Kini sdg intend diskusi parawisata Minang di biliak potensi Minang, kalau lai ado nan 
ka ikuik bisiakkan ka [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Satu lagi, renungan yang sangat bagus.

--Gm

----- Original Message ----- 
From: "Retno Wahyudiaty" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "sufi-islam" <[EMAIL PROTECTED]>; "surau" <

A K A L
Yang punya akal sebaiknya hati hati, dijaga akalnya jangan sampai bangkrut. 

Pertanyaan : Apakah akal bisa bangkrut ? 

Jawab : Bisa !! 

Bagaimanakah itu ? 

Dikatakan oleh Al Imam Abdullah AlHaddad dalam Diwan-nya : 

AlMuflis adalah orang yang hutangnya lebih banyak ketimbang hartanya. 

Arti perkataan Beliau : "Bukti akan bangkrutnya akal seseorang adalah : apabila ia 
pandai menceritakan kekurangan dan a'ib orang lain, sedangkan ia tidak tahu akan aib 
dan kekurangannya sendiri". 

Dikatakan di dalam suatu hikmah : "aku heran kepada orang yang melihat sehelai rambut 
dimata orang lain yang jauh, akan tetapi ia tidak melihat batang kayu di hadapan 
matanya sendiri". 

Dalam syairnya yang lain Al Imam Abdullah AlHaddad mengatakan : 


"Aku heran terhadap seseorang yang berwasiat/memberi nasehat kepada orang lain, 
padahal dia sendiri lebih pantas dari mereka untuk menuruti wasiat/nasehat itu 
sendiri". 


"Ilmu yang begitu luasnya bagai lautan yang saling memukul ombaknya, akan tetapi 
disampingnya terdapat pengamalan yang bagaikan setetes air". 

Didalam Zubad, Ibnu Ruslan mengatakan : 


"Dan orang 'alim yang tidak mengamalkan ilmunya, orang tersebut di'adzab sebelum 
penyembah berhala". 

Makna 'alim disini bukan hanya seseorang yang sudah menjadi pakar dalam ilmu agama 
saja, akan tetapi setiap orang yang tahu akan suatu masalah maka ia pun dianggap 
sebagai 'alim dalam masalah tersebut. 

Didalam hadist disebutkan : 


"Orang yang paling dahsyat adzabnya dihari kiamat adalah seorang 'alim yang tidak 
manfa'at ilmunya." 

Maka pandai pandailah di dalam mengoreksi diri sendiri. Selidikilah akan kekuranganmu 
dan perbaikilah kekurangan tersebut, itu lebih bermanfaat dan lebih berakal dari pada 
mencari kekurangan orang lain. 

"Bila Allah ingin agar hambanya memperoleh kebaikan, maka Allah akan membukakan mata 
hati hamba tersebut akan aib/kekurangan yang terdapat pada dirinya sendiri, hingga ia 
memperbaikinya. Bila Allah ingin menjebloskan seorang hamba, Allah bukakan mata hamba 
tersebut akan aib/kekurangan orang lain, hingga ia sibuk dengan urusan orang dan buta 
akan aibnya sendiri". 

Wallohu a'lam.





~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com
Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===========================================

Kirim email ke