Server mailing list RantauNet berjalan atas sumbangan para anggota, simpatisan dan
semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik:
http://www.rantaunet.com/sumbangan.php
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
On dated Mon,27 Oct 2003,Dino(Sedona) al wrote:
"...diplomat yg begini kita perluin,apalagi serius ngurusin
tki/tkw di middle East sana.apa lagi kok kayaknya tki kita
ngga ada yg ngurusin..."
-----------------------------------------------------------
Sanak Dino Shm nan dihormati.Komentar sanak tentang tki/tkw memang
ada benarnya tapi tidak sepenuhnya betul.Secara singkat dapat jo Buyuang
jelaskan(pasti tidak lengkap)bahwa hampir semua tki tarutama tkw nan ber
masalah selain tingkat pendidikan dan ketrampilan sebagai pembantu rt,sa
ngat minim juga dikirim oleh agen2 tenaga kerja yg tidak terdaftar di Depnaker.Jumlah
tki/tkw yg berhasil bekerja di ln cq timur tengah dan resmi tercatat di
depnaker,ratusan ribu banyaknya.Dan mereka ini dengan
konrak nan jelas dengan majikan dan sudah trampil sebagai prt,pada umum
nya tidak menimbulkan masalah,malah berhasil membangun kehidupan nan le-
bih layak dari sebelumnya di daerah asalnya.
Para tki/tkw nan bermasalah ini,ibaratnya sudah jatuh ditimpa tangga
pula,pemberangkatan nan gelap,tidak melapor ke Perwakin(kbri atau konsu-
lat),diperas oleh calo,calo dlm negeri dan calo(mucikari di ln,rang Ina
juga),indak pandai baso arab dan ndak tahu sopan santun caro arab.Akibat
nyo jadi korban(penyiksaan,pemerkosaan,perampasan hak oleh majikan atau
oleh calonya sendiri.
Untuk info Dino,di timur tengah kini kl.450 ribu lebih tkw Ina nan
bakarajo,sebagian besar sebagai prt "nan bodoh".Kebanyakan di Saudi Ara-bia.Jaan kaget
diantara tkw nan dikirm itu ada nan "baasa dari kramtung,
tanah abang,atau daerah2 konsentrasi wts lainnya di zawa.
Tidak untuk membela korps jo Buyuang,sudah banyak bantuan dan tenaga
nan diberikankepada para tki/tkw ini oleh perwakin,malah lebih besar da
ri yg diharapkan mereka.Namun kininan nampak adalah "kebobrokan" perwaki
lan indonesia.Mereka sudah jenuh dengan tingkah polah(ulah)para agen pe
nyalur tki/tkw ini nan berakibat kepada korban si tkw itu sendiri.Kalau
sudah bermasalah baru ingat perwakin,tidak seorang pun yg mau bertang
gung jawab termasuk para agen nan mengirim.Kasiah tkw nan korban ini.
Walaupun demikinan,kantor perwakin beruasa mengirim mereka kmbali ke ta
nah air.Anehnya tidak semuanya nan mau dipulangkan.tkw nan bermasalah ini tercium oleh
rekan jo Buyuang para jurnalis dan jadilah berita panas
dan miring.Rumit memang masalah tki/tkw ini,tapi disitulah seni menggelu
ti komunitas nan beragam.
Soal eklusifisme sebagain diplomat nan "nampaknya"indak amuah berga-
ul dengan Dino,seharusnya pakailah ilmu pandeka cadiak,kalau ndak gunung
datang ka Dino,dinolah nan datang ka gunung tu.Pasti nyambung.
Salamaik ba puaso,salam kami dari Marseille.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com
Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
----------------------------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
========================================