Assalamu’alaikum wr.wb.

 

African musleem women yang anda lihat waktu naik haji itu bukan tataoo, tetapi adalah semacaminaiatau “henna” dalam bahasa Arabnya. Mereka umumnya dari Nigeria, Somalia, Sudan dan lain-lain. Kalau di Sudan dan Somalia anak-anak baik laki-laki atau wanita waktu kecil malah di gores di pipinya dengan alat pemanas sebagi tanda anak keluarga bangsawan di Afrika.(sekarang sudah tidak ada atau sudah tidak dilakukan lagi kepada anak-anak).

Kalau wanita Arab yang berkulit putih yang tampaknya juga ber-tatoo, merka juga memakai “henna” yang dicampur bahan komestik untuk melindungi kulit, kebanyakan mereka adalah dari Afrika Utara, dari Tunisia, Libya, Maroko dan Meuritania. Sudah menjadi kebiasaan bagi mereka memakainya sebagai lambang dan juga untuk memelihara kulit. Kalau ditanyakan kepada mereka adalah untuk menjaga kesehatan.

Bukan hanya mereka, wanita Saudi, Yaman, Syria, Lebanon, Irak., Yordania dan wanita Teluk Arab umumnya senang memakai “henna” dengan berbagai warna. Henna (inai) termasuk komoditi yang laris di musim haji, terdapat di toko-toko pedagang rempah-rempah.

Jadi sekali lagi bukan tataoo.

 

Wassalam

ZS Mangkuto

 

Saya jadi ingat waktu ditanah suci 2 tahun lalu banyak terlihat wanita muslimah berkulit hitam (african mosleem women) yang juga sedang menunaikan ibadah hajji, mereka memakai tatoo diwajahnya, kalau saya nggak salah lihat motifnya seperti garis muka binatang buas sejenis "chetah" macan africa yang garang itu seperti sering kita lihat di tv discovery itu

 

--dikarek disiko ……..

Kirim email ke