Kalau saya beranggapan bahwa sanak2 nan duduak di palanta RN ko alah gadang/dewasa sehingga sehingga secara otomatis sudah bisa memilahkan mana yang "jokes" dan mana yang "penghinaan". Malah hal-hal begitu ada positifnya kita terima di lapau ko sehingga kita bisa menindaklanjuti jika memang ada hal-hal yang sebenarnya merupakan penghinaan tapi disamarkan dalam bentuk joke. Apalagi postingan yang begitu bila kita tidak terima di RN ko tokh kita akan mendapatkannya juga dalam mailbox kita dari milis-milis lain ataupun teman yang mengiriminya... isi message yang kita baca itu juga.
 
salam - tg
-----Original Message-----
From: lika_lk2002

  Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Sabelumnya maaf baliak Lili haturkan kapado mamak-mamak nan duduaknyo lah  tagaduah...,  kok nan sadang minum kopi jadi kasada'an dek karano postingan  dengan subject "Fatwa ...... kapatangtu.
Tarimo kasih ateh tanggapan nan Mamanda berikan. Lili hargai itu...

Namun demikian, walau pun ado sebagian para mamanda di siko yang kurang setuju dengan postingan tsb, Tapi Mak itulah kenyataan yang kini sedang beredar di sekitar kita.  Lili pikir urang-urang cadiak pandai nan ado di RN ko perlu tahu...., bantuak itu lah nan ado kini. Di sinilah kebijaksanaan kita dituntut. Menyedihkan rasanya jika postingan2 ini hanya tersebar  pada orang-orang di luar sana, sementara orang cerdik pandai  berusaha menutup diri akan postingan ini, sehingga tak ada upaya untuk suatu tindakan.

Tanpa bermaksud menutupi kesalahan yang telah  Lili lakukan, ada  harap  yang ingin Lilii ditumpangkan: semoga keengganan sebagian kita untuk menerima postingan yang dianggap "tidak pantas"menurut kita, tidak menjadikan kita  menutupkan mata  terhadap yang apa yang sedang terjadi. Karena kabut-kabut yang ada di sekeliling kita hanya akan tersibak kalau "ada  angin yang ditiupkan". Dia akan tetap ada bahkan mungkin akan semakin tebal , cuma mungkin kita yang tidak melihatnya, karena mata kita telah dipejamkan untuk itu.

"Sadarilah bahwa banyak kabut di luar sana  yang mengaburkan pandangan kita. Tiupkanlah angin agar kabut itu tersibak, sehingga kita  pun dapat melihat lebih jelas lagi........"


Maaf  atas kata-kata yang kurang pantas
Please, Don't Stop to Correct Me If I am wrong
Salam, Lili


Kirim email ke