Server mailing list RantauNet berjalan atas sumbangan para anggota, simpatisan dan 
semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik: 
http://www.rantaunet.com/sumbangan.php
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


--- zhilan zolila <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalaamu'alaikum,
>  
> Uni, ini ada sedikit pertanyaan dari saya : 
> 
> >Yang ada hanyalah Hadist mengenai puasa di bulan
> >Sya'ban.Yaitu bunyinya begini : " Dari Aisyah
> Rasulullah SAW,tidak pernah puasa yang paling banyak
> dalam satu bulan itu,kecuali puasa di bulan
> Sya,ban.Bahkan kadang beliau puasa penuh di bulan
> itu." Hadist seumpama ini di riwayatkan juga oleh
> Ummu
> salamah.
> 
> Pertanyaan : Apakah benar Rasulullah puasa satu
> bulan penuh pd bulan sya'ban? Karena ada hadits yg
> menyatakan bahwa Beliau tdk pernah puasa satu bulan
> penuh, kecuali hanya pd bln Ramadhan. Berikut
> keterangannya : 
>  
> Sebagian ulama di antaranya Ibnul Mubarak dan
> selainnya telah merajihkan bahwa Nabi shallallahu
> �alaihi wa alihi wa sallam tidak pernah
> penyempurnakan puasa bulan Sya�ban akan tetapi
> beliau banyak berpuasa di dalamnya. Pendapat ini
> didukung dengan riwayat pada Shahih Muslim No. 1954
> dari �Aisyah radhiyallahu �anha beliau berkata:
> �Saya tidak mengetahui beliau shallallahu �alaihi wa
> alihi wa sallam puasa satu bulan penuh kecuali
> Ramadhan.� Dan dalam riwayat Muslim juga No. 1955
> dari �Aisyah radhiyallahu �anha, dia berkata: � Saya
> tidak pernah melihatnya puasa satu bulan penuh
> semenjak beliau menetap di Madinah kecuali bulan
> Ramadhan.� Dan dalam Shahihain dari Ibnu �Abbas, dia
> berkata: �Tidaklah Rasulullah shallallahu �alaihi wa
> alihi wa sallam berpuasa asatu bulan penuh selain
> Ramadhan.� (HR. Bukhari No. 1971 dan Muslim
> No.1157). Dan Ibnu Abbas membenci untuk berpuasa
> satu bulan penuh selain Ramadhan. Berkata Ibnu
> Hajar: Shaum beliau shallallahu �alaihi wa alihi wa
> sallam pada bulan
>  Sya�ban sebagai puasa sunnah lebih banyak dari pada
> puasanya di selain bulan Sya�ban. Dan beliau puasa
> untuk mengagungkan bulan Sya�ban.
> 
> Bagaimana kira-kira menurut Uni ....

Statement uni rasanya cukup jelas,bahwa Rasulullah
diantara bulan-bulan lainnya ( tentu selain bulan
Ramadhan ),YANG PALING BANYAK ,( maaf di besarin
),agar jelas kelihatan,kalau paling banyak itu bukan
berarti sebulan penuh.( Rasulullah memang ngak pernah
puasa sebulan penuh di bulan sya'ban,tetapi diantara
bulan2 lain,spt Rajab,syawal dan lainnya itu ),beliau
paling banyak puasanya pd bulan sya'ban tersebut.


> 
> Ciek lai pertanyaan :
>  
> >Namun Hadist lemah,bisa tetap diamalkan,bila ia
> >mencakup perihal memperbanyak ibadah,asalkan tidak
> mencakup masalah aqidah,dan lemahnyapun tidak
> terlalu
> keras,dengan arti kata Hadistnya ganjil,menyalahi
> dari
> Hadist shahih,atau ayat Al Qur'an,atau tidak masuk
> akal kata-katanya,cacatnya banyak dan lain
> sebagainya.
> 
> Apakah boleh beribadah (memperbanyak ibadah) dengan
> bersandarkan kpd hadits Dhoif ? Sebab ada yang
> mengatakan bahwa untuk hal ibadah harus jelas
> aturan, suruhan atau sunnahnya. Dan ini tentunya
> harus berdasarkan hadits yg sahih. Sedangkan hadits
> yg dhoif bisa dipakai jika ada hadits sahih atau
> ayat Qur'an yang menguatkannya.

Beribadah dengan Hadist dha'if ( IBADAH SUNNAH ).YANG
DENGAN SYARAT-SYARAT HADIST DIATAS Yang uni
tuliskan.Boleh saja.Tapi tidak boleh dijadikan
landasan Hukum,atau menjadikannya suatu kewajiban.

Seperti Hadist " Syorga itu di bawah telapak kaki Ibu
",ini adalah Hadist lemah,tapi bisa saja di pakai
orang untuk menghormati kedua orang tua,sebagai
dorongan belaka,tapi tidak 100 %,Syorga itu dibawah
telapak kaki ibu,dan tidak 100 %,sang anak mematuhi
perintah ibunya,apalagi itu bertentangan dengan
syari'at Allah.

Contoh lain,mengenai kelebihan malam Nisf As
Sya'ban,setahu uni Hadist-hadistnya lemah.Tapi boleh
saja orang beribadah di bulan tersebut.

Contoh lain,mengenai kelebihan surat-surah atau ayat2
dalam Al Qur'an.Hampir kebanyakan derajat hadistnya
lemah,tapi bisa saja seseorang membacanya.Karena pada
dasarnya ayat-ayat Allah punya kelebihan
masing-masing.

Tapi tidak bisa dijadikan hukum,dan menjadikannya
suatu kewajiban yang harus dilaksanakan ummat Islam.


Wassalam.Rahima.
>  
> Mohon pencerahannya ....
> Jazakallahu khair
> Wassalaamu'alaikum
> zhilan
>  
>  
> 
> 
> ---------------------------------
> Want to chat instantly with your online friends?�Get
> the FREE Yahoo!Messenger
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 


__________________________________
Do you Yahoo!?
The New Yahoo! Shopping - with improved product search
http://shopping.yahoo.com
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com 
Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
----------------------------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
========================================

Kirim email ke