Server mailing list RantauNet berjalan atas sumbangan para anggota, simpatisan dan 
semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik: 
http://www.rantaunet.com/sumbangan.php
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Beberapa waktu yang lalu setiap Sabtu pagi sebuah setasiun TV menyiarkan
acara perjalanan rohani orang-orang yang baru masuk Islam atau yang di
kalangan Islam disebut para mualaf. Saya menonton hanya satu kali.
Itupun dengan perasaan was-was, khawatir kalau dia menjelek-jelekkan
agama lamanya. Sebab bagi saya kalau seorang yang pindah agama lalu
menyerang atau mencari-cari kejelekan agama lamanya, pasti ada yang
tidak beres pada orang tersebut. Salah satunya sebabnya ialah dia tidak
pede dengan agama barunya itu. Jadi cercaannya kepada agama lamanya
lebih merupakan refleksi dari ketidaktenteraman jiwanya karena
meninggalkan agama lamanya. Contoh soal yang paling gamblang adalah
tulisan-tulisan sampah yang sering disertai dengan kutipan Al-Quran atau
Hadis yang diplesetkan/ditafsirkan seenakperutnya yang dipostingkan ke
Situs "Answering Islam" atau situs sejenis.

Tetapi acara Mualaf-Mualaf yang disiarkan oleh Metro TV---sebuah
setasion TV yang paling �sekuler�---setiap jam 5 petang selama bulan
Ramadhan dan dipandu oleh Panquita Wijaya yang juga seorang mualaf,
adalah acara yang sangat cerdas dan jauh dari nuansa propaganda. Seperti
pada acara petang tadi yang mengahdirkan bintang tamu penyanyi jazz Iga
Mawarni, bukan kebetulan kalau artis Ayu Azhari yang hadir sebagai nara
sumber tampil tanpa mengenakan tutup kepala. Iga Mawarni sendiri dalam
acara tersebut menekankan bahwa keyakinnya kepada Islam timbul setelah
membaca tafsir Al Qur�an. Iga Mawarni yang pada Ramadhan tahun lalu pada
acara Sahur Bersama Hughes---yang juga seorang mualaf---menceritakan
hubungannya yang sempat renggang dengan ibundanya selama dua tahun
karena pilihannya terhadap Islam.

Sepanjang yang saya ketahui seorang yang pindah agama karena keyakinan
kepada prinsip-prinsip agama barunya lebih bersemangat dalam menjalankan
agama barunya serta memberikan sumbangan pemikirannya kepada agama
barunya atau mengkritisi perilaku penganut agama barunya yang tidak
sesuai dengan prinsip-prinsip yang diyakininya ketimbang
menjelek-jelekan agama lamanya.

Misalnya Dewi Hughes sendiri. Dewi Huges adalah sebuah fenomena, ketika
sebagai seorang perempuan dengan ukuran tubuh yang �tidak ideal� bisa
tampil sebagai MC kondang. Dewi masuk Islam dengan cara yang tidak
lazim, yakni karena di sekolah di tempat tinggal keluarganya yang baru
di Banten tidak ada pelajaran agama Hindu yang dianut keluarganya, orang
tua Hughes memberi kebebasan kepada anak-anaknya untuk memilih
agama-agama yang diajarkan di sana, yaitu Islam dan Kristen, sementara
mereka sendiri tetap menganut agama Hindu. Hughes termasuk yang memilih
Islam. Sungguh orang tua Hughes orang tua yang luar biasa.

Pada Ramadhan tahun lalu dan tahun sebelumnya, Hughes dipercaya ANTV
menjadi presenter pada  Acara live �Sahur Bersama Hughes�. Hughes,
melaksanakan tugasnya dengan penuh totalitas. Tidak jarang dia terlihat
dengan wajah berbinar dan kadang-kadang dengan mata basah pada ujung
acara yang menampilkan pesan  Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz Dr
Miftah Faridh. �Mbak Hughes cantik�, beberapa ibu-ibu yang menilpon
Hughes pada acara tersebut  mengawali pembicaraannya. Memang Hughes
terlihat cantik dalam acara terserbut, kecantikan yang bukan karena
riasan, tetapi dari cahaya keimanan yang memancar dari kepribadiannya.
Hughes juga menyatakan sikap hormat kepada  orang tuanya yang masih
berbeda agama dengannya kepadanya. Sebuah sikap muslim yang sejati.

Dan Hughes tidak pernah lagi meninggalkan busana muslim, suatu pilihan
seperti yang dikemukakannya kepada Majalah Tempo bukan pilihan yang
tidak beresiko terhadap profesinya sebagai MC dan presenter.

Dan kita tahu, bahwa Hughes tetap berkibar.

Hughes jarang "mengumbar" perjalanan rohaninya setelah masuk Islam,
apalagi menjelek-jelekkan agama lamanya atau agama lain. Hughes lebih
banyak menyatakan ke-Islamannya dengan sikap dan perbuatan.

Sayang sekali acara Sahur bersama Hughes, absen di ANTV pada Ramadhan
tahun ini.

Salam, Darwin


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com 
Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
----------------------------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
========================================

Kirim email ke