama ahli sunnah yaitu: 1) segera meninggalkan 
dosa dan ma�shiyat , 2) menyesali dengan penuh kesadaran terhadap dosa dan 
ma�shiyat yang telah dilakukan, 3) bertekad untuk tidak akan mengulangi dosa 
dan ma�shiyat di masa akan datanag. Ulama ahli haqigat menambahkan: 4) 
mengembalikan hak-hak orang yang pernah dizalimi, 5) menunaikan semua 
kewajiban-kewajibannya terhadap Allah Swt, 6) membersihkan segala lemak dan 
daging yang tumbuh di dalam dirinya dari barang yang haram dengan senantiasa 
melakukan riyadhah (amalan-amalan terpuji) dan mujahadah (olah batin untuk 
mendekatkan diri sedekat-dekatnya kepada Allah Swt), 7. Selalu mewaspadai 
setiap makanan, minuman, pakaian dari barang yang haram dan syubhat, dan 8) 
senantiasa membersihkan jiwanya dari kedengkian, kecurangan, kesombongan, dan 
unsure-unsur negatif lainnya.

Jika seseorang telah bertaubat, maka biasanya muncul rasa malu kepada Allah 
Swt, kepada diri sendiri dan tentunya kepada orang lain. Perasaan malu 
seperti inilah yang disebut al-haya�. Rasulullah Saw bersabda: al-haya� min 
al-iman (rasa malu sebagian dari iman). Rasa malu Nabi Yusuf terungkap ketika 
ia hampir tergoda dengan isteri pembesar Mesir (Q.S. Yusuf/12:34) dengan 
ungkapan: �Sesungguhnya akulah yang paling malu di sisihAllah Swt�.

Rasa malu yang sangat mendalam kepada Allah swt, bisanya lahir setelah 
manjalani taubat. Orang yang seperti ini, mungkin dialah yang dimaksud dalam 
sabdanya: �Taoubat dari dosa bagaikan toada lagi dosa�.  Orang yang malas 
bertobat termasuk orang angkuh di mata Tuhan.

Maryland, 11 September 2003

Nasaruddin Umar


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Buy Ink Cartridges or Refill Kits for Your HP, Epson, Canon or Lexmark
Printer at Myinks.com. Free s/h on orders $50 or more to the US & Canada. 
http://www.c1tracking.com/l.asp?cid=5511
http://us.click.yahoo.com/l.m7sD/LIdGAA/qnsNAA/i_NqlB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

----
Messages posted in this mailing list does not necessarily reflect the policy of the 
organization. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED]  

Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/ 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com
Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
---------------------------------------------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
============================================

Kirim email ke