Kepada semua milis di palanta,
 
Maaf dari saya atas segala 'surprise party' yang terjadi pada Jumat lalu.
Saya minta maaf karena telah memenuhi mail box anda semua dengan hal2 yang nggak ada sangkut pautnya dengan Bapak/Ibu/Sanak semua. Terutama yang bayar pulsa sendiri atau menggunakan "pelat hitam" seperti saya.
 
Terima kasih untuk semua email bernada simpati kepada saya via japri maupun jalum.
Terima kasih untuk semua email yang bernada sebaliknya.
 
Terima kasih untuk energi yang telah anda keluarkan untuk saya.
 
Dengan jujur saya sampaikan, bahwa saya ini hanya seorang anak manusia yang tidak dilahirkan di kampung, tetapi diajarkan urang gaek untuk peduli dengan kampung. Saya hanya pingin menyumbangkan energi yang seada2nya ini untuk kampung.
Maka itu saya nggak ngerti sama sekali tentang pantun2 bahasa minang.
Maaf, sekali lagi karena saya 'memaksa' anda2 semua untuk memahami 'perbedaan' yang ada didiri saya, setelah saya pun dianjurkan untuk memahami 'perbedaan' orang lain.
 
Penilaian ada di pikiran Bapak/Ibu/Sanak semuanya.
 
Wassalam,
Cysca
 
ps : email ini nggak usah dibuat wacana baru lagi deh ya..kasihan ratusan bahkan ribuan member lainnya harus minum antimo.
pps : subject mengenai hal ini juga nggak perlu ditambah2 lagi deh. Cukup kan sampai di sini saja.
ppps : sebenernya sih "Tommy nggak gitu deh" ;-D (yang ini juga becanda... nggak usah jadi wacana baru lagi...ketawanya dalam hati aja)
 
----- Original Message -----
From: rarach saya pikir, saya perlu beri dukungan buat cysca.
terimalah kritik bundo dengan lapang dada, saya kaget juga mendengat teguran bundo yang (juga) sangat keras pada cysca. 
kadang-kadang, saya berpikir, apakah karena privilege senioritas bundo boleh memberi teguran yang begitu keras pada cysca ..:)
walau pun bahasa bundo jauh lebih halus dari bahasa cysca, tapi nuansa kekerasannya tetap sama, bahkan lebih tajam; karena nada bundo adalah plong keras; sedangkan nada cysca masih diakhiri senyum.
~rarach (kalo bisa jadi kompor, ngapain jadi tissuee..:))

Kirim email ke