Server RantauNet berjalan atas sumbangan dan kerjasama dari para anggota, simpatisan 
dan semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik: 
http://www.rantaunet.com/sumbangan.php
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

--- Arnoldison <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamu'alikum Wr.Wb
> 
> Tampaknya memang sistem pendidikan berperanan dalam
> mendorong orang
> untuk hafal qur'an.

Iyah benar.Sistem pendidikan memang cukup berperan
dalam hal ini.


> 
> Walaupun  ada sangkut pautnya dengan faktor bahasa
> namun tidak menjadi
> suatu sebab yang utama ummat Islam Indonesia
> terhambat dalam menghafal
> Qur'an  karena banyak juga yang mampu menghafal
> lagu-lagu barat(yang
> bukan bahasa Indonesia).

Iyah,benar juga,tetapi entahlah,uni akui memang
mempelajari tata bahasa Arab,jauh lebih sulit
ketimbang tata bahasa English.Bahasa Arab sangat
jelimet sekali.Tapi itu tak berarti menyulitkan kita
untuk menghafal Al Qur'an.Karena,banyak juga sekarang
ini non Islam yang hafal Qur'an.( baca di media
Indonesia,kalau ngak salah,entah dimana sudah lupa ).

> Atau  mungkin  bisa  bandingkan  juga  dengan  orang
>  minang yang bisa
> membawakan shalawat dulang atau saluang semalam
> suntuk.

Tapi memang lidah orang ngak sama dalam pengucapan,dan
daya tangkap masing-masing berbeda.


> 
> Uni  Rahimah bisa beri komentar, tentang budaya
> orang Mesir menghafal
> Quran  ?

Okay,..akan uni mencobanya.


Mesir dalam Menghafal Al Qur'an :

Menurut kaca mata pandang uni yang mungkin sudah 12
thn lebih di mesir,uni akui,memang sudah karunia dari
Allah SWT,negeri Arab,khusus negeri Mesir
ini,mempunyai daya ingatan ( bukan daya tangkap ),tapi
daya ingatan ( hafalan ).Sangat tinggi.MasyaAllah.

Ngak jauh-jauh,sebanyak itu manusia dari berbagai
negara,dan sudah bertahun-tahun kita ngak
ketemu,bisa-bisanya banyak diantara mereka ( bukan
semuanya,tapi kebanyakan ),masih ingat akan NAMA
KITA.Maaf pengalaman pribadi dan teman-teman lainnya
juga mengakui hal yang sama,ini terbukti saat kita
urusan,atau pas lagi naik taxi,sering sekali mereka
masih mengingat diri kita.bahkan tak jarang nama kita
juga diingat.

Apalagi Al Qur'an yang sebenarnya bahasa Al Qur'an ini
sangat indah,penuh sastra,pokonya,sangat..sangat indah
dan menyentuh hati,bahkan tak jarang kita akan
meneteskan air mata,bila membacanya.Dan ini berlaku
baik bagi orang Mesir,ataupun orang azam ( diluar Arab
).Wajar saja,sebenarnya mudah untuk dihafal.

dari kecil,di TK manapun,( wallahu a'lam kalau di luar
sepengetahuan saya ),anak-anak sudah dilatih menghafal
Qur'an.Apalagi di Al Azhar,tingkat Tsanawiyah,sudah
jelas mereka hafal Qur'an semuanya,karena sudah mata
pelajaran wajib.Dan salah satu yang menentukan untuk
naik kelas.

Dan ini terjadi juga di Universitas Al Azhar,tempat
mahasiswa dari berbagai negara menuntut ilmu.Untuk
naik tingkat,masih bisa dua mata kuliyah,ngak
masuk,bisa asalkan di luluskan pada tahun2 yad.Dan
bila pada termen pertama ada 5 mata kuliyah kita ngak
masuk dari 13-15 mata kuliyah yang ada.Dan salah satu
dari 5 mata kuliyah itu ada Al Qur'annya.maka bila
saja,Al Qur'annya lulus dengan nilai Jayyid
jiddan,atau mumtaz ( Baik sekali,atau Istimewa
),maka,.yang empat mata kuliyah lagi jadi terangkat
nilainya,sehingga hanya tinggal 2 mata kuliyah
lagi,dan ini bisa menaikkan,atau meluluskan seseorang
dalam akademiknya.

Begitu sekali tinggi dan menentukan mata pelajaran Al
Qur'an tersebut,jadi ngak bisa orang main-main dengan
Al Qur'an.Kalau nilai kita dalam Al Qur'an sangat
baik,dan istimewa,InsyaAllah disegala mata pelajaran
akan terangkat sedikit.Ini salah satu perhatian Mesir
dan budaya mereka yang sangat menjunjung tinggi nilai
Al Qur'an tersebut.

Kita lihat lagi.Dalam kehidupan sehari-hari,selain
yang sudah diterangkan dibawah,di majalah Gatra,kalau
ngak salah yah.Iyah,..majalah gatra.Ada hal-hal yang
sangat menarik saya perhatikan.Mesir sudah terkenal
dengan negeri seribu menara.Jadi memang banyak mesjid
disana.Dan yang kita salutkan lagi,kebanyakan
mesjid-mesjid tersebut ada pelajaran tafsir dan
hafalan Qur'annya,mulai dari anak berumur
4-..dst,.yang tua sekalipun,ada disana.


( Saya dulu mengikuti halaqah ini,sampai hafal 30
juz,mengikuti pengajian tafsir,dan sering menangis
bila mendengar ustadz2 itu menjelaskan ayat-ayat
Allah.Juga pernah ikut dalam musabaqah hifzil
Qur'an,rezeki ,dapat juara I,dan hadiahnya umrah ke
mekkah.hanya saja,kala itu saya sakit,sehingga duit
saja yang saya terima.


