Assalamualikum wr.wb :
Di negeri ini aturan dibuat seolah olah bukan untuk membuat masyarakat tertib dan disiplin , tapi guna memberi kesempatan kepada pemegang kekuasaan untuk memperoleh suap dan sogok. Jika ada anggota masyarakat yang ingin tertib dan disiplin mengikuti aturan serta prosedur yang berlaku , berbagai macam aturan tambahan yang kadang kala mengada ada muncul mengganjal urusannya . Dan masyarakat juga maunya cepat dan mengambil jalan pintas . Maka ditempuhlah tindakan �efficient grease� atau pemberian pelumas effisien yang lumrah disebut uang rokok , uang jajan , uang bensin , dan kini karena maraknya telepon selular ada istilah baru uang pulsa . Jadi bukan hanya mobil saja yang perlu oli , namun mesin kekuasaan pun perlu juga pelumas . Sehingga timbul adagium , bahwa uang tidak menjadi masalah , namun masalah bisa dijadikan uang .
Maka tak salah kiranya kalau TI ( transparancy international ) , pada tahun 2003 ini menetapkan Ina sebagai ranking ke tiga setelah Bangladesh dan Myamar dan bukan itu saja , ternyata negri ini lebih korup dibandingkan Papua Neugini , Vietnam dan Filiphina .
Ironis emang !
Wassalam :
Zul Amry Piliang di kuta bali
Do you Yahoo!?
The New Yahoo! Shopping - with improved product search

