Rahima <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamualaikum.Wr.Wb.
Waalaikumsalam ww.
terimakasih atas uraian yang panjang lebar ini uni...
ILMU BUMI ( GEOLOGI )
Muhammad Kamil Abd As Shamad dalam bukunya " Al I'jaz
'Ilmi fi l Qur'an " halaman 77-78 mengatakan bahwa :
---cut----yang semakin lama semakin menebal
dan membentuk suatu benda ( tak obahnya penciptaan
manusia yang berasal hanya dari setetes air
mani,kemudian menjadi benda yang keras dan bergerak ).Kalo bicara dengan konsep ilmu pengetahuan modern, contoh yang uni tuliskan di atas tersebut tidak berlaku lagi uni. Kenapa cecille bilang begitu, uni Ima tahu khan telah lahir "DOLLY" si domba cloning yang terlahir tanpa adanya campur tangan setengah tetes air mani-pun. Bahkan seperti artikel yang di postingkan oleh salah seorang anggota RN (cecille lupa pengirimnya) beberapa waktu yang lalu yang menyatakan bahwa sebuah perusahaan rekayasa genetika mengklaim telah berhasil melahirkan manusia cloning yang lagi2 tanpa campur tangan si air mani. Bagaimana uni?
BENTUK BUMI :
Sesuai dengan firman Allah SWT dalam kitabNya yang
mulia : Dan bumi setelah itu dijadikannya terhampar (
seperti bulat telur ) ( Q.S An Naazi'aat 30 ).
Kamus bahasa Arab memberikan arti kata " Dahaha "
yaitu menjadikannya seperti " Ad Dahiyah,yakni Bulat
telor ".Dan yang menguatkan lagi firman Allah bahwa
bentuk bumi ini bulat adalah firmanNya sebagai berikut
: " Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit
matahari,dan memelihara kedua tempat terbenamnya. (
Q.S Ar Rahman 17 )
Ada dua hal yang cecille kurang setuju yang uni tulis di atas. Pertama, telah beberapa kali cecille lihat di TV, baik berdasarkan foto dari pesawat ulang alik, ataupun dari satelit, jelas terlihat bahwa bumi itu berbentuk bulat seperti bola kaki, bukan bulat telor....apakah telor di arab sana bentuknya sama persis dengan bulatnya bola kaki?...hihihi.. Barangkali yang di maksud dengan "bulat telor" tersebut bukanlah bentuk bumi, tapi lintasan rotasi bumi dalam mengelilingi matahari, kalau yang ini memang bulat telor. Bagaimana uni?
Andaikan saja,bentuk bumi ini terbentang luas dan
terhampar merata,tentu tempat terbit dan terbenamnya
matahari satu.Dan cahaya matahari pasti menyinari
seluruh isi jagad alam raya ini sekaligus,berarti ngak
ada malam ,karena diterangi oleh matahari,tanpa ada
dinding pembatasnya.
Salah satu contoh saja,cobalah kita pinjam dulu bola
kaki dunia itu,atau bola apa saja,kemudian kita kasih
senter,maka bila kita mensenternya ( memberikan cahaya
),pada bagian atas,maka bagian bawahnya gelap.Atau
kita sinari bagian Barat,maka bagian Timurnya akan
gelap,begitu juga sebaliknya.Karena bagian bawah,atau
Timur terhalang mendapat sinaran tersebut.Ini pertanda bahwa bumi itu bulat,dan tidak datar
begitu saja. Dan ini juga sesuai dengan firman Allah
SWT
Dan dialah yang menciptakan malam dan siang,matahari
dan bulan,masing-masing dari keduanya itu beredar
didalam garis edar nya. ( Q.S Al Anbiyaa,)Cecille kira penjelasan uni di atas agak rancu...statment uni di atas sangat lemah jika digunakan untuk menerangkan bahwa bentuk bumi itu bulat. Ayat yang uni sampaikan di atas itu adalah bukti nyata dari peredaran planet bumi mengelilingi matahari dan perputaran bumi pada sumbunya. Karena bumi itu berputar pada sumbunya, maka setiap bagian bumi ini mendapat penyinaran dari matahari secara bergilir. Apapun bentuk benda dengan permukaan rata jika di putar di depan lampu senter akan memperoleh penerangan di setiap bagiannya secara bergilir seperti adanya siang dan malam.
Bagaimana uni? cecille tunggu penjelasan uni selanjutnya.
wassalam
cecille
Do you Yahoo!?
The New Yahoo! Shopping - with improved product search