Dan saat inipun banyak mahasiswa Indonesia yang menang
mengikuti perlombaan semacam ini,cuman saya ngak
mungkinlah lagi,sudah punya anak tiga,banyak kesibukan
RT,mana lagi malu aja ikut lomba.Ini kenangan masa
lalu saya aja ).Ini salah satu cara Mesir menggalakkan
Al Qur'an dan penafsirannya,dengan mengadakan Hifzil
Qur'an,juga kandungan isi Al Qur'an.

Kemudian satu lagi,kalau kita naik bis umum,bis
mini,atau taxi,akan sering kita dengar lantunan Al
Qur'an di kumandangkan di kasset2nya.bahkan tak jarang
sopir taxipun ikut menghafal Al Qur'an tersebut.Suatu
hal yang pantas di tiru oleh sopir2 taxi dan bis
kita.Ketimbang mengumandangkan lagu-lagu ( tapi
yah.sulit sih,.kalau sudah jadi kebiasaan kita ),lebih
baik dikumandangkan Al Qur'an.

Untuk ini maaf,saya sudah entah puluhan kali
berapa,kalau naik bis Padang BKT,belum pernah saya
dengar ada Al Qur'an di kumandangkan.Wallahu
a'lam,bila kebetulan bis yang puluhan kali saya
tumpangi itu,kebetulan saja,lagi mengumandangkan
lagu-lagu.

Dan bukan saja sopirnya yang suka hafal Qur'an di
sana,penumpangnya,sering saya lihat pegang Al Qur'an
dan menghafalnya.Jadi ngak heran di bis pun kita akan
mendengar suara orang hafal Al Qur'an,atau baca
AlQur'an.Dan ini banyak diikuti oleh mahasiswa asing
lainnya.


Hm..banyak lagi budaya mereka dalam hal ini.Apa-apa
yang disebutkan Gatra itu benar adanya.Kalau saat ini
lagi digalakkan mengenai Al Qur'an dan
teknologi.banyak diantara universitas-universitas
Umum,bergabung dengan Al Azhar,untuk terus meneliti
kandungan Al Qur'an,jadi bukan masanya lagi semua isi
Al Qur'an harus Eropah yang menemukan.Ummat
islam,seharusnya lebih mampu lagi,karena warisan ilmu
Al Qur'an itu sebenarnya Allah berikan  pada kita
ummat Islam.

Oh yah,.ortu mereka sangat berperan aktif.Dan cukup
menentukan sekali dalam masalah ini.Hubungan ortu dan
anak,cukup dekat,dan ortu sangat perhatian dalam
pendidikan anaknya.Dimana pemerintahnya pun mendukung
sekali masalah pendidikan ini.

Ngak heran sekolah-sekolah dan universitas-universitas
pada umumnya GRATIS.Jadi ortu hanya memikirkan biaya
hidup saja lagi.mana biaya primer sangat-sangat murah
sekali,bila dibandingkan Indo nesia,bahan-bahan
kebutuhan pokok,untuk dimakan,mahal sekali,jarang
terjangkau oleh kita-kita yang berpenghasilan sangat
minim.

Yang mahal di mesir,kebutuhan skunder,atau lux.seperti
elektronik,TV,kulkas,Video,komputer.Tapi kalau soal
makanan,wah..puas deh...makanya anak-anak di
mesir,sehat-sehat pada umumnya,Alhamdulillah kita
orang asing kecipratan juga.
itu saja dulu

wassalam.Rahima.




> Wassalamu'alaikum Wr.Wb
> 
> 
> 
> ---------------------
> 
> 
> 
> Kairo , Rabu, 27-11-2002 13:53:35
> Sebanyak 18,5% Penduduk Mesir Hafal Alquran
> 
> GATRA.com - Sebanyak 12,3 juta atau sekitar 18,5
> persen dari total 67
> juta jiwa penduduk Mesir tercatat sebagai penghafal
> 30 juz kitab suci
> Alquran.
> 
> Kementerian Waqaf (semacam kementerian agama) Mesir,
> Rabu, di Kairo
> menyebutkan, para penghafal Alquran itu tergolong
> dalam usia kanak-
> kanak dan remaja, dewasa, serta golongan orang
> lanjut usia.
> 
> Disebutkan, penghafal Alquran golongan kanak-kanak
> dan remaja berusia
> antara 10-25 tahun tercatat sebanyak 2,4 juta jiwa,
> golongan dewasa
> berusia antara 26-55 tahun sebanyak 6,2 juta, dan
> usia di atas 56
> tahun sekitar 3,7 juta penghafal Alquran. Dari
> jumlah tersebut,
> wanita penghafal Alqur'an sekitar 3,8 juta orang.
> 
> Menteri Waqaf Mesir, Prof Dr Mahmoud Hamdi Zaqzouk,
> dalam wawancara
> dengan jaringan televisi Mesir baru-baru ini
> menyebutkan, jutaan
> orang Mesir penghafal Alquran itu merupakan wujud
> dari dukungan
> sistem pendidikan setempat.
> 
> Sistem pendidikan Mesir, baik sekolah negeri maupun
> Al-Azhar, dan
> pendidikan swasta lainnya, memang mewajibkan pelajar
> Muslim untuk
> menghafal Alquran.
> 
> Selain itu, pengajian di mesjid-mesjid bagi jamaah,
> khususnya anak-
> anak sekolah juga berperan penting untuk mendorong
> warga menghafal
> Alquran, kata Menteri Zakzouk, yang juga mantan
> dekan fakultas
> teologi Universitas Al-Azhar tersebut.


__________________________________
Do you Yahoo!?
The New Yahoo! Shopping - with improved product search
http://shopping.yahoo.com
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com 
Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
============================================

Kirim email ke