Kini sdg intend diskusi parawisata Minang di biliak potensi Minang, kalau lai ado nan ka ikuik bisiakkan ka [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
http://www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?id=2003092602140749
Kota Jam Gadang, Ibu Kota Kedua RI setelah Yogyakarta
BILA berkunjung ke Sumatra Barat (Sumbar) belum lengkap jika tidak mengunjungi Bukittinggi, kota wisata bersejarah. Makanya, tidak heran jika telah menginjakkan kaki di Padang, ibu kota Provinsi Sumbar, orang akan bergegas pergi ke Bukittinggi. Jarak tempuh dari Padang ke Kota Jam Gadang itu sekitar dua jam.
Setiba di Bukittinggi, pelancong biasanya ingin bermalam menikmati hawa dingin Bukittinggi. Juga menyaksikan pesona wisata, seperti Jam Gadang, Ngarai Sianok, dan sebagainya. Tidak hanya itu, juga berbelanja aneka cendera mata dan kain bordir.
Bukittinggi, menurut sejarawan Mestika Zed, memiliki nilai historis yang tinggi. Pada zaman pendudukan Jepang, Bukiittinggi pernah menjadi ibu kota untuk kawasan Sumatra dan Semenanjung Malaya, yang terlepas dari Pulau Jawa.
"Peran sentral Bukittinggi ditunjukkan pada masa perjuangan kemerdekaan (1945-1950)," katanya.
Pada masa itu, khususnya setelah agresi militer I Belanda (1947), lanjutnya, kota ini memainkan peran penting. Kedudukannya merangkap sebagai ibu kota Keresidenan Sumbar, ibu kota Provinsi Sumatra, dan ibu kota Republik Indonesia (RI) kedua setelah Yogyakarta.
Bila dilihat ke belakang, Bukittinggi memiliki sejarah panjang. Mestika mengatakan, morfologi Kota Bukittinggi telah terbentuk pada 1820, di bawah pohon beringin di Bukit Kubangan Kerbau. Pada November 1826, Belanda menyulapnya menjadi Kota Benteng, Fort de Cock, untuk menghadapi pergolakan kaum Paderi di Kamang Bonjol, dan sebagian besar pedalaman Minangkabau.
"Setelah Sumbar jatuh ke tangan Belanda, Bukittinggi dijadikan sebagai pusat pemerintah Belanda," ungkap Ketua Pusat Kajian Sosial Budaya dan Ekonomi Universitas Negeri Padang ini. Para pemimpin RI kemudian meneruskan peran sentral Bukittinggi sebagai ibu kota Sumatra. Sebelum agresi kedua (1948), kekuasaan Belanda hanya terbatas sampai di Padang.
Untuk menjalankan pemerintahan, Residen memutuskan untuk memindahkan kantor Keresidenan Sumbar ke Bukittinggi. Wakil Presiden Bung Hatta mengambil tempat di bekas rumah Asisten Residen Belanda di Tri Arga itu. Tempat itu menjadi urat nadi kepemimpinan Republik di Sumatra (kini menjadi Istana Bung Hatta, Red).
Sejumlah menteri dan perwira senior ikut mendampingi Bung Hatta di Bukittinggi. Hal ini dilakukan untuk memulihkan benteng pertahanan Republik di Sumatra.
Selain itu, pelabuhan udara Gadud, pintu gerbang masuk dan keluar para pemimpin bangsa dalam menyelesaikan urusan Republik di Bukittinggi-Yogyakarta dan dunia, lewat Singapura dan New Delhi, juga dipertahankan. "Salah seorang menteri yang tinggal di Bukittinggi dan memimpin Pemerintahan Darurat RI (PDRI) adalah Sjafruddin Prawiranegara," katanya.
Sjafruddin memimpin PDRI pada 19 Desember 1948 hingga 15 Juli 1949.
Kabag Umum dan Humas Pemerintah Kota Bukittinggi Ibentaro mengatakan, pola pembangunan Kota Bukittinggi ke depan, Bukittinggi akan dijadikan sebagai kota pendidikan, wisata, kesehatan, perdagangan, dan jasa.
"Bukittinggi akan menjadi kota transit di Sumatra, yang diharapkan akan menunjang sektor perdagangan dan jasa," katanya.
Seiring dengan melemahnya pertumbuhan ekonomi Kota Padang akibat perpindahan Terminal Lintas Andalas ke Air Pacah, pinggiran kota Padang, Bukittinggi menjadi sasaran utama para pembeli barang-barang konveksi.
Di Pasar Aur Kuning yang dikenal dengan pasar konveksi, kata Ibentaro, perputaran uang lebih Rp5 miliar sd Rp10 miliar per hari. "Secara umum, pebankan di Kota Bukittinggi setiap bulannya menyetor uang Rp150 miliar sd Rp200 miliar ke Bank Indonesia. Ini menunjukkan tingkat perdagangan dan jasa di Bukittinggi sangat potensial," tandasnya.
Z Chaniago - Palai Rinuak -http://photos.yahoo.com/bada_masiak/
====================================================================== Alam Takambang Jadi Guru ======================================================================
_________________________________________________________________
Get McAfee virus scanning and cleaning of incoming attachments. Get Hotmail Extra Storage! http://join.msn.com/?PAGE=features/es
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
============================================

